
Eron bertanya tentang Joy kepada pengawal pribadi anaknya. Dan hanya mendapat jawaban singkat dan tidak terlalu banyak. Eron yang tidak mendapatkan banyak informasi menelpon seorang yang dikenal olehnya sebagai penyedia informasi. Eron memerintah kenalannya untuk mencari tau identitas Joy.
"Untuk mu, pergi cari tau apa yang terjadi oleh nona. Minta CCTV apartemen miliknya oleh tuan Edon. Dia adalah adik ku. Temui dia dan minta data CCTV itu sesuai dengan pukul 11 malam kemarin saat Veronica di culik. Cari tau apa yang terjadi agar kita mengetahui siapa yang menculiknya. " Ucap Eron kepada pengawal pribadi Veronica. Ia pergi langsung setelah mendengar perintah dari Eron.
Beberapa saat setelah memberikan perintah, Edon mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Eron pergi ke sebuah club hiburan dan bertemu dengan penyedia informasi yang bisa dikatakan sebagai detektif ilegal yang memberikan banyak informasi kepada dunia bawah maupun dunia orang-orang yang memiliki uang dan hukum.
Edon masuk ke dalam ruangan tertutup dan tidak terdengar suara berisik dari luar dengan ruangan kedap suara. Detektif memberikan hasil yang didapat olehnya tentang Joy. Ia hanya mendapatkan informasi tentang Joy Ya sudah yatim piatu dan hanya memiliki seorang kakak laki-laki yang saat ini tidak tau keberadaannya. Joy hanya seorang gelar dokter ahli bedah.
"Tidak ada yang aneh dengan semua itu. Tapi siapa pendukungnya? Apakah itu Abang kandungnya yang tidak dapat di cari informasinya?" tanya Eron.
"Aku fikir semuanya normal. Tapi membuat hal aneh adalah aku sangat mudah untuk mendapatkan informasi tentangnya. Ada dua kasus untuk hal ini, informasi yang aku dapatkan adalah benar karena perempuan ini hanyalah perempuan biasa atau informasi yang aku dapatkan adalah informasi palsu yang berguna untuk menutupi informasi aslinya."
Ia menjelaskan kembali tentang hipotesis yang kedua dari yang di simpulkan. Jika memang informasi yang didapatkan adalah informasi palsu yang untuk menutupi informasi asli mata orang tersebut adalah seorang dari intelijen negara atau orang yang berada di dunia bawah. Karena Hanya dua golongan orang yang seperti itu dapat menyembunyikan identitas sebenarnya dan memanipulasi yang didentasi miliknya.
Detektif juga memberikan informasi tentang hubungan Joy dengan rekan-rekan yang lain adalah sangat baik namun Joy adalah orang yang terlalu banyak diam dan juga menghabiskan waktunya ke dalam perpustakaan untuk belajar. Tidak ada yang spesial dari dirinya. Orang-orang mengatakan bahwa Joy adalah perempuan cantik, pintar, baik walaupun sangat dingin.
Detektif meminta perpanjangan waktu untuk lebih banyak memantau dan juga mencari tahu lebih dalam tentang Joy. Eron menyetujui hal itu namun informasi yang didapat hari ini dapat membantunya menjalankan rencana untuk pembalasan dendam. Mereka berpisah dan Eron kembali ke rumah. Eron yang masih di dalam mobil untuk kembali mendapatkan telepon dari pengawal pribadi Veronica.
Pengawal itu mengatakan bahwa tuan Edon, adik tuan Eron sudah tidak bekerja di apartemen Sandreas di negara F. Edon telah masuk penjara karena kasus penggelapan dana perusahaan properti perusahan Sandreas. Saat ini Edon berada di penjara negara F di bagian Utara. Mendengar informasi tentang Edon yang berada di penjara membuat Eron saya terkejut. Pengawal juga mengatakan bahwa rekaman CCTV yang didapat tidak menunjukkan apa-apa dari depan apartemen Veronica.
