It's All About Me

It's All About Me
bag 87



Keesokan paginya Ara terbangun lebih awal selesai Sholat Subuh , Ara pun mengambil Hp nya , ia melihat ada pesan masuk dari Reza . Ara pun membaca pesan tersebut , dan setelah membaca pesan dari Reza , perasaan Ara begitu bahagia , hatinya menghangat , ketakukan diri karena merasa tidak pantas untuk dicintai seorang Reza pun sirna . Karena kenyataannya Reza mencintai dirinya tanpa syarat .


Pada saat Ara sedang melihat pesan dari Reza berkali - kali , tiba - tiba Reza menelepon Ara .


" Assalamu'alaikum Sayang ... Pesan aku cuma dibaca aja Yang , udah kayak Koran aja ni " protes Reza


" Wa'alaikum salam , kamu udah bangun Yang , udah Sholat tadi , maaf ya Yang , aku baru baca pesan kamu , terus terpesona gitu sama kata - kata yang kamu kirim , jadi lupa balas " ucap Ara


" Udah dong Yang , dah Sholat juga tadi .. Beneran kamu terpesona , kayak lagu aja kamu Yang , Terpesona aku terpesona .. saat saat memandang pesan ku yang manis , he he he " ucap Reza sambil bernyanyi menirukan Lagu yang sekarang lagi hits


" He he he beneran Yang , belajar dari mana kamu Yang , bisa jadi puitis gitu " tanya Ara


" Gak belajar dari mana - mana sayang , ini berkat kamu lho Yang , tiba - tiba kata - kata itu keluar gitu aja , mungkin karena memang itu yang aku rasain ke kamu , kamu itu hadiah terindah yang Allah kasih buat aku Yang " ucap Reza


" Kamu juga hadiah terindah yang Allah kasih buat aku , dan aku bersyukur akan hal itu "


" Hari ini kamu pulang jam berapa Yang ? " tanya Reza


" Sepertinya hari ini balik jam 4 Yang , kenapa Yang ? "


" Gpp seh Yang , Mama pengen kamu datang ke Rumah , Mama tiba - tiba kangen kamu , pulang kerja aku jemput Ya " ucap Reza


" Mama yang kangen aku , atau Sayang yang kangen aku " ledek Ara


" He he he aku juga kangen kamu Yang .. tapi Mama juga kangen beneran aku gak bohong " ucap Reza


" Iya Sayang , nanti jemput aku ya "


" Beneran kamu mau , makasih ya Sayang , ya udah kamu mandi geh , siap - siap ke Rumah Sakit "


" Iya Sayang "


" Aku sayang kamu " ucap Reza


" Aku juga sayang kamu " ucap Ara


" Assalamu'alaikum "


" Wa'alaikum salam " ucap Ara dan panggilan dari Reza pun berakhir


Sesampainya di Rumah Sakit , Ara mendapatkan telepon dari Mamak .


" Assalamu'alaikum Mak " sapa Ara


" Wa'alaikum salam Nak , sabtu ini jadi pulang " tanya Mamak


" Insya Allah jadi Mak , dah kangenn juga he he he " jawab Ara


" Nanti Mamak masakin Sayur Daun Ubi tumbuk sama Sambel Ikan ya " ucap Mamak


" Beneran ya , kemaren Mamak bilangnya gitu , tapi gak jadi "


" Iya beneran , nanti Mamak masakin ya "


" Siap bos , ohy Mak .. Ara kerja dulu ya , mamak jaga kesehatan ya , Assalamu'alaikum "


" Iya nak , Wa'alaikum Salam "


Tidak berapa lama Luthfi dan Mbak Rina pun tiba di Rumah Sakit . Mereka lalu mengerjakan pekerjaan Mereka .


" Belakangan ini makin rame aja ya kan Mbak pasien Covid " ucap Ara kepada Mbak Rina


" Iya dek , makanya kita juga harus jaga kesehatan , makan yang teratur , minum vitamin " ucap Mbak Rina


" Ni Ara , paling malas kalau udah disuruh makan , gak boleh gitu Ra , makan siang tetap harus , ni gak Makan cuma malam aja " ucao Luthfi protes


" Terkadang malas Pi akunya " ucap Ara


" Gak boleh gitu dek , tetep harus makan " ucap Mbak Rina


" He he he iya Mbak " ucap Ara


Pada saat mereka lagi mengobrol tiba - tiba ada suara ketukan pintu kaca Ruangan Mereka .


" Permisi " ucap Pria itu dengan senyum manisnya


Semua mata tertuju kearah pintu masuk . Telah berdiri seorang Pria dengan mengenakan pakaian kemeja kerja dengan lengan yang digulung sampai kesiku sambil membawa beberapa makanan . Ara pun terkejut dengan apa yang dilihatnya . Ia pun lalu berdiri menghampiri dan menarik Pria tersebut keluar Ruangan kerja mereka . Mbak Rina dan Luthfi pun saling pandang menatap bingung dengan tingkah Ara .