ISEKAI WORLD IS HARD LIFE

ISEKAI WORLD IS HARD LIFE
KEWAJIBAN 2



(Pusat Kota Van)


“Tuan Loid, apakah anda baik-baik saja?”


“Ya, aku baik-baik saja”


“Ini, sebenarnya apa yang terjadi? Apakah kejadian seperti tahun lalu akan terjadi kembali?”


Aku mulai melihat Celine,


“Kita tanyakan saja pada mereka”


Celine kembali membuka mulut dan menjelaskan,


“Se…sebenarnya pasukan Raja Iblis Satan sudah mulai bergerak kembali, hal ini karena Tuan sudah kembali dari pelatihan dan menjadi lebih kuat. Kami para jenderal Raja Iblis diperintahkan untuk berkumpul dan membuat keputusan untuk menyerang manusia”


“Apa? Bukankah kalian memiliki perjanjian dengan kerajaan Bone?”


“Tidak, sejak awal perjanjian itu hanyalah alasan waktu untuk Tuan Satan agar bisa menyelesaikan evolusinya. Kini ia telah bangkit kembali dengan kekuatan maha dashyat yang bahkan mendapat sebuah keabadian”


“G..gawat kalau begitu Tuan Loid”


“Keabadian kah? Lalu bagaimana keputusan mu, apa kau akan ikut dengan kami atau dengan Raja Iblis?”


“Saat ini kekuatan Tuan Satan sudah melebihi kekuatan Master sekarang, jadi saya berpikir untuk berpindah kembali ke posisi Jenderal Raja Iblis. Memang benar kekuatan Master Loid sangat luar biasa, tapi itu hanya sebuah trik, berbeda dengan Raja Iblis Satan”


Memang itu masuk akal, tapi menganggap teknik kutukan ku sebagai trik.


“Kalau begitu baiklah, aku akan membiarkan mu pergi, tapi kau jangan sampai menyesali keputusan mu. Dan juga sebelum kau pergi, katakan apakah kau memberitahu semua informasi kami pada Raja Iblis? Lalu berapa banyak yang menyerang ke kota ini, apa rencana kalian?”


“Ya, Master. Ini adalah terakhir kalinya, saya memberitahu pada semua Jendral Raja Iblis selama satu tahun saya hidup dengan manusia. Kelebihan dan kekurangan kalian, lalu kekuatan kalian”


“Celine, aku tidak menyangka kau akan berkhianat”


“Maaf Rosa, aku sudah memutuskannya. Satu tahun yang kita lalui sangat menyenangkan”


Celine membalas Rosa dengan senyuman,


Apa? Menyerang ibukota? Mereka sudah menyiapkan semua ini dengan matang. Celine juga berhasil menyembunyikan semua bau dan bukti dari pergerakan para iblis.


“Rosa, Rose, kalian lindungi warga sekitar. Aku akan mengurus sisanya, jika kalian bertemu dengan iblis usahakan menjauh dari warga kota”


“Baik Tuan!”


Rosa dan Rose menatap Celine yang menunduk, itulah perpisahan terakhir mereka sebagai seorang keluarga. Aku juga berharap tidak akan seperti ini, tapi ia sudah membuat kesalahan.


“Kau juga pergilah, dan ingatlah ini. Ketika kita bertemu kembali, saat itu kau adalah musuhku. Aku tidak akan segan-segan membunuhmu”


Ancaman yang aku lontarkan terasa di dalam hati Celine, ia pergi terbang dengan sayap di punggungnya. Entah apakah keputusan ku ini benar atau salah, seharusnya aku langsung membunuh Celine saja agar tidak terjadi masalah lagi di masa depan olehnya.


Hati ku menolak untuk melakukan itu, sampai sekarang ia sudah aku anggap sebagai keluarga dan itulah alasan aku membiarkan pergi. Sekarang bisakah aku membunuhnya jika kita bertemu lagi?


...***...


(Pusat Kota Van)


Rosa dan Rose berlari menuju pusat kekacauan, iblis-iblis tingkat menengah dengan tubuh raksasa menghancurkan semua bangunan dan menyerang warga kota.


Puluhan orang telah mati karena serangan mematikan para iblis, sementara yang lain lari menyelamatkan diri.


“Hahaha, jangan pikir kalian bisa lari!”


Teriakan iblis seperti menikmati kehancuran yang ia lakukan di atas penderitaan, para petualang yang menghentikan mereka juga tidak berguna.


“Wahai Angin hempaskan musuhku! Wind Cutter!”


Iblis yang melihat sumber rapalan itu terkejut dengan serangan mengarah padanya, sihir menengah dari elf Rose. Beberapa iblis terpental jauh, Rose kembali merapal sihir.


“Kalian semua cepat pergi dari sini, biar kami yang mengurusnya” Rosa mengambil alih


BERSAMBUNG....