
Acara lamaran Deni berjalan dengan lancar . Mereka lalu kembali pulang .
Sesampainya di rumah , jam sudah menunjukkan pukul delapan malam , Ara lalu bergegas mandi . Setelah selesai mandi Ara lalu melihat Hp nya , ternyata Hp Ara mati dan Ara tidak menyadari hal itu . Ara lalu mengecas Hp nya . Setelah beberapa menit di cas Ara lalu menghidupkan kembali Hp nya . Ara melihat begitu banyak panggilan masuk dan pesan dari Pria itu . Ara membaca pesan tersebut satu persatu .
" Kamu gak kenapa - kenapa kan Ra "
" Ara "
" Kamu ada dimana Ara "
" Ara tolong balas pesan aku "
" Ara jangan buat aku khawatir "
" Ara , kenapa nomor Hp kamu gak bisa aku hubungi , jangan buat aku takut "
" Ya Allah ternyata seperti ini rasanya dikhawatirin sama orang lain yang gak kita kenal , kenapa Dia begitu khawatirin aku , padahal aku kan gak kenapa - kenapa , tapi seneng juga sech berasa ada yang perhatiin , he he he " bathin Ara
Ara segera membalas pesan Pria tersebut .
" Assalamu'alaikum Bambang , Maaf ya baru bisa balas pesannya , aku gak kenapa - kenapa , maaf juga udah buat kamu khawatir "
Tidak berapa lama kemudian pesan Ara langsung di balas , ternyata Pria itu menunggu balasan dari Ara . Ia sangat khawatir kenapa Ara belum membalas pesannya . Ia sampai sempat berpikir bahwa terjadi sesuatu kepada Ara dan itu sangat membuatnya takut .
" Wa'alaikum salam , Alhamdulillah kamu gak kenapa - kenapa Ra , aku pikir terjadi sesuatu sama kamu , aku sampai takut " ucap Pria itu
" Takut apa ? " tanya Ara
" Takut kehilangan kamu " jawab Pria itu
" Kita kan gak ada hubungan apa - apa , kenapa kamu harus takut "
" Aku juga gak tau kenapa bisa setakut ini "
" Hmmm , ya udah sekarang kamu kan udah tau aku gak kenapa - kenapa , udah bereskan "
" Masih belum " ucap Pria itu
" Apa lagi yang belum Bambang ? " tanya Ara
" Jumat ini kamu ada waktu gak ? " tanya Pria itu juga
" Ada , emank kenapa "
" Jumat nanti , aku mau datang ke Rumah Sakit , kamu bisa nemuin aku gak ? "
" Bisa , tapi sehabis pulang kerja , kamu tunggu aja di taman Rumah Sakit , nanti aku samperin " ucap Ara
" Jam 4 kan kamu balik kerja "
" Kok kamu bisa tau aku balik kerjanya jam 4 , oh iya aku lupa , kamu kan udah mata - matain aku ya "
" Jumat nanti , sehabis pulang kantor aku langsung ke Rumah Sakit "
" Kamu kerja di mana ? " tanya Aya
" Nanti aku kasih tau kamu , kalau kita udah ketemu ya " jawab Pria itu
" Hmm "
" Lagi duduk , balas pesan , udah makan , berangkat jam tujuh " jawab Ara
" Kamu gak mau nanya aku balik "
" Gak mau , udah malas , lagi pula seandainya nanti aku tanya , jawaban kamu pasti nanti aku jawab kalau kita udah ketemu "
" Kamu masih penasaran sama nama aku "
" Udah gak , kan aku udah tau , Bambang kan "
" Bukan Ara , itu bukan nama aku "
" Nama kamu "
" Bukan "
" Iya "
" Bukan Ra "
" Iya Bambang "
" Ya udah aku kasih tau nama aku "
" hmm "
" Nama aku RW "
" Apaan RW , gak sekalian aja RT " ucap Ara kesal .
" He he he kepanjangannya nanti setelah kita ketemu ya "
" Kan udah aku bilang tadi , percuma juga aku tanya , toh jawaban nya pasti , nanti ya setelah kita ketemu "
" Biar kamu bisa kenal aku langsung "
" Iya ya , terserah Pak RW aja , warganya nurut aja Pak " ledek Ara
" Ara - ara , jadi gak sabar aku untuk ketemu kamu "
" Mau ngajak bersih - bersih kampung ya pak " ledek Ara lagi
" Bukan , mau ngajak kamu Ke KUA , he he he "
" Hadehhh ,dah ah , aku mau tidur , capekkk " ucap Ara
" Ya udah selamat tidur , calon istri ku " ucap Pria itu
" Idihh apaan , pede boros , siapa juga yang mau jadi istri Pak RW "
" Itu doa aku , semoga Allah swt mengabulkannya "
" Terserah deh , udah ah aku mau tidur , Assalamu'alaikum " ucap Ara pamit
" Wa'alaikum salam "
" Alhamdulillah , ternyata Ara baik - baik aja , udah tenang perasaan ini , Ya Allah permudahkanlah semua niat baik hamba , semoga Ara adalah jawaban dari Doa hamba selama ini " bathin Pria itu