ISEKAI WORLD IS HARD LIFE

ISEKAI WORLD IS HARD LIFE
KEBANGKITAN 3



(Sekolah Tokyo 1, Halaman Belakang)


"Saat Azazel kehilangan wadah, kekuatan yang ia miliki akan melemah dan mempengaruhi tatanan penyihir roh di Jepang"


Taro berdiri dihadapan kakek tua dengan ujung pedang siap memotong kepalanya. Angelica berusaha berdiri dan memukul Taro, namun tidak sempat, seketika Taro membunuh kakek tua.


Darah menyembur dari kepala kakek tua seperti keran, kepalanya terlepas dari tubuh, Angelica tidak bisa menahan diri lagi.


"Akhhhh!!! Kakek!"


"Sekarang giliran mu Nona muda"


Taro mengangkat pedangnya,


"Yaaa!" Angelica kembali berusaha memukul Taro


"Klik!"


Dari kejadian yang tidak dapat dihindarkan, seharusnya kematian Angelica terjadi. Namun yang berada di depan Taro sekarang adalah Loid, yang memegang ujung pedang Taro.


Loid menggunakan teknik berpindahnya untuk berganti tempat dengan Angelica. Meski terlambat saat kakek tua meregang nyawa, namun begitulah hidup.


Kakek tua mati terlalu cepat ketika Loid bersiap untuk mengendalikan kekuatan nya. Ketika tubuhnya dihadapkan dengan kematian, Loid menemukan jati dirinya.


"Begitu rupanya..."


Pedang yang di pegang oleh Taro menghilang perlahan, dengan cepat ia mengambil jarak.


"Ternyata kau masih hidup bocah?, Tidak aku sangka kau akan kembali dengan tubuh babak belur seperti itu"


"Kkk, hahahaha, benar. Kupikir aku akan mati tadi, kau benar-benar sialan"


Taro tahu bahwa ada sesuatu yang berubah dari lawannya, seakan tubuhnya berteriak untuk lari. Namun dia tidak bisa, karena seperti menyuruh dirinya lari, ada juga perasaan terkekang.


"Kau tidak memiliki energi kutukan, tapi sebagai gantinya kau memiliki kekuatan fisik dan kecepatan yang berbeda dari manusia biasa"


"Hoo, ternyata kau menyadarinya"


"Dan kau tahu yang paling ironis, aku kalah dari orang yang tidak memiliki energi kutukan. Padahal banyak yang bilang aku memiliki energi kutuka yang melimpah. Jadi! Aku memutuskan untuk merubah semuanya, sama sepertimu yang telah menemukan jati diri dan tujuan, aku pun sudah memutuskannya!"


Taro langsung menyerang Loid dengan Nanchaku,


"Drakk!"


"Syussh!"


Salah satu gagang Nanchaku yang mengenai Loid menghilang, seperti menjadi debu.


"Apa?!"


Taro kembali mengambil jarak, kini ia sadar bahwa lawan di depannya tidak bisa ia kalahkan.


"Kau tahu, berkatmu aku mengerti apa itu kekuatan! Jadi, aku memutuskan untuk membebaskan diriku dengan energi kutukan yang melimpah milikku. Dengan kata lain, aku akan terus menjadi kuat dan kuat hanya dengan lawanku. Lalu, pertama adalah kau!"


Loid telah kehilangan akal sehat, seperti kerasukan setan ia mengeluarkan semua teknik miliknya.


"Shinigami!"


Tora, Garuda dan Centipede kembali dipanggil, namun kali ini ukuran mereka lebih besar. Bukan hanya itu, setelah kebangkitan kekuatan milik nya, Loid yang awalnya hanya bisa menggunakan dua teknik kutukan yang ia copy dari lawan, kini bertambah dan meningkat.


Teknik Shinigami dan Boogie Woggie adalah dua teknik yang ia gunakan untuk Copy. Sekarang berbeda, teknik yang ia copy dalam keadaan sekarang adalah tidak terbatas. Selama dia mengetahui dan meng-copy terlebih dahulu teknik lawan dan kawannya.


"Kau pikir bisa mengalahkan aku dengan trik yang sama!"


"Dia mungkin memiliki teknik baru karena sesuatu, namun energi kutukan manusia selalu terbatas, bahkan Six Eyes sekalipun. Aku akan jika mengulur waktu sampai kekuatannya habis" pikir Taro


Rencana Taro terlalu naif, Loid yang sekarang bahkan tidak peduli jika harus membunuh orang. Sama seperti mata yang dipancarkan oleh Taro, ia menirunya bahkan lebih buruk lagi.


Meski Taro tidak memiliki teknik kutukan yang bisa dicuri, tapi keberanian dan kekuatannya berhasil dicuri oleh Loid. Ia yang sekarang menjadi individu baru, seorang penyihir roh tingkat Spesial.


BERSAMBUNG....