
Keesokan hari nya Ara berangkat kerja dengan membawa beberapa choklat untuk diberikan kepada Jupe dan juga yang lain nya . Pagi ini Ara tidak mendapatkan pesan dari Reza , yang artinya bakal tidak ada kejutan di pagi har ini . Setelah Ara selesai membagikan choklat , Ara pun langsung menuju ruang kerjanya dan benar saja , hari ini Ara aman karena tidak harus bersembunyi dari teman - teman nya soal kejutan - kejutan yang diberikan Reza .
Ara dan lainnya pun mulai mengerjakan pekerjaan mereka . Sampai tiba pukul 12 siang , Ara mendapatkan pesan dari Reza .
" Assalamu'alaikum calon istriku , aku tau pasti siang ini kamu gak akan makan , dan itu udah jadi kebiasaan kamu yang selalu jarang makan siang . Tapi mulai hari ini dan seterusnya aku akan pastikan kamu untuk setiap hari makan siang , karena aku gak mau kamu sakit "
" Maksudnya Reza ini apa seh , tau dari mana coba aku jarang makan siang , udah ah malas balas pesannya biarin aja " bathin Ara
" Dek makan yok " ajak Mbak Rina
" Nanti aja Mbak pulang kerja , tadi pagi sarapan jadi masih kenyang " ucap Ara
" Itu kan tadi pagi Ra , ini dah waktunya makan siang " ucap Luthfi
" He he he iya seh , tapi beneran masih kenyang , ntar aja yo " ucap Ara
Tidak berapa lama ada suara ketukan dari pintu ruang kerja mereka . Muncul lah abang - abang pengantar makanan .
" Permisi pak " ucap Abang itu
" Iya , ada apa ya pak " tanya Luthfi
" Saya mau antar kiriman makanan untuk ibu Ara " jawabnya
" Saya sendiri pak , tapi saya gak merasa lagi nunggu makanan dari siapa pun pak , nanti bapak salah , coba tolong di cek kembali pak " ucap Ara
" Disini tertulis pesannya untuk ibu Ara , dari Pak RW " ucap Abang itu lagi memberi penjelasan
" Pak RW siapa Ra , gak sekalian aja Pak RT he he he " ledek Luthfi
" Gak tau Pi " ucap Ara berbohong
Sebenarnya Ara sudah tau siapa yang mengirimkan dia makanan . Pak RW siapa lagi kalau bukan Reza . Tapi Ara sengaja berbohong karena Ara belum berani cerita ke siapapun , dia takut membuat mereka kecewa lagi .
" Ada biaya yang lainnya Bang " tanya Mbak Rina
" Tidak ada Buk , tinggal diterima saja pesanannya " jawab Abang itu
" Udah Ra ambil aja " ucap Luthfi
" Coba saya lihat tulisannya Bang " ucap Mbak Rina
" Dek ini kan memang nomor Hp mu " ucap Mbak Rina kepada Ara
" Iya Bang , ini pesanannya memang untuk Mbak yang itu , makasih ya Bang " ucap Mbak Rina kepada Abang itu .
" Iya Buk sama - sama , saya permisi dulu " ucap Abang itu
" Esehh Ara , kemaren dapat bunga , sekarang dapat makanan lagi " ledek Luthfi
" Jangan - jangan bunga sama makanan ini , yang ngirim orang yang sama . Siapa tadi namanya Mbak " tanya Lutfi kepada Mbak Rina
" Pak Rw bro " jawab Mbak Rina
" Sepertinya Ara mau pindah kerja ni Mbak , dia mau kerja di Kelurahan " ledek Luthfi lagi
" Kenapa gitu bro " tanya Mbak Rina
" Ya itu , Pak RW udah ngirim makanan , berarti ada main ni Ara sama Pak Rw nya ha ha ha " jawab Luthfi yang sudah tertawa
" Iya juga ya bro " ucap Mbak Rina
Mbak Rina pun berjalan mendekati Ara dan memberikan makanannya tersebut .
" Nah ini dek makanannya , udah yok makan , dah laper ni " ajak Mbak Rina
" Dibuka aja Mbak makanannya " ucap Ara
" Ya adek makan juga , hargai orang yang udah ngirimi kita makanan " ucap Mbak Rina
" Bener tu Mbak " ucap Luthfi
" Ya udah , kita makan yok " ucap Ara
Ara pun membuka makanan yang dikirimkan oleh Reza .
" Wuihhh banyaknya , enak - enak pula tu Mbak " ucap Luthfi yang begitu selera melihat makanan yang dibuka oleh Ara .
" Makan Mbak , Pi , ambil aja jangan malu - malu he he he " ucap Ara mempersilahkan Mbak Rina dan Luthfi untuk mengambil makanan tersebut .
Tak lupa Ara juga memanggil Nita dan juga Angga untuk menikmati makanan tersebut . Dan akhirnya mereka semua makan bersama .