It's All About Me

It's All About Me
bag 34



" Iya dek.. kakak coba buat lupain dia pelan - pelan . Walau sulit tapi memang harus dan kakak bersyukur , kakak belum ngenalin dia ke keluarga kakak dek... karena kakak takut hal yang kemaren terjadi lagi.. dan ternyata beneran terjadi kan " ucap Ara


" Itulah kak.. Kedepannya nanti klo kakak kenal cowok lagi, jangan terburu -buru buat kenalin ke keluarga ya kak. . Wajar sih kak , namanya di saat itu kita lagi bahagia - bahagianya . Lagi pengen semua orang tau , kalau dia ini loh pacar aku.. Kita butuh pengakuan dari orang lain , cuma sebisa mungkin kakak tahan dulu untuk ngenalin ke ke keluarga inti.. Adek kagum sama kakak.. Biarpun kakak orang yang paling suka kepikiran kalau ada masalah, tapi kakak itu tegar kuat . Dan adek rasa kakak tuh hebat kak.. Kakak sabar menghadapi semua yang terjadi. Adek sempat bayangin andai adek ada di posisi kakak, mungkin ntahlah kak... Gak bisa adek bilang " ucap Jupe


" Kakak memang udah gak mau buat kenalin lebih cepat ke siapa pun itu ke keluarga kakak dek.. Kejadian kemaren benar - baner kakak buat sebagai pembelajaran..Dan ternyata kakak masih belum cukup belajar . Pantas Uchi selalu bilang kakak begitu polos sampai dengan begitu bodohnya di bohongi cowok - cowok itu .


Kakak gak bisa kesedihan kakak di lihat orang lain dek.. Mereka cuma perlu lihat bahagia kakak bukan sedih kakak . Walau sebenarnya kakak udah berada di posisi paling buruk " ucap Ara


" Iya sech bener kata kak Uchi , kakak tu gak pernah berpikir buruk soal orang lain , kakak menganggap semua orang yang baru kakak kenal itu baik , Tanpa pikir jernih dengan asal usul nya . gak pernah menaruh curiga , Itu kelemahan kakak . Tapi adek salut sama kakak.. Kakak bisa menutupi kesedihan itu dengan canda tawa. Padahal hati kakak saat itu tengah hancur - hancurnya..👍 " ucap Jupe


" Makasih ya dek udah selalu ada buat kakak , udah nemeni kakak sampai selarut ini " ucap Ara


" Iya kak , gpp koq , adek sayang sama kakak , jadi jangan berpikir hal - hal aneh ya " ucap Jupe


" Iya , kakak juga sayang sama adek , ya udah adek tidur lah , besok kita kerja lagi " ucap Ara


" Jangan nangis lagi ya , gak boleh "


" Iya dek , Assalamu'alaikum "


" Wa'alaikum salam kak"


Keesokan harinya Ara berusaha melupakan semua tentang Dirga . Ia tidak mau berlarut - larut dalam kesedihan , sudah cukup air matanya keluar hanya untuk laki - laki seperti Dirga , meski awalnya berat tapi Ara harus kuat .


" Pagi dek " sapa Ara kepada Jupe


" Pagi kakak awak " balas Jupe dengan senyum terbaiknya


" Sepertinya pasien kita rame ya hari ini " kata Ara


" Iya kan kak , kita harus strong " kata Jupe


" Aamiin "


Mereka pun memulai aktifitas seperti biasanya . Dan tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul empat sore , Ara pun bersiap - siap untuk kembali pulang ke Mess .


Sesampainya di Mess Ara menerima pangilan masuk dari keluarganya di rumah .


" Hallo Assalamu' alaikum " sapa Mamak


" Wa'alaikum salam Mak " balas Ara


" Lagi ngapain nak , udah balik kerja " tanya Mamak


" Udah mak , baru nyampe Mess , mamak lagi apa ? " tanya Ara


" Mamak lagi duduk aja di ruang tamu , gak kangen mamak ya , kenapa gak pulang - pulang ke rumah " tanya Mamak


" Belum berani Mak , kan baru sehat , biar Ara di sini dulu ya , minggu depan Ara baru balik , Ara juga kangen Mamak " jawab Ara


" Ya udah , ingat ya nak di jaga kesehatannya , jangan lupa makan , jangan suka begadang " ucap Mamak


" Iya mak , Mamak juga jaga kesehatan ya , Ara mau mandi dulu "


" Iya nak , Assalamu'alaikum "


" Wa'alaikum salam mamak sayang mmuuaahhh " ucap Ara menutup panggilan .


Ara pun segera membersihkan diri , dan melaksanakan Sholat Ashar .