It's All About Me

It's All About Me
bag 101



" Masuk " perintah Reza kepada Ara


Ara sontak terdiam mendengar perkataan Reza yang bernada tinggi , memerintahkannya untuk masuk ke dalam Mobil , pada saat mereka sudah sampai di Area Parkiran Rumah Sakit .


Sambil merasa ketakutan Ara pun menjawab " Kita mau kemana Yang , ini udah malam .. Aku mau balik ke Mess , nanti Bulek nyariin aku "


" Aku bilang masuk .. masuk " Perintahnya lagi sambil menarik tangan Ara lalu membuka pintu mobil .


Ara pun menatap Reza .. Tampak wajah Reza yang memerah akibat menahan emosinya kepada Ara .


" Yang " ucap Ara dengan nada memohon , namun Reza tidak menghiraukan nya , akhirnya Ara menyerah , ia pun menaiki mobil tersebut .


Setelah Ara masuk ke dalam mobil , Reza pun menyusul Ara masuk ke dalam Mobil setelah itu Reza menghidupkan mobilnya melaju meninggalkan Area Rumah Sakit .


Selama di perjalanan Reza diam , ia tidak berbicara sama sekali .. Itu membuat Ara semakin merasa bersalah .


Hingga sampailah mereka pada jalan yang memang selalu sunyi dilewati para pengendara . Dan tanpa Ara duga sebelumnya tiba - tiba Reza menaikkan kecepatan laju kendarannya , yang membuat Ara sampai terkejut dan merasakan ketakutan .


" Yang ... pelanin mobilnya Yang .. Yang .... " ucap Ara memohon .


Mendengar permintaan Ara .. Reza sama sekali tidak menghiraukannya .


" Yang .. pelanin mobilnya ... aku tau aku salah Yang "


" Yaaannngggg "


Reza masih tidak menghiraukan perkataan Ara , ia malah menambah kecepatannya .


" Sayangg gak gini caranya kalau kamu marah sama aku , kamu mau kita berdua mati " ucap Ara lagi yang sudah mulai menangis .


" Aku minta maaf Yang , aku mohon berhenti , jangan buat aku takut " Tambah Ara yang semakin terisak .


Mendengar Ara yang semakin menangis , akhirnya Reza menepikan Mobilnya dijalanan yang sunyi .


Ara pun tertunduk menangis sampai terisak .


" Pernah gak kamu anggap aku ada .. pernah gak kamu mikirin aku .. sebenarnya aku ini siapa kamu .. sebenarnya kamu sayang sama aku atau gak .. kamu cinta aku atau gak " tanya Reza masih dengan rasa Amarah .


Mendengar pertanyaan dari Reza membuat Ara semakin menangis ..


" Jawab aku .. sebenarnya aku pacar kamu atau gak , atau aku cuma pelarian kamu aja .. dan takut ... takut kamu bilang , kamu gak mikirin betapa takutnya aku kalau sampai terjadi apa - apa sama kamu ha , aku bisa mati " tambah Reza


Mendengar hal itu , Ara spontan mengangkat kepalanya langsung melihat ke arah Reza .


" Aku sayang sama kamu , aku cinta sama kamu , aku gak mau kehilangan kamu , kamu bukan pelarian aku Yang " ucap Ara masih menangis


" Sayang .. cinta .. kalau kamu sayang dan cinta sama aku kenapa kamu gak cerita soal ini " tanya Reza


" Kenapa gak bisa "


" Karena dia ngancem aku bakal nyelakain kamu "


" Dan kamu percaya itu " tanya Reza semakin menaikkan nada suaranya


Ara pun makin menjadi - jadi tangisannya .


" Kamu percaya itu " tanya Reza lagi


" Aku takut kamu kenapa - kenapa dan aku gak mau sampai hal itu terjadi " jawab Ara


" Aku pernah ada diposisi pada saat kamu pernah bohongi aku soal yang kemaren , waktu kamu pura - pura meninggal , aku takut Yang .. aku gak sanggup kehilangan kamu , dan aku takut Dirga akan nyelakain kamu " tambahnya lagi yang sudah tertunduk lagi sambil terisak


Mendengar penjelasan dari Ara membuat Reza merasa bersalah karena sudah membentak Ara , ia tidak tau kalau kejadian yang dulu yang pernah ia buat sebelumnya , pada saat dia membohongi Ara membuat wanita yang dicintainya itu menjadi trauma dan takut akan kehilangan dirinya .


Reza pun menarik tubuh Ara masuk ke dalam pelukannya . Ara yang mendapatkan perlakuan tersebut pun semakin menjadi - jadi tangisannya .


" Aku minta maaf Yang " ucap Ara


" Dari awal aku gak tau , kalau ternyata Dirga yang beberapa hari ini ngirim surat kaleng buat aku " tambah Ara lagi


" Seharusnya kamu cerita Yang , kalau tadi sampai terjadi sesuatu sama kamu gimana , untungnya Jupe langsung cerita ke aku , dan aku bisa datang tepat waktu " ucap Reza


" Aku tau aku salah , aku minta maaf Yang " ucap Ara


" Aku juga minta maaf Yang , karena udah marah dan bentak kamu , aku sayang banget sama kamu , dan aku gak mau kehilangan kamu " ucap Reza sambil mempererat pelukannya


" Aku tau Yang , aku juga sayang dan cinta kamu "


Reza pun melepaskan pelukannya , dan menatap wajah Ara . Reza menghapus sisa air mata yang ada pada wajah wanita yang amat ia cintai itu . Reza pun memegang pipi Ara dengan kedua tangannya . Lalu menariknya dan tiba - tiba Cup ... Reza mencium kening Ara .


Ara spontan terkejut dan menatap Reza . Reza yang mengerti arti dari tatapan Ara pun langsung menjawab " Itu hukuman buat kamu "


" Katanya gak mau cium aku sebelum kita halal " protes Ara


" Kan bentar lagi akan halal he he he , dan jangan banyak protes itu hukuman buat Sayang , atau mau minta lagi .. tinggal bilang aja dimana , dipipi atau disini ha ha bilang aja " ucap Reza menggoda Ara dengan senyum manisnya sambil jarinya menunjuk kearah bibirnya .


" Sayanggg geniitt ahh awas aja ya " ucap Ara sambil mulai mencubiti pinggang Reza


" Ampun Yang .. ampun .. sakit Yang .. Yaaangg " rengek Reza yang mulai kesakitan akibat cubitan dari Ara


Akhirnya masalah selesai juga ..