It's All About Me

It's All About Me
bag 58



Beberapa hari berikutnya .


Ara sama sekali tidak pulang kerumah . Ia akan pulang kerumah pada saat acara lamaran Deni nanti .


Pagi ini Ara di sibukkan dengan beberapa berkas yang harus ia selesaikan .


" Perasaan ini hari Senin kan , kemaren Cowok itu datang ke Rumah Sakit kapan ya , kenapa aku jadi kepikiran cowok itu " bathin Ara


" Ra hari ini kita ada ZOOM kan " tanya Lutfi


" Ada Pi , tapi nanti masih lama sekitar jam dua " jawab Ara


Selama masa pandemi kegiatan rapat antar Rumah Sakit dilakukan dengan cara ZOOM , itu lebih mempermudah mereka tatap muka dengan banyak orang .


Mbak Rina dan Lutfi pergi untuk menunaikan Sholat Dzuhur , tinggal lah Ara sendiri di dalam ruangan tersebut .


Pada saat Ara sedang sibuk memilih berkas - berkas , tiba - tiba terdengar suara Pria yang sudah masuk kedalam ruangan Ara .


" Permisi Mbak " ucap Pria tersebut


" Maaf saya masuk begitu saja " tambahnya lagi


Ara pun terkejut dan seketika menatap pria itu .


" Lho ini bukan nya cowok yang kemaren , baru juga dirasa tadi pagi eh nongol " bathin Ara


" Eh iya bang , ada apa ya bang " tanya Ara


" Ini mbak , saya mau ACC berkas lagi " ucap Pria itu


Pria itu lalu menyerahkan berkas tersebut kepada Ara .


" Seperi biasa ya bang , silahkan tunggu diluar , kalau sudah selesai saya panggil kembali " ucap Ara


" Iya Mbak " ucap Pria tersebut lalu pergi meninggalkan ruangan .


Setelah Ara selesai mengurus berkas Pria tersebut , Ara lalu keluar ruangan dan melihat pria itu sedang menyimak perkataan dari petugas Farmasi .


Pria itu pun melihat ke arah Ara dan dia menganggukkan kepalanya . Ara pun membalas dengan cara menganggukkan kepalanya juga .


Entah apa maksud kedua nya , saling mengangguk , hanya mereka berdua yang paham artinya 😀😀😀


Setelah selesai mengambil obat , Pria itu lalu menghampiri Ara .


" Maaf ya mbak , jadi lama nunggu saya " ucap Pria itu


" Makasih ya mbak "


" Sama - sama bang "


Ara pun langsung masuk kedalam ruangannya lagi .


Beberapa saat kemudian .


Lutfi dan Mbak Rina sudah selesai Sholat .


" Mbak , cowok yang kemaren , tadi datang lagi " ucap Ara antusias kepada Mbak Rina bercerita mengenai cowok kemaren yang hari ini datang lagi .


" Cowok yang mana dek " tanya Mbak Rina


" Itu cowok yang kemaren awak bilang kayaknya manis Mbak , yang bawa Neneknya berobat " jawab Ara


" Oh iya ya , terus udah adek minta nomor Hp nya " tanya Mbak Rina lagi


" Ya belum Mbak , gean gak ah mbak , cuma suka - suka gitu aja kok awak he he he " jawab Ara


" Dari suka - suka gitulah , nanti jadi suka dan jadi beneran " ucap Lutfi


" Gak ah Pi , kayaknya dia lebih muda dari pada Awak " ucap Ara


" Ha kan Mbak dah awak bilang Ara ini gak suka sama yang lebih muda " ucap Luthfi


" Iya dek , jadi adek mau sama yang gimana " tanya Mbak Rina


" Pengennya lebih tua umurnya diatas Ara mbak " jawab Ara


" Lah ini umur Ara 32 tahun , bentar lagi 33 , mau cari yang umur berapa 40 tahun " tanya Mbak Rina lagi


" Ya gak lah mbak , 35 atau 37 pun gpp lah " jawab Ara


" Jangan Ra , cari yang dibawah umur aja biar enak " ucap Lutfi


" Iya juga ya Pi , nanti aku meninggal ada suamiku yang rawat anak - anak ,terus dia nikah lagi ha ha ha " ucap Ara sambil tertawa


" Ada - ada aja lah Ra " ucap Lutfi


" Ya kan bener , dah ah , udah mau jam dua , bentar lagi kita mau ZOOM " ucap Ara mengakhiri obrolan mereka yang gak pernah ada habisnya .