It's All About Me

It's All About Me
bag 90



" Sayang , kenapa kamu merahasiakan status hubungan kita sama teman - teman kamu " tanya Reza


" Sayang ingat aja ya , padahal aku yang mau pura - pura lupa he he he " jawab Ara


" Tu khan , kamu gitu ih ... malu ya punya pacar kayak aku gini "


" Bukan itu sayang "


" Terus apa "


" Itu karena , setiap aku cerita soal cowok yang lagi dekat sama aku ke mereka , ujung - ujung nya bakal gak jadi , dan ujung - ujung nya juga semua pada gak jelas dan pembohong , dan mereka sedikit kecewa sama aku , kenapa terlalu mudah percaya sama mereka " ucap Ara


" Gini ya Yang , aku tu type cewek yang kalau udah sayang , aku bakal percaya sama dia , dan gak akan pernah berpikir buruk soal dia , tapi kalau sekalinya aku tau dia bohong , dia harus siap kehilangan aku " tambah Ara lagi


" Kamu belum yakin sama aku " tanya Reza


" Aku yakin sama kamu , aku bakal kasih tau ke mereka , pada saat aku bisa bilang ke mereka , bahwa akan ada pria yang bakal datang ngelamar aku " jawab Ara


" Ya udah , kapan aku bisa datang ke Rumah , untuk ketemu sama Mama dan keluarga kamu " ucap Reza langsung tanpa basa basi


Ara pun langsung menatapa Reza . Reza yang masih fokus menyetur pun sekilas melirik ke arah Ara .


" Kenapa diam Sayang , aku lagi gak becanda , aku serius " ucap Reza lagi


" Sabtu ini aku bakal balik ke Rumah , nanti aku omongin pelan - pelan ke Mamak . Mamak pernah kecewa sebelumnya , bakal sulit untuk ngeyakini Mamak "


" Biar aku yang yakini Mama " ucap Reza penuh keyakinan


" Jangan dulu Sayang , biar aku yang bicara sama Mamak pelan - pelan , setelah itu baru kamu datang ke Rumah buat yakini Mamak " ucap Ara


" Maaf ya Sayang , aku tau mungkin kamu merasa aneh , atau jadi berpikir kalau aku mempersulit kamu untuk bisa ketemu sama Mamak , gak Yang bukan itu .. aku cuma gak mau buat Mamak kecewa lagi , kamu ngertiin aku ya " ucap Ara lagi


" Bukan belum siap Yang , aku hanya minta waktu , buat meyakinkan Mamak "


Reza pun tersenyum sambil tangannya mulai mengusap kepala Ara dan berkata " Jangan khawatir ya , semua bakal baik - baik aja "


" Makasih Yang , karena udah mau ngertiin aku " ucap Ara


" Sama - sama sayang .. apapun yang akan dikatakan Mamak nanti , aku akan terus selalu ada untuk kamu , selalu cinta kamu dan aku gak mau sampai kehilangan kamu , dan jangan harap kamu bisa ninggalin aku Yang "


" Aku gak bakal ninggalin kamu , kamu harus percaya itu " ucap Ara


" Aku percaya kok , buktinya kemaren sampai ada yang nangis - nangis waktu aku pura - pura mati he he he " ledek Reza


" Melihat orang yang kita sayang tiba - tiba pergi ninggalin kita selamanya , siapa juga yang gak nangis , pasti nangislah... awas aja kamu kayak gitu lagi ya Yang " ucap Ara sambil mencubit pinggang Reza


" Aduh aduh he he he sakit Yang , iya - iya .. aku gak bakal kayak gitu lagi , kamu takut kehilangan aku ya " tanya Reza sambil senyam senyum


" Iyalah , kamu juga takut kehilangan aku kan " tanya Ara balik


" Pastinya , makanya jangan jauh - jauh dari aku ya " jawab Reza


" Uhhh dasar .. Sayang ini kita dimana , bukannya ini daerah perumah Elit " tanya Ara yang mulai bingung pada saat Mobil Reza memasuki kawasan perumahan Elit . Matanya pun menatap ke Arah luar dimana terdapat jajaran Rumah yang sangat mewah .


Wah wah wah Perumahan Elit 😯😯😯 apa jangan - jangan Reza anak SULTAN 😍😍😍😍 atau Reza cuma anak Asisten Rumah Tangga 🤭🤭🤭 tetap terus tunggu kelanjutannya ya manteman .. Maaf kalau belakangan ini aku jarang Up🙏🙏🙏


Terus dukung karya aku ya ..😊😊😊


Terimakasihhh 😉