
Hari berganti hari ...
Ara kembali pulang ke Rumah , karena besok ia harus datang ke acara Lamaran sahabat nya yaitu Deni . Hasil SWAB Mamak dan Uchi juga sudah keluar . Alhamdulillah hasilnya sudah Negatif .
" Assalamu'alaikum " ucap Ara saat memasuki Rumah
" Wa'alaikum salam , Ara pulang nak " ucap Mamak , ada kerinduan dibalik sorot mata Mamak , begitu pun sebaliknya Ara juga sangat merindukan Mamak .
" Iya mak "ucap Ara berjalan mendekati Mamak , mencium tangan Mamak serta memeluk tubuh Mamak yang masih terlihat sangat kurus .
Ara sudah ingin menangis namun ia tahan , karena Ara tidak mau melihat Mamak juga ikut bersedih .
" Udah makan " tanya Mamak
" Belum Mak , Ara mandi dulu ya "
Ara pun berjalan ke arah kamar mandi , melewati dapur , di sana Ara melihat Uchi sedang mengambil makanan , tidak ada tegur sapa dari keduanya .
Setelah selesai mandi , Ara pun menghampiri Mamak . Tidak berapa lama kemudian di saat Ara sedang mengobrol dengan Mamak , Mba Pipit dan Aya masuk kedalam rumah .
" Unda " ucap Aya sambil berlari ke arah Ara dan langsung memeluk Ara
" Saya nak , bunda kangen kali sama adek " ucap Ara memeluk dan mencium Aya
" Adek dah mamam belum , bunda mau mamam " ucap Ara lagi
" bolum " ucap Aya
" Bentar ya bunda ambil mamam dulu , adek duduk dulu di sini ya nak "
Ara pun berjalan ke arah dapur , di sana sudah ada Mbak Pipit dan juga Uchi .
" Kenapa telepon Mbak gak diangkat " tanya Mbak Pipit kepada Ara
" Dokter Ara lagi sibuk , jadi gak sempat angkat telepon " ucap Ara dengan santainya
" Kok gitu jawab mu dek " ucap Mbak Pipit yang mulai marah
" Lah kan emang gitu Mbak , bukan nya itu sekarang panggilan untuk Ara dari Mbak sama Uchi " balas Ara
Uchi pun hanya bisa diam , melihat perdebatan antara Mbak Pipit dan juga Ara .
Ara pun selesai mengambil makanan dan kembali ke ruang tamu , di sana sudah ada Mamak yang sedang bermain dengan Aya .
" Ya , sini sama bunda , kita mamam dulu " ucap Ara
Aya pun menghampiri Ara , bocah kecil itu duduk di depan Ara , dan dengan telaten Ara menyuapi Aya .
" Enak nak " tanya Ara kepada bocah kecil itu
Ara pun melanjutkan menyuapi Aya , setelah mereka selesai Aya kembali bersama Mbak Pipit , sedangkan Ara memilih duduk sendiri di teras rumah .
Ara membaca Novel dari buku yang dulu pernah ia beli , Ara suka mengulang kembali bacaan pada Novel favorit nya . Pada saat Ara sedang asik membaca , tiba - tiba ada bunyi pesan masuk dari Hp nya . Ara pun membuka pesan tersebut , ternyata pesan dari nomor baru .
" Assalamu'alaikum " bunyi isi pesan tersebut
Ara pun bingung , dia tidak tau apakah dia harus membalas pesan tersebut , karena Ara paling tidak suka membalas pesan dari nomor yang tidak ia kenal .
Tidak berapa lama Hp Ara kembali berbunyi , pesan dari nomor yang sama .
" Kalau salam nya gak di balas dosa lho ya "
" Siapa sih ini " bathin Ara
" Wa'alaikum salam , maaf ini siapa ya " balas Ara
" Maaf ya , kemaren aku minta nomor kamu dari Satpam di depan "
" Ha Satpam depan , siapa juga yang berani kasih nomor aku gak ijin dulu " bathin Ara merasa heran dan penasaran siapa yang sudah memberikan nomor Ara .
" Satpam yang mana ya , terus kenapa gak di jawab waktu aku tanya ini siapa " tanya Ara
" Jangan galak - galak dong , Satpam nya jangan dimarahi ya kasihan , awal nya dia juga gak mau kasih nomor kamu , tapi karena aku bilang aku butuh , akhirnya dia kasih juga " jawab seseorang yang Ara sendiri gak tau siapa , yang Ara tau bahwa yang mengirim pesan ini adalah seorang Pria .
" Emank kamu butuh apa , sampai minta nomor aku " tanya Ara
" Aku gak butuh apa - apa , aku cuma pengen kenal lebih dekat sama kamu " jawab Pria itu
" Waduh udah mulai gila ni orang , kenal kagak , udah pengen kenal dekat aja " bathin Ara
" Hmm maaf ya kalau mau bercanda , ini bukan waktu yang tepat " ucap Ara
" Aku juga lagi gak bercanda , aku serius . Sejak aku ketemu kamu , aku merasa punya perasaan lebih ke kamu , aku suka cara kamu bicara , aku juga suka perhatiin kalau kamu lewat di depan orang tua , kamu tu selalu membungkukkan badan , pertanda kamu menghormati mereka , itu makin buat aku kagum sama kamu " ucap Pria itu
" Ketemu aku , dimana ? "
" Di Rumah Sakit "
" Di Rumah Sakit berarti dia pasien sini , atau keluarga pasien , aduh makin pusing aku dibuat ni cowok " bathin Ara makin penasaran soal siapa Pria itu sebenarnya .
" Siapa sih kamu , aku tanya dari tadi tetap gak dijawab " tanya Ara yang semakin kesal
" Aku adalah ..... "
Wahhh sebenarnya siapa ya Pria tersebut , kalian penasaran gak , kalau masih penasaran tunggu kelanjutannya ya manteman 😁😁😉 .
Jangan lupa tetap dukung aku , like dan vote ya 😊😊😊 kritik dan saran masih aku tunggu . Terimakasihhh 🙏 🙏 🙏