
Hari berganti hari sudah hampir satu bulan ini sikap Dirga berubah . Dirga selalu sibuk dengan semua Proyek yang dia pegang . Dirga sudah jarang memberi kabar kepada Ara , bahkan baik telepon atau pun sekedar mengirim pesan kepada Ara hanya beberapa kali . Hingga suatu malam obrolan mereka pun terjadi . Ara mengirim pesan kepada Dirga pukul sepuluh malam .
" Kamu kenapa sih yank " tanya Ara kesal " udah gak ada waktu lagi buat aku , selalu buat aku menunggu , selalu buat aku marah "
" Aku gak kenapa2 yank , lagi banyak Proyek yang harus aku urus , maaf kalau aku suka buat kamu nunggu , maaf kalau aku suka buat kamu marah " ucap Dirga penuh dengan penyesalan .
" Itu terus yang kamu bilang udah berapa kali kata maaf yank , udah banyak ! ! ! . Tapi lagi2 apa , kamu ulangi trus , kamu bilang apa , gak bakal buat aku nunggu balasan pesan kamu dan bakal pamit kalau seandainya kamu mau tidur duluan . Itu janji kamu , Tapi apa , aku selalu kamu tinggal , dan aku berpikir mungkin kamu masih nyiapin kerjaan kamu , pasti bentar lagi pesan aku di balas , itu terus yang ada dipikiran aku sampai larut malam dan sampai aku tertidur nungguin kamu " ucap Ara dengan perasaan kecewa .
" Aku minta maaf yank " jawab Dirga
" Kamu belum mau ketemu sama aku , aku terima yank , kurang sabar apa lagi aku yank , sekarang gini aja aku kembalikan semua janji kamu , aku gak mau kamu terlalu banyak hutang janji sama aku " jawab Ara
" Maksud kamu apa ngomong kayak gtu " ucap Dirga dengan perasaan marah .
" Aku balikin semua janji kamu " jawab Ara dengan tidak kalah marahnya .
" Maaf kalau aku udah terlalu banyak janji sama kamu , aku cuma manusia biasa yang punya banyak kesalahan , maaf kalau aku udah ganggu kamu selama ini . Terimakasih Assalamu'alaikum " ucap Dirga pamit
" Maksud dia apa ngirim pesan seperti itu , apa dia marah sama perkataan aku , seharusnya kan aku yang marah bukan dia " bathin Ara
" Aa'alaikum salam " jawab Ara
" Dia pikir cuma dia aja yang bisa marah , aku juga bisa , udahlah aku lagi kesel banget , lebih baik aku tidur " bathin Ara dengan masih menaruh perasaan kesal di dalam hatinya .
Keesokan hari nya tidak ada pesan masuk dari Dirga . Dan Ara sudah tidak lagi memperdulikan hal tersebut . Sampai satu minggu lamanya Dirga masih tetap tidak memberi kabar kepada Ara , sehingga Ara pun mulai merindukan sosok Dirga yang biasanya mengisi hari2nya setiap hari .
" Kenapa dia gak ada WA aku ya , seharusnya kan dia chat aku , minta maaf , kenapa ini gak ada , apa jangan2 dia marah sama kata2 aku ya , aku kangen dia Ya Allah " bathin Ara
Di tempat kerjaan pun Ara terlihat murung dan tanpa Ara sadari , Jupe memperhatikan Ara dalam beberapa hari ini . Pada saat mereka lagi ada di ruangan dan lagi duduk berdua , Jupe memberanikan diri bertanya kepada Ara , kenapa dalam beberapa hari ini Ara kelihatan murung .
" Iya dek , kakak berantem sama abang , udah satu minggu ini kakak gak ada chat abang atau pun telepon abang " jawab Ara
" Ya Allah kak , kalian kenapa lagi , emank masalahnya apa " tanya Jupe
" karena semenjak Resign dan dia bantuin bapak nya di Proyek , dia gak ada waktu buat kakak . Bahkan nanya keadaan kakak aja jarang , balas pesan atau pun telepon kakak juga jarang " jawab Ara
" mungkin abang sibuk , kakak harus ngertiin abang lagi " ucap Jupe
" Kurang ngerti apa lagi coba kakak dek , selama ini dia belum bisa ketemu kakak , kakak udah ngertiin dia , dia jarang balas pesan kakak karena sibuk , kakak juga ngertiin dia . Udah terlalu banyak janji yang dia buat ke kakak dek , dan terakhir kali kami berantem kakak bilang sama abang , aku kembalikan semua janji2 kamu , mungkin dia tersinggung sama kata2 kakak dek , kakak harus gimana " rengek Ara kepada Jupe
" Adek rasa abang marah dan sakit hati sama perkataan kakak . Sekarang gini aja kak dalam suatu hubungan gak ada yang salah atau pun benar , gak ada kata gengsi kalau pun kakak yang meminta maaf duluan dan memulai obrolan sama abang , itu pun kalau sendainya kakak masih sayang sama abang dan mau memperbaiki hubungan kakak " ucap Jupe memberi nasehat kepada Ara .
" Sekarang adek mau tanya , kakak masih sayang gak sama abang ? " tanya Jupe kembali
" Kakak masih sayang sama dia dek" jawab Ara
" Ya udah kakak coba hubungin abang , minta maaf duluan gak ngebuat kita menjadi orang yang rendah kak " ucap Jupe dengan bijaksana .
" iya dek nanti malam kakak coba hubungi abang , makasih ya udah mau jadi pendengar buat kakak " jawab Ara
" Sama2 kakak , dah ah jangan sedih lagi sebentar lagi Inur sama Novi balik kemari , gak enak kalau mereka lihat wajah kakak sedih kayak gitu , senyum dong " ucap Jupe memberi semangat .
" Makasih ya dek " jawab Ara dengan tersenyum .
" Ntar malam aku bakal chat Dirga perkara di balas atau pun gak , itu urusan belakangan , yang penting aku sudah mau mencoba memperbaiki hubungan ini .