It's All About Me

It's All About Me
bag 23



Malam harinya .


" Cowok kakak udah dikabarin " tanya Tari tiba - tiba


Ara pun langsung melihat Tari .


" Udah dek , tapi sampai sekarang dia belum ada hubungi kakak " jawab Ara dengan raut sedih di wajahnya .


" Ih kak kalau adek udah adek tinggal tu cowok , masa ceweknya sakit gak ada nanyain kabarnya " kata Tari


Ara pun hanya bisa tersenyum walau dalam hatinya ia merasakan perasaan yang teramat sedih .


" Udah kak , cowok kayak gitu gak usah kakak pikirin , cari aja cowok yang lain " tambahnya


" kakak lagi gak mau bahas dia dek , mau fokus buat kesembuhan dulu " kata Ara


Selama di kamar Tari terlihat paling bersemangat , bolak balik dia makan apapun itu , baik Nasi , Roti dan Buah2an . Ara yang melihat Tari sampai terheran2 , namun ada perasaan senang karena Tari masih mau makan . Dan kondisinya stabil .


Tring Hp Ara berbunyi ada pesan masuk .


" Mbak mau makan apa " tanya Uchi


" Mbak gak mau makan apa - apa dek , kenyang , banyak makanan di sini , tadi teman - teman yang lain banyak yang kasih mbak Makanan dan Susu " jawab Ara


" Kalau mbak pengen makan apa , kabarin adek ya " kata Uchi


" Iya dek , adek gak ngerasain sakit apapun itu kan " tanya Ara khawatir


" Gak mbk , Mbak tidur jangan malam - malam ya "


" Iya dek "


Malam itu Ara dan Tari tidur lebih awal .


Keesokan harinya Ara dan Tari bolak balik ke kamar mandi . Namun Ara yang lebih sering , pagi ini dia sudah lebih dari 5 x bolak balik kamar mandi karena mules di perutnya . Ara pun melaporkan keadaannya kepada temannya yang sedang bertugas pada saat itu .


Tidak berapa lama Ara pun di berikan Obat , namun Obat itu belum bereaksi . Akhirnya Ara banyak mengkonsumsi buah Pisang . Konon katanya buah Pisang bisa membantu Penyakit DIARE .


Tari pun kasihan melihat kondisi Ara . Dia selalu memantau keadaan Ara . Walaupun dia sendiri juga masih sakit .


Siang harinya hasil Swab Ara keluar . Dan ternyata hasil nya adalah Positif. Ara yang mengetahui hal tersebut pun berusaha tegar dan ikhlas . Karena ia tau ini adalah salah satu bentuk sayangnya Allah swt kepada Ara .


Teman - teman Ara yang lain juga sudah mengetahui hasil Swab Ara . Mereka berusaha memberi semangat kepada Ara . Tidak terkecuali Lutfi , ia langsung mengirim pesan kepada Ara .


" Aku semangat koq Pi , jangan khawatir ya , aku gpp " kata Ara dengan perasaan campur aduknya .


Di lain sisi Ara merasa sedih namun ia juga harus kuat demi keluarga dan teman - teman nya .


Ara melihat ke arah Tari dan memberitahukan keadaannya .


" Dekk , Swab kakak hasilnya Positif , nanti adek pindah ruangan ya , jangan sekamar lagi sama kakak " kata Ara


" Serius kak " tanya Tari


" Iya kakak serius dek " jawab Ara


Tari yang hasil Swab nya belum keluar pun akhirnya pindah ruangan . Karena ia tidak mungkin berada dalam satu ruangan lagi dengan Ara .


Tinggal lah Ara di ruangannya , sendiri lagi . Ara pun memberitahukan keadaannya kepada Mamak . Mamak pun berusaha menahan tangisnya agar Ara tidak bersedih . Mamak memberikan semangat kepada Ara meski dari rumah .


Di lain sisi Ara yang sangat merindukan Dirga pun ingin memberitahukan keadaannya kepada Dirga , ia berharap Dirga tau kondisinya saat ini , namun ia urungkan . Karena pesan Ara yang kemaren saja belum Dirga balas . Akhirnya Ara menulis pesan kepada adiknya Dirga yaitu Keyla .


" Assalamu'alaikum dek , maaf kakak ganggu waktunya , kakak cuma mau kasih tau hasil Swab kakak sudah keluar , kakak Positif " kata Ara


" Wa'alaikum salam kak , Ya Allah kak , kakak yang sabar ya , Key doain semoga kakak lekas sembuh ya " kata Keyla


" Makasih ya dek , abang apa kabar dek , kenapa gak pernah kasih kabar ke kakak " tanya Ara


" Abang sibuk kerja kak , dia udh beli Hp baru , tu dia lagi heboh - heboh nya mainin Hp baru " jawab Keyla


Ara yang membaca pesan keyla pun merasakan sakit di dadanya . Ia merasa kecewa kenapa Dirga lebih mementingkan Hp barunya ketimbang Ara pacarnya sendiri .


" kenapa abang gak kasih tau kakak ya dek , apa abang udah gak perduli lagi sama kakak ya " ucap Ara merasakan kekecewaannya .


" Udahlah kak abang gak usah dipikirin , yang penting kakak sehat dulu " kata Keyla


" Jadi kakak gak usah pikirin abang lagi ya , ok dek , Keyla jaga kesehatan ya " kata Ara


" Iya kakak gak usah mikirin abang , tinggalin aja abang , pasti kak , Key bakal jaga kesehatan " kata Keyla


" Kenapa keyla malah nyuruh aku tinggalin Dirga , tapi mungkin ada benarnya , aku harus fokus sama kesehatan aku dulu " bathin Ara


Malam harinya Uchi membelikan beberapa makanan kesukaan Ara . Ara merasakan kesepian di kamar itu . Biasanya dia selalu di temeni Uchi atau pun adik angkatnya yang bernama Nanda , namun tidak kali ini . Dia sendirian hanya bisa memandang langit2 kamar , bahkan TV yg ada di kamar pun sering tidak dia nyalakan .


Ara pun terlelap dengan sendirinya .