
Reza mengantarkan Ara balik ke Mess . Selama diperjalanan Reza selalu tersenyum .
" Kenapa kamu dari tadi senyum " tanya Ara
" Karena bahagia " jawab Reza semakin melebarkan senyumnya
" Bahagia kenapa "
" Karena kamu juga sayang aku " ucap Reza sambil menoel pipi Ara
" Ihh apaan seh kamu "
" Kenapa dari tadi manggil kamu terus , panggil sayang dong , kayak aku " protes Reza
" Kenapa harus "
" Mulai deh juteknya , kan kamu sayangnya Aku , Aku tu sayangnya kamu "
" Kata siapa "
" Sayang kok gitu seh "
" Lah emank kita kapan jadiannya ya , kenapa udah manggil sayang aja " tanya Ara
" Apa harus ada ungkapan jadian , baru sayang mau akui kalau sayang juga cinta sama aku " Protes Reza lagi dengan wajah yang dibuat - buat sedih
" He he he gak kok , gak harus .. kita bukan anak ABG lagi " ucap Ara
" Ya udah , terus.... "
" Terus apa " tanya Ara pura - pura tidak mengetahui maksud Reza
" Tu khan sayang " ucap Reza mulai merengek seperti anak kecil
Entah kenapa baru hari ini Ara merasa dibalik semua sikap yang dilakukan Reza untuk Ara , ternyata dibalik itu semua Reza itu seperti anak kecil kalau menginginkan sesuatu .
" Iya sayang , aku becanda maafin aku ya " ucap Ara sambil melihat kearah Reza
Reza pun bahagia mendengar Ara memanggil nya dengan sebutan sayang , dan kali ini secara benar adanya , ia pun menepikan Mobil tidak jauh dari Rumah Sakit .
" Sayang bilang apa tadi , aku mau dengar sekali lagi " pinta Reza
" Sayang maafin aku ya " ucap Ara lagi
Reza pun langsung menarik Ara kedalam pelukannya . Kaca mobil Reza tidak tembus pandang , jadi orang yang berada diluar tidak bisa melihat apa yang sedang mereka lakukan 😄😄😄
Ara pun mengelus bahu Reza , memberi keyakinan pada Reza bahwa semua ini benar bukan khayalan semata .
" Terimakasih sayang karena sudah mau menerimaku " ucap Reza
" Aku yang seharusnya berterimakasih , karena sayang udah mau nerima wanita seperti aku , wanita yang penuh banyak masalah " ucap Ara yang tanpa ia sadari air matanya sudah menetes
" Sayang , kamu nangis " ucap Reza sambil melepas pelukannya dan menatap wajah Ara
" Aku gpp yank , aku cuma bahagia " ucap Ara sambil menghapus air matanya
" Kedepannya aku gak bakal buat sayang nangis , aku janji .. dan aku minta maaf soal boneka yang kemaren " ucap Reza
" Aku tau dan lihat kemaren sayang kasih boneka pemberian aku ke orang lain , awalnya aku sakit hati yang , aku mikir sebegitu bencinya sayang sama aku sampai boneka pemberian aku gak mau sayang terima , tapi Jupe udah jelasin semuanya , dan aku paham ternyata boneka itu mengingatkan sayang dengan seseorang .. Maafin aku ya karena aku juga baru tau itu alasan kenapa sayang kemaren nangis waktu di Mobil "
" Aku yang seharusnya minta maaf , maaf karena gak bisa ngejaga boneka pemberian kamu "
" Gak yang , kamu gak salah , besok - besok aku gak bakal kasih kamu boneka itu lagi , aku bakal langsung kasih kamu cincin nikah he he he "
" Uhhh Dasar , dah yuk kita balik dah malam yang , besok kita harus kerja kan "
" Siap tuan putri , sepertinya malam ini aku bakal tidur nyenyak " ucap Reza sambil kembali menjalankan mobilnya
" Nyenyak kenapa yang " tanya Ara
" Karena sekarang wanita yang sangat aku cintai akhirnya mau nerima aku " Jawab Reza bahagia
" Makasih ya sayang " tambahnya lagi sambil memegang tangan Ara
" Sama - sama sayang " ucap Ara tersenyum
Akhirnya mereka sudah tiba di Rumah Sakit .
" Sayang , kamu hati - hati ya , aku balik dulu " ucap Ara
" Udah gitu aja " protes Reza
Ara pun bingung , karena ia merasa sudah mengucapkan semua kata yang harus ia ucapkan .
" Sini " ucap Reza sambil menarik Ara kedalam pelukanya lagi
" Seperti ini kalau mau pamitan , biar tidur aku makin nyenyak " ucap Reza sambil mempererat pelukannya
Ara pun menikmati aroma Reza , yang memiliki kesamaan dengan aroma alm.Bapak yang membuat Ara tenang dan nyaman .
" Ya udah aku balik ya , sayang jangan lupa sholat isya dulu " ucap Reza sambil mengusap puncak kepala Ara
" Iya sayang " ucap Ara
Ara pun turun dari mobil tak lupa ia mencium tangan Reza lalu berjalan menuju Mess , sebenarnya Reza ingin mengantar Ara sampai depan Mess , namun Ara melarangnya .
Akhirnya Reza kembali pulang ke Rumah dengan senyum bahagia , begitupun dengan Ara , ia merasa sangat bersyukur karena sudah dicintai Pria seperti Reza . Dan senyumnya juga ikut mengembang .
Marhaban Ya Ramadhan ...
Selamat menjalankan ibadah puasa 1442 H buat manteman yang menjalankan..
Semoga diberi kelancaran , keberkahan , serta kemudahan.. Aamiinn 🤲
Mohon Maaf lahir dan bathin kalau sekiranya selama ini Author belum bisa menjadi penulis yang baik , masih banyak yang salah , maafin Author ya 🙏 🙏 🙏 🙂
Tetap semangat menjalankan ibadah puasanya , biar kita bisa meraih kemenangan 😁😁😁 jaga kesehatan dan jangan lupa berdoa 😊
#Semangatttt
#Ramadhanpenuhberkah