It's All About Me

It's All About Me
bag 5



Keesokan harinya .


" Assalamu'alaikum sayang aku udah di kerjaan ya , kamu udah bangun belum , lagi apa ? " sapa Dirga


Pagi itu sekitar pukul delapan pagi , Dirga ada rapat bersama Ibu Manager dan beberapa karyawan lainnya . Dirga sudah sampai di kantor pukul tujuh pagi , dikarenakan Dirga harus memberikan laporan terlebih dahulu kepada Ibu Managernya .


" Wa'alaikum salam yank , alhamdulillah kamu udah sampai , aku udah bangun yank , ini lagi malas2an aja di kamar , kamu udah sarapan jam berapa rapatnya " tanya Ara


" Udah yank , tadi udah ngeteh sama makan roti , kamu udah sarapan , bangkit dong Panda tiduran aja kamu ya he he " ucap Dirga


" Iya sayang , ini juga udah duduk gak tiduran lagi hi hi hi , Ibu manager kamu udah datang yank " tanya Ara


" Belum yank , ini aku di suruh nungguin dia di kantor "


" We enak dong , doi bakal gak semangat kalau gak lihat kamu duluan pagi2 " ledek Ara


" Apaan sech yank , kan ada laporan yang harus aku kasih , dah ah jangan cemburu gitu sama Ibu Manager aku , ya udah aku mau siap2 dulu ya yank kamu jangan lupa sarapan , selesai rapat aku kabarin kamu lagi ya , love you "


" Iya yank , aku juga mau mandi dulu love you more semangat kerjanya sayangnya aku 😘 " ucap ara menyemangati pujaan hatinya .


" Iya Panda 😘 "


Ara pun segera beranjak dari tempat tidurnya . Setelah selesai mandi Ara menelpon keluarganya di rumah .


" Hallo assalamu'alaikum mak " sapa Ara terhadap wanita yang sangat dia sayangi dan hormati , mamak yang melahirkan dan membesarkannya penuh dengan kasih sayang .


Flashback on


Jumat malam sabtu .


Tring tring suara deringan dari telepon genggam milik bang Bobi , telepon masuk dari bapak mereka . Bang Bobi anak ke-2 dari 5 bersaudara . Ara memiliki keluarga yang sederhana . Dikeluarga Ara hanya bang Bobi lah yang memiliki Hp Nokia Type 3315 , Hp jadul yang pada saat itu sudah termasuk Hp yang terbilang bagus dengan harga terjangkau . Jangankan untuk membeli sebuah Hp , untuk makan saja mamak harus bekerja sebagai buruh cuci sedangkan bapak tidak bekerja karena sering sakit2an , mbak pipit bekerja sebagai buruh Pabrik dan bang Bobi bekerja sebagai buruh Bangunan , sedangkan yang lainnya masih harus bersekolah , jadi uang yang mereka kumpulkan hanya sanggup untuk biaya rumah sakit sekolah dan makan sehari2 .


Kala itu bapak sedang berada diluar kota untuk mencari pekerjaan mengingat kondisinya yang sudah stabil , bapak sudah tiga bulan lebih merantau bersama om mereka . Bapak pun menelepon kerumah .


" Hallo assalamu'alaikum Bob " sapa Bapak


" Wa'alaikum salam pak " jawab bang Bobi


" Semua sehat2kan nak gimana mamak dan adek2 " tanya Bapak kepada bang Bobi .


" Alhamdulillah baik pak , bapak mau ngomong sama mamak sebentar ya pak" bang Bobi pun berjalan kekamar menghampiri dan membangunkan mamak yang sedang tertidur .


" Mak mak mak mak " bang Bobi coba membangunkan mamak dengan mengusap bahu mamak .


" Hmm napa nak " jawab Mamak dengan mata yang masih mengantuk .


" Ini bapak nelpon " ucap bang Bobi


Ara yang pada saat itu juga sedang tidur bersama mamak pun ikut terbangun , karena mendengar suara bang Bobi yang mengatakan ada telpon dari bapak .