
" Dari mana Reza tau kalau aku suka choklat , dan pagi - pagi udah ngegombal aja lagi tu orang . Hmmm sebelum Mbak Rina dan Luthfi datang sebaiknya aku simpan di lemari dulu bingkisannya , bisa gawat kalau ketahuan , habis aku diledekin lagi " ucap Ara yang masih berada di ruangan sendirian .
Setelah Ara meletakkan bingkisan tersebut kedalam lemari , Ara lalu mengambil Hp dan mengirimkan pesan untuk Reza .
" Assalamu'alaikum Za , makasih ya buat bingkisan Choklatnya , bisa buat satu bulan tu , he he he "
Reza yang lagi duduk santai di ruang kerja nya , mendengar ada pesan masuk dari Hp nya , ia langsung mengambil Hp nya tersebut . Ia pun tersenyum saat mengetahui bahwa yang mengirim pesan adalah Ara .
" Wa'alaikum salam Ra , sama - sama , kamu pasti suka kan "
" Suka seh , tapi kebanyakan , kamu mau buat aku makin gendut ya "
" He he he kan gpp juga kalau kamu makin gendut , aku suka "
" Sesak tau kalau jalan lama , bawaan badan juga gak enak , pilih baju juga susah , pokoknya semua serba susah " ucap Ara
" Lagi pula mana ada cowok yang suka lihat cewek gendut " tambah Ara
" Ra , sayang itu gak mandang fisik , kalau mandang fisik bakal banyak yang lebih dan lebih lagi , gak akan ada habisnya . Dan aku bukan orang yang seperti itu "
" Hmm ntar juga gitu "
" Gak bakalan "
" Dah ah mau kerja dulu , sekali lagi makasih ya buat bingkisannya , tapi besok - besok jangan kirim apapun lagi ya " Pinta Ara
" Emank kenapa Ra , bukan tanpa paksaan juga kan , aku ngirimi kamu kejutan "
" Iya aku tau , tapi temen aku pada ngeledekin , terus tanya siapa yang kirim "
" Ya ampun Ra , kan kamu tinggal jawab calon suami kamu yang kirim he he he "
" Apaan seh Za , dah ah aku mau kerja dulu "
" He he he iya iya , pulang kerja nanti , mau gak pergi sama aku " tanya Reza sebelum mengakhiri obrolan mereka .
" Gak , kan kita udah punya janji untuk malam minggu nanti " jawab Ara
" Kelamaan Ra , masa iya harus nunggu malam minggu untuk bisa ketemu kamu "
" Ya emank gitu , malam minggu atau gak sama sekali "
" Ya ampun Ra kejam amat ya , atau aku samperin kamu ke Rumah Sakit ya , kita ngobrol di taman " ucap Reza
" Hari ini aku lembur , jadi bakal gak bisa ketemu kamu " ucap Ara berbohong
" Assalamu'alaikum Za , aku kerja dulu ya , semangattt " tambah Ara lagi
" Wa'alaikum salam Ra , kamu juga ya , yang semangat kerjanya "
Setidaknya ucapan semangat Ara untuk Reza sudah membuat Reza bahagia , walaupun sebenarnya Reza ingin sekali bertemu dengan Ara .
Sore harinya pada saat pulang kerja Ara lebih memilih pulang belakangan , dikarenakan Ara tidak mau yang lainnya mengetahui kalau Ara mendapatkan bingkisan lagi hari ini .
Sesampainya di Mess , Ara menyusun semua Choklat tersebut kedalam lemari makanan , setelah itu ia lalu membersihkan diri nya .
Malam hari nya pada saat Ara sedang menikmati Choklat yang Reza kasih , tiba - tiba ada panggilan masuk dari Jupe .
" Assalamu'alaikum Dek " ucap Ara menerima panggilan masuk dari Jupe
" Wa'alaikum Salam Kak "
" Kenapa dek " tanya Ara sambil mengunyah Choklat
" Enak ya yang lagi makan Choklat "
" Lho kok adek tau kakak lagi makan Choklat "
" Ya tau lah , orang adek yang bawa Parcel nya keruangan kakak "
" Iya nya , terus siapa aja yang tau dek " tanya Ara
" Satpam sama adek aja , yang lain belum pada datang " jawab Jupe
" Syukurlah , adek jangan bilang siapa - siapa ya , kalau kakak dapat Choklat "
" Siap bos , asal adek di bagi aja ya choklatnya "
" Aman itu dek , besok kakak bawain ya "
" Oh iya kak , emank tu choklat dari siapa ya , kok gak ada cerita apa - apa lagi sama adek "
" He he maaf ya dek , soalnya kakak juga bingung , semua serba dadakan , ntar deh kalau udah jelas ya " ucap Ara
" Ok deh kalau gitu , adek tidur duluan ya kak , Assalamu'alaikum "
" Wa'alaikum salam "