
Ara dan yang lainnya melanjutkan pekerjaan mereka . Ara lebih banyak diam setelah tau Mamak pulang . Pada saat Ara Men-scan beberapa berkas tanpan sengaja tangannya menyentuh tangan mbak Rina
" Ya Allah dek , dingin kali tangan adek " ucap mbak Rina
" Kenapa Mbak " tanya Luthfi
" Dingin kali tangan Ara bro " jawab mbak Rina
" Istirahat aja dulu Ra " ucap Lutfi
" Aku gpp Pi " ucap Ara
" Udahlah dek , jangan di pikirin lagi , mbak tau adek masih mikirin Mamak ini , makanya sampai dingin kali gitu tangannya , udah kayak es " ucap mbak Rina
" Serahkan semua sama Allah Swt , doain mamak terus , adek jangan ngerasa bersalah , karena adek udah berusaha buat yakini Mamak " tambah mbak Rina lagi
" Iya mbak "
" Udah makan Ra " tanya Luthfi
" Belum Pi , gak selera makan " jawab Ara
" Gak boleh gitu Ra , harus makan walau sedikit , jangan nanti Ara yang balik sakit lagi " ucap Luthfi
" Iya Pi , nanti aku makan " ucap Ara
" Itu minum udah di ambil dari tadi , tapi gak di minum juga " ucap Luthfi
" Iya ini aku minum " ucap Ara sambil tersenyum dan mengambil botol minumannya lalu meminum air tersebut .
Pukul empat sore Ara dan yang lain nya pulang lebih awal . Mbak Rina tidak memperbolehkan Ara untuk lembur , karena Mbak Rina takut Ara kembali jatuh sakit .
Sesampainya di Rumah jam sudah menunjukkan pukul delapan malam , Ara di sambut oleh keponakannya yang bernama Aya . Dari jauh Aya sudah berterik memanggil - manggil Ara .
" Nda pulang , nda pulang " teriaknya sambil melompat kegirangan , Ara merindukan Bunda nya , dikarenakan selama Mamak dan Uchi sakit , Ara tidak pulang ke Rumah , karena harus mengurusi keperluan mereka.
" Assalamu'alaikum " sapa Ara sambil tersenyum ke Aya
" Atumtalam nda " jawab Aya yang mendekat ke arah Ara . Namun di larang Ara untuk tidak mendekat .
" Jangan dekat bunda dulu ya nak , bundanya belum mandi , nanti kalau bunda udah mandi baru bunda peluk adek , ok sayangnya bunda , buah hati bunda " ucap Ara memberi pengertian kepada bocah mungil tersebut .
" ot nda " jawab Aya sambil terus mengekori bundanya dari belakang .
Setelah selesai mandi Ara langsung menghampiri Aya yang sedang bermain dengan Zuzu di ruang tamu , dia memeluk dan mencium bocah mungil tersebut .
Tidak berapa lama Mamak yang berada di kamar pun terbangung , karena mendengar suara Ara yang sedang bermain dengan kedua ponakannya .
" Ara pulang nak ? besok cuti " tanya Mamak
" Iya Mak , barusan nyampe tadi " jawab Ara
" Pulang sama siapa tadi , udah makan " tanya Mamak lagi
" Pulang sama Mbak Rina Mak , Ara sudah makan tadi sama Mbak Rina "
Uchi yang berada di dalam kamar tidak mau keluar untuk sekedar menyapa Mbak nya . Mamak menyuruh Uchi untuk tidur bersama di kamar Mamak namun Uchi tidak mau . Begitu pun sebalik nya , Mamak juga tidak mau tidur di kamar Ara dan Uchi . Di Rumah memiliki tiga kamar . Satu kamar Mamak , satu kamar Uchi dan Ara dan yang satunya lagi di gunakan untuk lemari pakaian Ara dan juga Uchi .
Karena baik Mamak atau pun Uchi tidak ada yang mau mengalah , akhirnya Ara dan juga keponakannya Zuzu tidur di ruang tamu , beralaskan tikar . Karena di rumah Ara tidak ada kasur lipat .
Zuzu dari kecil sudah tinggal bersama Mamak , dia tidak mau pulang ke rumah Mama dan Papa nya , dia lebih nyaman tinggal bersama Nenek nya .