It's All About Me

It's All About Me
bag 17



Hari berganti hari .


Selama di Pekanbaru Dirga menyelesaikan Proyeknya dengan sangat baik . Hari ini kepulangan Dirga ke Medan . Ia sampai di Medan pada pukul lima sore .


Sesampainya di rumah , Dirga tidak langsung memberitahukan kepulangannya kepada Ara , ia membersihkan diri terlebih dahulu guna menghindari Virus Covid 19 , karena di masa pandemi seperti ini sudah seharusnya kita mengikuti protokol kesehatan yang ada .


Malam harinya selepas Sholat Isya Dirga menulis pesan kepada Ara " Assalamu'alaikum sayang , kamu lagi apa ? aku kangennn banget sama kamu yank "


Ara yang mendengar bunyi pesan masuk dari Hp nya pun langsung membuka pesan tersebut .


" Dirga , oh iya hari ini kan Dirga balik , kenapa aku bisa lupa ya , ini gara2 aku ngecek laporan , sampai lupa waktu dan lupa juga kalau hari ini Dirga pulang ke Medan " bathin Ara


Begitulah Ara setiap akhir bulan , dia akan selalu membawa laporannya kerumah , guna mengecek beberapa data apakah sudah sesuai atau belum .


" Wa'alaikum salam sayang , kamu sudah sampai rumah yank , maaf ya sayang , aku lupa hari ini kamu balik , aku lagi nyiapin laporan , bentar lagi sih kelar , aku juga kangen kamu yank " jawab Ara


" Ya udah , kamu siapin laporan kamu dulu ya , ada hal penting yang mau aku bicarakan sama kamu " ucap Dirga


" Hal penting apa yank , kamu jadi buat aku deg2an gini ? " tanya Ara penuh rasa penasaran .


" Udah nanti aja ya , kalau kamu udah selesai , kabarin aku " jawab Dirga


"Hmm ok yank , ntar kalau udah selesai aku langsung kabarin kamu ya "


" Sebenarnya Dirga mau bilang apa ya , kenapa aku jadi deg2an gini , sebaiknya aku segera selesaikan laporan kerjaan aku , setelah itu aku langsung chat Dirga " bathin Ara


Ara pun segera menyelesaikan laporannya hingga hampir pukul sebelas malam . Ia langsung membuka Hp dan menulis pesan kepada Dirga .


" Belum yank , kan aku lagi nungguin kamu " jawab Dirga .


" Hmm tadi kamu mau bicara apa yank ? " tanya Ara


" Aku harus cerita ini sekarang , aku udah gak bisa bohong lagi , walau aku tau apa resikonya setidaknya aku tidak dalam bayang2 ketakutan lagi " bathin Dirga


" Aku mau bilang sesuatu ke kamu , aku tau aku sudah salah dari awal , aku tau kamu gak suka di bohongi , tapi aku malah bohongi kamu " ucap Dirga


" maksud kamu apa yank , salah dari awal , udah bohongi aku , salah dari awal kita kenalan gitu " tanya Ara


" Iya yank , dari awal kita kenalan aku udah salah , aku udah ngaku lajang sama kamu , padahal status aku sebenarnya Duda , aku tau kamu gak suka di bohongi tapi malah aku bohongi kamu juga , itu lah alasan sebenarnya kenapa aku belum berani ketemu kamu langsung , tapi sekarang aku udah lega , aku udah cerita ke kamu yang sebenarnya soal status aku , dan aku siap nerima resiko apa pun itu dari kamu " Ucap Dirga


" Kenapa kamu tega bohongi aku yank , kamu tau kan aku pernah punya pengalaman buruk soal pria yang pernah aku ceritain ke kamu . Kenapa kamu juga ngelakuin hal yang sama " ucap Ara kecewa .


" Aku minta maaf , karena dari awal kita kenalan , aku udah ngerasa nyaman sama kamu , aku gak berani kasih tau status aku yang sebenarnya ke kamu itu , karena aku takut kamu bakal ninggalin aku " jawab Dirga penuh dengan rasa penyesalan .


" Terus kalau sekarang aku ninggalin kamu gimana " tanya Ara penuh dengan rasa amarah .


" Aku terima , karena itu udah menjadi resiko atas kebohongan aku , tapi setidaknya apakah gak ada maaf buat aku , apa kamu gak mau kasih aku kesempatan , perasaan aku ke kamu itu nyata bukan bohongan . Aku cinta kamu yank . Aku harap kamu mau maafin aku , dan memulai lembaran baru tanpa kebohongan apapun itu " ucap Dirga penuh harap


" Cinta kamu bilang , tapi kamu tega bohongi orang yang kamu cintai , kamu kira pikirin aku sekecil itu menilai orang dari statusnya , kamu salah . Aku gak perduli sama status kamu . Dan kamu tau , yang buat aku sakit itu bukan karena aku tau status kamu , tapi karena kamu udah tega bohongi aku " jawab Ara penuh rasa kecewa . Ia tidak menyangka Dirga pria yang amat ia cinta tega membohongi dirinya .


" Aku minta maaf yank " ucap Dirga


Tidak ada balasan apapun lagi dari Ara . Ia sudah terlalu kecewa . Ia butuh waktu untuk menangkan pikirannya sendiri . Dilain sisi Dirga yang sudah tidak tau harus berbuat apa lagi pun hanya bisa pasrah dan berdoa , semoga Allah swt membuka hati Ara untuk menerimanya kembali .