Pengawal mendapatkan rekaman CCTV selama 1 hari full di apartemen Veronica. Mendapatkan cctv dari luar apartemen juga. Tapi tidak ada menunjukkan keberadaan Veronica yang diculik oleh seseorang dari gedung apartemen itu.
"Berikan ini kepadanya." Ucap Eron kepada pengawal. Sebuah obat yang dapat memberikan dampak buruk kepada Joy. Sejenis narkotika yang dapat membuat seseorang yang meminumnya akan kepanasan pada tubuhnya. Eron merencanakan untuk membuat Joy berkelakuan tidak baik di rumah sakit. Pengawal itu juga bingung bagaimana cara dia untuk memberikan obat ini kepada Joy, tapi Eron tidak memperdulikan. Dia hanya ingin mendapat hasil jika tidak maka pengawal itu akan di pecat. Mau tidak mau ia mengangguk kepalannya untuk mengiyakan.
Pengawal menyamar dirinya sebagai seorang yang pasien tua yang duduk di lobi sendirian di malam hari saat Joy sudah selesai berkeliling. Idenya menjadi lelaki tua di tidak jadi sampai ia melihat seorang anak kecil yang begitu cocok untuk menjalankan rencananya.
Pengawal mendatangi seorang gadis kecil itu dan memberikan sebuah tawaran uang dengan syarat membantunya menerimanya minuman air mineral kepada Joy. Botol minum mineral yang sudah disuntik dengan obat yang diberikan olehnya.
"Uang ini untuk mu jika kau bisa pergi kesana dan berikan ini kepada dokter itu untuk meminumnya. Katakan saja ini sebagai hadiah atas kerja keras dokter kepada pasien. Anak kecil itu juga sangat cerdas dan bijak mengerti apa yang dikatakan pengawal. Gadis kecil itu menerima uang dan botol air mineral itu.
Joy yang berjalan setelah selesai memeriksa beberapa pasien di panggil oleh sang gadis kecil. Dengan senyuman dan juga keramahan gadis kecil yang menawarkan air mineral kepada Joy. Joy menerimanya begitu saja tanpa berpikir hal buruk. Benar-benar di minum namun sedikit, hanya satu tegakkan. Melihat hal itu, gadis kecil itu berpamitan. Joy mengelus kepala anak kecil itu yang tersenyum. Mereka berpisah setelah mendapatkan air mineral telah sampai dengan baik. Pengawal dan Eron melihat Joy yang meminum air mineral itu sudah di minum membuatnya sangat senang dan memerintahkan pengawal mengikuti Joy.
Joy yang berjalan akan ke ruangannya dan akan pergi kembali ke asrama. Namun saat itu Kriss menunggu di depan pintu UGD. Joy yang berjalan terkejut dengan kehadiran Kriss yang ada di depannya.
"Kenapa kau kemari?" tanya Joy menyapa. Kriss menjawab hanya ingin mengantarkan Joy untuk ke asrama dan tidak ingin di tolak. Joy membiarkan saja Kriss mengantarkannya.
Tiba-tiba Joy merasa kepanasan, kancing atas baju kemeja Joy di buka dan wajah Joy berkeringat dengan jelas. Kriss melihat Joy yang hampir jatuh dari tangannya dan melihat Joy yang mulai berbicara melantur. Kriss langsung melihat keadaannya Joy. Menggunakan kemampuan medis yang seadanya Kriss melihat Joy sedang demam tapi denyut jantungnya begitu cepat. Melihat hal ini, dengan khawatir Kriss langsung berjalan balik ke arah rumah sakit dan mendatangi Charlie yang saat itu akan masuk ke dalam mobil untuk pulang.
"Koko Charlie, tolong bantu aku memeriksanya." Ucap Kriss kepada Charlie. Dengan terkejutnya Charlie menghentikan pintu mobil yang ingin di bukannya.