It's All About Me

It's All About Me
bag 52



Keesokan harinya Akbar anak dari Bang Bobi datang ke Rumah , biasanya Akbar dan Zuzu selalu tinggal di Rumah Mamak , namun karena Mamak sakit , Akbar lebih memilih pulang ke Rumah Ayahnya , sedangkan Zuzu memilih tetap tinggal di Rumah Mamak dengan di temani Papanya .


" Assalamu'alaikum " kata Akbar saat memasuki Rumah


" Wa'alaikum salam nak " jawab Ara


" Nenek mana bun " tanya Akbar


" Nenek ada di kamar nak " jawab Ara


Mamak yang mendengar suara Akbar pun keluar dari kamar . Akbar yang melihat Mamak seketika menangis , dia menghampiri Mamak dan memeluk Mamak .


" Nenek " panggil Akbar dengan isak tangisnya


Ara yang melihat kejadian itu pun juga ikut menangis , ia juga merasakan betapa Akbar sangat merindukan Nenek nya .


" Nenek , kenapa lama kali pulangnya " ucap Akbar masih dalam pelukan Mamak .


" Karena Nenek masih sakit nak " jawab Ara


Mamak melepaskan pelukan Akbar , ingin rasanya Mamak memeluk Akbar lebih lama bahkan ingin sekali memcium Akbar , namun Mamak tau itu tidak boleh ia lakukan , mengingat hasil Swab Mamak masih positif .


" Udah ah nak jangan nangis , lihat tu Nenek jadi ikutan nangis , karena Akbar nangis " tambah Ara lagi


" Iya Bunda " ucap Akbar


" Akbar sama siapa tadi kemari ? " tanya Ara


" Tadi sama Ayah nda , tapi Ayah pergi lagi sama Mamak , sebentar aja kata Ayah , habis itu Ayah baru kemari " jawab Akbar


" Zuzu mana nda " tanya Akbar lagi


" Zuzu main - main nak " jawab Ara


" Akbar main - main juga ya nda " ucap Akbar


" Akbar di sini dulu sebentar temani Nenek , Bunda mau siapin makan buat Nenek dulu ya , kasihan Nenek gak ada kawan nya , Uchi masih bobok " ucap Ara


" Iya Nek , Nenek mau Akbar kawani " tanya Akbar dengan polosnya .


" Iya , katanya kangen sama Nenek "


" Kangen lah Nek "


Ara pun meninggal Mamak dan juga Akbar di Ruang Tamu , ia menuju dapur untuk menyiapkan makanan buat Mamak . Setelah semuanya selesai Ara membawa Makanan tersebut untuk diberikan kepada Mamak .


" Mak ini makan dulu , habis itu di minum obatnya ya " ucap Ara


Mamak pun mengambil makanan tersebut , tidak berapa lama Bang Bobi dan Kak Juli pun sudah sampai di Rumah Mamak .


" Wa'alaikum salam "


" Ya Allah yah , ibuk kurus kali " ucap Kak Juli dan air matanya langsung keluar karena sedih melihat kondisi Mamak yang semakin kurus .


" Ibuk udah baik kan ? " tanya Kak Juli


" Udah li " jawab Mamak


" Ya udah ibuk makan dulu aja ya , Juli potongin buah ya , ibuk mau makan buah apa " tanya kak Juli


Bang Bobi dan Kak Juli datang ke rumah Mamak dengan membawa beberapa buah .


" Ibuk mau makan buah Pir aja li " jawab Mamak


" Iya buk " ucap Kak Juli yang langsung begerak menuju dapur untuk memotong buah Mamak .


" Ayah , Akbar main - main ya ? " tanya Akbar kepada Ayah nya .


" Jangan jauh - jauh , lihatin adeknya ya bang , tadi Ayah lihat Zuzu main di depan " jawab Bang Bobi


" Ok Ayah " jawab Akbar


Akbar pun lalu keluar rumah untuk pergi main bersama Zuzu dan teman - teman nya yang lain .


" Apa yang Mamak rasain sekarang ? " tanya Bang Bobi


" Badan Mamak masih lemas , tadi malam Mamak Diare , masih oyong juga " jawab Mamak


" Kalau aja Mamak mau dengarin kata - kata aku , mungkin sekarang Mamak masih dalam pantauan Dokter " bathin Ara dalam hati


" Mamak banyak istirahat , gak boleh capek dulu , Makan dan minum obat nya rutin " ucap Bang Bobi


" Iya nak "


Kak Juli pun sudah datang membawa potongan buah Pir.


" Ini buk buah nya " ucap Kak Juli


" Makasih ya Li "


" Uchi mana dek ? " Tanya Bang Bobi Kepada Ara


" Uchi di tanya , masih tidur lah dia " Jawab Ara


Bang Bobi pun berjalan memasuki kamar Uchi dan membangunkan Uchi yang masih tertidur .