It's All About Me

It's All About Me
bag 103 end



Hari ini pukul 10.00 Wib acara akad nikah Reza dan juga Ara akan dilaksanakan . Akad nikah itu sendiri akan dilakukan di Rumah Ara . Mama Reza sudah menyulap halaman Rumah Ara menjadi Semi Outdoor yang sangat cantik dan mewah . Setalah akad nikah hari ini , Resepsi akan dilaksanakan keesokan harinya , di Gedung yang telah dipersiapkan oleh Reza dan Mama nya .


Semua keluarga Ara dan juga Reza telah hadir , tak ketinggalan juga para sanak saudara serta teman - teman Ara juga telah hadir . Mereka semua sangat bahagia karena apa yang mereka harapkan selama ini menjadi kenyataan , akhirnya Ara menemukan kebahagiaannya .


Yang menjadi Wali nikah adalah Bang Bobi . Tampak wajah ketegangan pada raut wajahnya . Karena ini adalah hal pertama baginya . Mamak , Mbak pipit , Bang Yayan dan juga Uchi sudah duduk berdampingan dengan pihak dari keluarga Reza .


Untuk persiapan yang lain semua sudah ditangani dengan baik oleh bibik - bibik dari keluarga Ara .


Semua sudah pada posisinya masing - masing , terkecuali Ara , dia masih disembunyikan didalam kamar hingga waktunya tiba .


Saat - saat yang mendebarkan akhirnya di mulai .


" Baiklah sebelum saya mulai ijab kabul hari ini , ijinkan saya bertanya siapa yang akan mejadi wali hakim mempelai wanita pada hari ini " tanya Tuan Kadi


" Saya Pak .... Saya Abang kandung dari mempelai wanita " ucap Bang Bobi


" Saksi - saksi bagaimana " tanya tuan kadi lagi


" Hadir Pak " jawab Om Tirta dan juga Paman Tono , selaku Om nya Reza dan juga Pamannya Ara


" Baiklah kita mulai saja akad nikah pada pagi hari ini " ucap tuan kadi


Reza pun mulai menjabat tangan Bang Bobi .


" Saya Nikahkan Engkau Reza Wiratama bin Wiratama dengan adik saya Arabia Calisa Putri binti Almarhum Haji Rustam dengan Mas Kawin Seratus Juta Rupiah dibayar tunai " ucap Bang Bobi dengan sangat jelas


" Saya Terima Nikahnya Arabia Calisa Putri binti Almarhum Haji Rustam dengan Mas Kawin Seratus Juta Rupiah dibayar tunai " ucap Reza dengan satu Lafaz


" Bagaimana saksi Sah " tanya tuan kadi


" Sah "


" Sah "


" Alhamdulillah , sekarangan mempelai wanita sudah boleh dibawa masuk " ucap tuan kadi


Uchi pun datang dengan membawa Ara , Reza yang melihat Ara langsung terpana . Senyumnya mengembang , Reza begitu bahagia akhirnya wanita yang selama ini ia cintai sudah sah menjadi istrinya .


" Kamu cantik istriku " bisik Reza kepada Ara disaat Ara sudah berasa tepat disampingnya .


Ara yang mendengar Reza menyebut dirinya istriku pun merasa bahagia , senyumnya pun ikut mengembang .


Akad nikah hari ini berjalan lancar , banyak yang menangis terharu , mereka merasakan kebahagiaan yang sama .


" Jaga adek abang ya Za , jangan pernah sakiti dia , abang titip Ara , buat adek abang bahagia , kalaupun dia sampai menangis abang harap itu air mata kebahagiaan bukan yang lainnya " ucap Bang Bobi memberi Reza wejangan


" Satu lagi , kalau sampai Ara menangis karena kamu sakiti , kamu akan berhadapan sama abang " tambah Bang Yayan lagi dengan nada penuh penekanan


" Siap laksanakan abang - abangnda , Reza janji , Reza bakal menyayangi Ara , bakal menjaga Ara melebihi nyawa Reza sendiri , Reza gak akan pernah nyakiti Ara , Reza janji " Ucap Reza serius kepada kedua Abang Ara


" Oke abang pegang janji kamu " ucap Bang Yayan


Keesokan Harinya Acara Resepsi Ara dan juga Reza digelar , banyak tamu yang hadir , baik dari teman kerja Ara , karyawan - karyawan Reza maupun Kolega - Kolega bisnis Papa dan juga Reza .


Acara resepsi telah selesai pukul enam sore . Ara dan juga Reza tidak kembali kerumah melainkan Reza sudah membooking Hotel Bintang 5 untuk dirinya dan juga Ara menghabiskan waktu berdua . Karena Reza tau saat ini dirumahnya pasti masih ramai keluarga Reza yang belum kembali kerumah mereka masing - masing , jadi Reza lebih memilih membawa Ara untuk beristirahat di Hotel tersebut .


" Istriku , sini " ucap Reza memanggil Ara yang masih berdiri di Balkon kamar hotel


Ara masih menikmati pemandangan diluar Hotel dan disisi yang lain sebenarnya Ara sangat takut karena ini adalah saat - saat yang paling mendebarkan baginya , Malam disaat semua sudah menjadi halal .


Reza pun berjalan mendekati Ara , setelah sampai Reza memeluk Ara dari belakang .


