
Keesokan harinya .
Ara mendapatkan pesan dari sahabatnya Deni pada saat jam istirahat .
" Nyaw besok aku ke kantor mu ya kita makan siang di luar " ucap Deni mengajak Ara pergi makan siang di luar . Nyaw itu adalah panggilan Deni ke Ara .
" Mana bisa aku keluar , emank ini Rumah Sakit punya aku "
" Sebentar aja , ada yang mau aku bahas sama mu , soal lamaran aku nanti "
Sahabat Ara satu ini memang akan mengadakan lamaran dua minggu lagi . Deni sudah gagal menikah sebanyak dua kali , ini kali ketiganya dia memulai hubungan yang serius . Setiap Deni punya masalah atau menanyakan hal terkecil apa pun itu selalu dengan Ara . Bagi Deni Ara adalah tetangga Rumah , teman dari kecil , sahabat terbaik , bahkan sudah seperti saudara .
" WA ajalah bro , kerjaan aku lagi banyak " ucap Ara
" Lamaran nanti bisa libur kan " tanya Deni
" Insya Allah aku usahain , tanggal berapa jadinya resepsimu nanti " jawab Ara
" Akhir bulan 7 atau awal bulan 8 ini . Bakal kain mu mau warna apa , Bos Minggu mau belanja , jangan warna Wardah ya , soalnya warna itu untuk keluarga " ucap Deni
" Jadi aku ga keluarga mu 😄😄" ucap Ara
" Bukan itu masalahnya paok " ucap Deni
" Terus apa masalahnya " tanya Ara
" Sepupu aku gak pada aku kasih , cuma kau aja " jawab Deni
" Hmm gitu toh "
" Nanti sabtu pulang kerja aku jemput ya " ucap Deni
" Ishh ada gila - gila mu , minggu lamaran , tapi sabtu kau boncengi cewek lain " ucap Ara
" Ya kan kau Best Friend ku "
" Apa orang - orang pada tau , aku Best Friend mu "
" Udah tau itu nanti , sebelum jemput kau , nanti aku bawa Spanduk tulisannya ini sahabat aku "
" Ha ha ha udah gila ku rasa kau ya , gak ah . Gak mau aku di jemput , aku bisa pulang sendiri "
" Ya udah bakal kain mu jadi nya mau warna apa " tanya Deni lagi
" Ku carikan warna aja , sebentar biar aku yang pilih kan , selow " ucap Deni
" Ini orang nanya warna apa , tiba di jawab biar aku yang pilih kan , entah apa maunya " bathin Ara
berapa lama kemudian .
Masuk beberapa gambar dengan model baju serta warna nya , yang ternyata gambar tersebut lebih dominan warna coklat milo . Ara pun menghela napas
" Ini kan warna coklat milo juga sama yang seperti aku bilang tadi ragelll " ucap Ara yang mulai kesal dengan tingkah sahabatnya .
" Ha ha ha iya ya "
" Iih kau tu ya buat esmosi jiwa aja "
" Okheyy , maaf - maaf , he he he . Berapa meter ? Batik untuk cowoknya juga kan, biar couple " tanya Deni
" Batik kan emank untuk cowok , ni orang mau ngejek aku apa cemana ya " Bathin Ara
" Tiga Meter cukup lah , Iya batik untuk cowok " jawab Ara
" Tapi cowok nya siapa " tanya Deni lagi
" Emank gak ada beresmu.. Mana tau aku cowoknya siapa " jawab Ara semakin kesal
" Ha ha ha selow lah jangan esmosi , jadi ngegas gitu " ledek Deni
" Nanti jilbab cari sendiri , tukang jahit cari sendiri " tambah Deni lagi
" Cari jilbab sendiri , Ok . Tapi ongkos biaya tukang jahit tambahin ya he he he "
" Ya udah iya nanti aku tambahin , berapa nomor rekeningmu "
" Asekkk , nomor rekening aku 57***69** masih ingat kan nama panjang aku "
" Arabia Calisa Putri "
" Pinterrrr " ucap Ara
" Dari orok udah pinter aku ya " ucap Deni