
Keesokan harinya ..
Pagi - pagi Ara sudah mendapatkan pesan dari Reza .
" Assalamu'alaikum calon istri aku , semangat untuk hari ini , doain calon suami kamu ini ya , agar berhasil meluluh kan hati calon istrinya yang bawel ini , oh iya ada kejutan buat kamu , ntar kamu lihat ya , pasti kamu suka " tulis Reza
Ara pun senyum - senyum sendiri membaca pesan yang di kirim oleh Reza .
" Tadi Reza bilang ada kejutan , kejutan apa yang dia maksud , terus aku lihat di mana , aneh bener ni orang " ucap Ara berbicara sendiri
Ara pun bergegas mandi dan setelah itu langsung pergi ke Rumah Sakit .
Sesampainya di Rumah Sakit , Ara langsung menuju Ruang kerjanya . Disana ia melihat ada Buket bunga Mawar berwarna putih yang sangat cantik dengan kartu di dalamnya . Ara pun membaca tulisan yang ada di kartu tersebut .
" Aku mencintai kamu hari ini esok dan seterusnya "
Pada saat Ara sedang membaca pesan tersebut , tiba - tiba Luthfi datang dan membuat Ara terkejut . Ara pun panik dan menyembunyikan kartu ucapan tersebut ke dalam laci meja kerja nya .
" Bunga untuk siapa Ra " tanya Luthfi
Ara pun gugup , mendengar pertanyaan dari Luthfi .
" Ehh hm ini Pi , hmm bukan untuk siapa - siapa Pi " ucap Ara terbata - bata
" Ohhh aku tau , cieee ada yang kasih bunga ni yee " ledek Luthfi
Tidak berapa lama Mbak Rina pun juga datang .
" Kenapa ni bro " tanya Mbak Rina heran melihat kedua nya
" Ini Mbak , Si Ara dapat kiriman bunga , cie ciee cowok yang mana lagi ni Ra " ledek Luthfi lahi
" Iya dek , bunga dari siapa dek , itu bunga nya ya , cantiknyaaa , swit swit cowok baru dia ah " ucap Mbak Rina
Ara pun semakin kikuk .
" Hmm dari temen Mbak " jawab Ara
" Masa dari temen Ra , temen spesial ya " tanya Luthfi
" Temen pi , beneran " jawab Ara
" Temen apa demen dek he he he " tanya Mbak Rina .
" Dah ah kerja dulu , ntar gak siap - siap kerjaan kita " ucap Ara mengalihkan pembicaraan .
" Ciee Ara malu tu Mbak " ucap Luthfi yang masih terus mengganggu Ara
" Iya kan pi " tambah Mbak Rina lagi
Ara pun hanya bisa tersenyum .
Di lain tempat Reza yang dari tadi menunggu respon Ara tentang kejutan yang ia berikan pun menjadi gelisah , kenapa sampai sekarang Ara belum juga mengirimkan dia pesan apa pun . Dan sekitar pukul dua siang Ara baru mengirimkan pesan untuk Reza .
" Assalamu'alaikum Za , Makasih ya untuk bunga nya , aku suka , tapi aku pikir ini terlalu berlebihan " tulis Ara
Reza yang baru selesai makan siang pun mendengar ada pesan masuk dari Hp nya . Reza lalu segera melihat Hp nya , ternyata Ara mengirimkan pesan untuk nya .
" Wa'alaikum salam Ra , aku seneng kalau kamu suka kejutan yang aku kirim , tapi menurut ku , itu bukan lah hal yang berlebihan untuk seseorang yang lagi aku perjuangkan " balas Reza
" Aku gak mau kasih kamu harapan Za , aku yakin di luar sana banyak cewek yang antri untuk bisa deket sama kamu "
" Aku tau memang banyak cewek di luar sana , tapi sayang nya hati aku udah menemukan pemiliknya "
" Siapa "
" Kamu "
Tidak ada balasan apa pun lagi dari Ara . Ia masih merasa takut untuk memulai suatu hubungan lagi . Ia masih tidak yakin dan percaya kalau Reza benar - benar menyukainya .
Sore hari nya saat Nita dan Angga sudah kembali ke ruangan belakang , mereka melihat buket bunga yang Ara letak kan di atas meja .
" Cantiknyeee tu bungaaa " ucap Nita
" Bunga siapa tu Mbak Rin " tanya Angga kepada Mbak Rina
" Bunganya Ara , di kasih temen nya " jawab Mbak Rina
" Cieee bul - bul " ledek Nita
" Sapose kak , temen apa demen " tanya Angga dengan rasa penasarannya .
" Bunga dari temen kakak lho , udah yuk kita balik " ajak Ara ke yang lainnya agar drama bunga hari ini berakhir .