" Sayang , kamu gak kedinginan , lihat ni pipi kamu sampai dingin begini " Ucap Reza sambil mengusap pipi Ara


" Hmm gak kok sayang , aku gak kedinginan " ucap Ara berbohong padahal sudah dari tadi ia merasa kedinginan .


Reza pun memutar badan Ara untuk mereka bisa saling berhadapan . Ara pun menunduk malu disaat Reza menatapnya cukup dalam .


" Kamu kenapa menunduk begitu istriku , apa ada yang salah sama wajah suami kamu ini ,perasaan masih ganteng - ganteng aja " ucap Reza dengan percaya diri


" Kamu tu ya , pede borosnya gak ilang - ilang , siapa juga yang bilangin kamu ... "


Cupp


" Sayang apaan seh kamu " ucap Ara sambil mengusap bibirnya , Reza sudah mengambil ciuman pertamanya .


" Kenapa dihapus sayang , kamu gak suka ya aku cium , gpp dong aku cium , sekarang kit Kan udah halal " ucap Reza sedih


" Hmm hmm gak gitu Yang , kamu seh nyiumnya tiba - tiba " ucap Ara yang merasa tidak enak dengan Reza


" Ya udah gak tiba - tiba " ucap Reza lagi , kali ini Reza mengangkat dagu Ara dan mencium bibir Ara lagi dengan sangat lembut , perlahan - lahan cium itu semakin dalam , Ara pun mengikuti nalurinya .


Ara sudah hampir kehabisan napas , ia pun seketika melepaskan ciumannya .


" Sayang aku gak bisa napas " ucap Ara malu - malu , kali ini mukanya menjadi merah


" He he he maaf sayang , habis bibir kamu lembut banget , aku suka " ucap Reza sambil mengedipkan matanya dengan sangat genit


" Dahh mandi dulu geh kamu Yang , biar segeran " ucap Ara sambil mendorong Reza untuk segera mandi


" Iya - iya , tapi sini dulu bentar Yang " ucap Reza


" Kenapa sayang " tanya Ara


Cupp


Reza mencium Ara kembali dengan singkat , lalu bergegas ke kamar mandi sambil mengatakan " Sayang tunggu aku ya "


" Dasaarrr suami aku genit " bathin Ara dengan senyum manisnya


Pada saat Ara menunggu Reza mandi , ia pun berbaring ditempat tidur , dan karena rasa lelah akibat 2 hari mengikuti proses pernikahan , Ara pun tertidur .


Reza keluar dari kamar mandi dengan bersiul - bersiul , pertanda betapa bahagianya dia malam ini . Pada saat ia melihat ke arah tempay tidur , ia melihat istrinya sudah tertidur dengan sangat pulas . Ia pun mendekati istrinya dan berkata " Semalam kamu dikurung dikamar berdua sama Mama , biar aku gak bisa tidur sama kamu , padahal kita udah halal , sekarang kamu malah tidur duluan , gimana malam pertama kita sayang " ucap Reza sambil mengelus pipi Ara


Reza tidak tega untuk membangunkan Ara , karena ia kasihan melihat istrinya yang kelelahan akibat serangkaian prores pernikahan mereka . Reza pun bergegas memakai Boxer serta memakai kaos oblong lalu tidur disebelah Ara sambil memeluk Ara dari belakang .


Keesokan paginya jam sudah menunjukkan pukul 5 pagi . Ara pun terbangun dan terkejut manakala Reza ternyata sudah bangun terlebih dahulu dan menatap dirinya sambil tersenyum .


" Selamat pagi istriku " ucap Reza sambil mengelus pipi istrinya


" Pagi sayang " ucap Ara sambil menutup mulutnya , ia yakin napasnya pasti masih ba naga .


Melihat tingkah Ara , Reza pun tersenyum lalu menarik tangan Ara dan berkata " Kenapa ditutupin bibir kamu , aku suka lihat bibir kamu .. sexy heheh "


" Jangan sayang , napas aku masih bau , aku belum sikat gigi " ucap Ara malu


" Gak bau sayang , coba sini aku cium biar aku tau bau gak nya " ucap Reza dengan senyum liciknya


" Gak mau sayang " ucap Ara lagi


Reza pun mulai mendekati Ara dan mulai mencium Ara kembali .


" Gak bau , bibir kamu manis sayang " ucap Reza dan kembali mencium Ara .


Ara pun mulai membalas ciuman Reza , dia sadar pasti tadi malam Reza sudah menahan dirinya untuk tidak menyentuh Ara . Sebagai seorang istri Ara wajib melayani suaminya . Ia pun mulai menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh Reza .


Pagi yang panas bagi kedua insan yang tengah menikmati manisnya sebuah pernikahan .


" Terimakasih sudah menjaga dan menjadikan aku yang pertama " Ucap Reza sambil mencium bibir Ara singkat , setelah itu ia membawa Ara masuk ke dalam pelukannya


Mereka pun seharian menghabiskan waktu bersama di dalam Kamar Hotel . Menikmati waktu berdua tanpa gangguan dari siapa pun 😁😁😁


Wahhhh akhirnya selesai juga ceritanya ..😊😊😊 Maaf semuanya kalau ceritanya harus berakhir 😁😁 Aku bakal buat cerita yang lebih seru lagi .Tungguin ya 😉😉😉


Terimakasih buat kalian yang masih setia nungguin kelanjutan cerita aku , makasih karena udah luangkan waktunya buat baca cerita aku 😊😊😊


Aku sayang kalian ..


Love u All 😘😘😘😘😘😘😘