It's All About Me

It's All About Me
bag 64



Acara lamaran Deni berjalan dengan lancar . Mereka lalu kembali pulang .


Sesampainya di rumah , jam sudah menunjukkan pukul delapan malam , Ara lalu bergegas mandi . Setelah selesai mandi Ara lalu melihat Hp nya , ternyata Hp Ara mati dan Ara tidak menyadari hal itu . Ara lalu mengecas Hp nya . Setelah beberapa menit di cas Ara lalu menghidupkan kembali Hp nya . Ara melihat begitu banyak panggilan masuk dan pesan dari Pria itu . Ara membaca pesan tersebut satu persatu .


" Kamu gak kenapa - kenapa kan Ra "


" Ara "


" Kamu ada dimana Ara "


" Ara tolong balas pesan aku "


" Ara jangan buat aku khawatir "


" Ara , kenapa nomor Hp kamu gak bisa aku hubungi , jangan buat aku takut "


" Ya Allah ternyata seperti ini rasanya dikhawatirin sama orang lain yang gak kita kenal , kenapa Dia begitu khawatirin aku , padahal aku kan gak kenapa - kenapa , tapi seneng juga sech berasa ada yang perhatiin , he he he " bathin Ara


Ara segera membalas pesan Pria tersebut .


" Assalamu'alaikum Bambang , Maaf ya baru bisa balas pesannya , aku gak kenapa - kenapa , maaf juga udah buat kamu khawatir "


Tidak berapa lama kemudian pesan Ara langsung di balas , ternyata Pria itu menunggu balasan dari Ara . Ia sangat khawatir kenapa Ara belum membalas pesannya . Ia sampai sempat berpikir bahwa terjadi sesuatu kepada Ara dan itu sangat membuatnya takut .


" Wa'alaikum salam , Alhamdulillah kamu gak kenapa - kenapa Ra , aku pikir terjadi sesuatu sama kamu , aku sampai takut " ucap Pria itu


" Takut apa ? " tanya Ara


" Takut kehilangan kamu " jawab Pria itu


" Kita kan gak ada hubungan apa - apa , kenapa kamu harus takut "


" Aku juga gak tau kenapa bisa setakut ini "


" Hmmm , ya udah sekarang kamu kan udah tau aku gak kenapa - kenapa , udah bereskan "


" Masih belum " ucap Pria itu


" Apa lagi yang belum Bambang ? " tanya Ara


" Jumat ini kamu ada waktu gak ? " tanya Pria itu juga


" Ada , emank kenapa "


" Jumat nanti , aku mau datang ke Rumah Sakit , kamu bisa nemuin aku gak ? "


" Bisa , tapi sehabis pulang kerja , kamu tunggu aja di taman Rumah Sakit , nanti aku samperin " ucap Ara


" Jam 4 kan kamu balik kerja "


" Kok kamu bisa tau aku balik kerjanya jam 4 , oh iya aku lupa , kamu kan udah mata - matain aku ya "


" Jumat nanti , sehabis pulang kantor aku langsung ke Rumah Sakit "


" Kamu kerja di mana ? " tanya Aya


" Nanti aku kasih tau kamu , kalau kita udah ketemu ya " jawab Pria itu


" Hmm "


" Lagi duduk , balas pesan , udah makan , berangkat jam tujuh " jawab Ara


" Kamu gak mau nanya aku balik "


" Gak mau , udah malas , lagi pula seandainya nanti aku tanya , jawaban kamu pasti nanti aku jawab kalau kita udah ketemu "


" Kamu masih penasaran sama nama aku "


" Udah gak , kan aku udah tau , Bambang kan "


" Bukan Ara , itu bukan nama aku "


" Nama kamu "


" Bukan "


" Iya "


" Bukan Ra "


" Iya Bambang "


" Ya udah aku kasih tau nama aku "


" hmm "


" Nama aku RW "


" Apaan RW , gak sekalian aja RT " ucap Ara kesal .


" He he he kepanjangannya nanti setelah kita ketemu ya "


" Kan udah aku bilang tadi , percuma juga aku tanya , toh jawaban nya pasti , nanti ya setelah kita ketemu "


" Biar kamu bisa kenal aku langsung "


" Iya ya , terserah Pak RW aja , warganya nurut aja Pak " ledek Ara


" Ara - ara , jadi gak sabar aku untuk ketemu kamu "


" Mau ngajak bersih - bersih kampung ya pak " ledek Ara lagi


" Bukan , mau ngajak kamu Ke KUA , he he he "


" Hadehhh ,dah ah , aku mau tidur , capekkk " ucap Ara


" Ya udah selamat tidur , calon istri ku " ucap Pria itu


" Idihh apaan , pede boros , siapa juga yang mau jadi istri Pak RW "


" Itu doa aku , semoga Allah swt mengabulkannya "


" Terserah deh , udah ah aku mau tidur , Assalamu'alaikum " ucap Ara pamit


" Wa'alaikum salam "


" Alhamdulillah , ternyata Ara baik - baik aja , udah tenang perasaan ini , Ya Allah permudahkanlah semua niat baik hamba , semoga Ara adalah jawaban dari Doa hamba selama ini " bathin Pria itu