ISEKAI WORLD IS HARD LIFE

ISEKAI WORLD IS HARD LIFE
KEDAMAIAN SEMENTARA 2



(Kota Van, Benua Bone)


Aku dan Celine berbelanja di pusat Kota Van untuk membeli persediaan dan perlengkapan rumah. Bersama Rosa dan Rose, kami sekarang tinggal bersama, dimana Celine salah satu Jenderal Raja Iblis sudah menjadi sekutu. Beruntung karena sihir yang ia gunakan penyamaran nya sebagai iblis tidak terbongkar.


Tatapan mata dari semua orang mengarah kepada kami berdua, lebih tepat nya menatap Celine yang berjalan menggunakan kostum Maid nya. Aku yang berjalan disamping nya menjadi canggung dan malu, melihat wajah Celine yang biasa saja membuat keadaan menjadi aneh.


“Kenapa kau memakai itu di luar, Celine?”


“Oh, maksud anda pakaian ini, Master?”


Tentu saja bodoh, kenapa kau bertanya tanpa rasa malu. Jika dikehidupan ku sebelumnya aku pasti akan memukul rekan yang cosplay pakaian aneh begitu di depan umum. Yah, aku jadi teringat beberapa orang bodoh yang melakukan itu tanpa malu, termasuk salah satu rekan ku dulu.


“Ya, kenapa kau memakai itu di luar rumah? Apa kau tidak merasa malu?”


Celine sedikit bingung dengan pertanyaan ku,


“Memang nya ada yang aneh Master? Bukankah pakaian ini sangat cocok untukku, kau pernah mengatakannya bukan. Selain itu pakaian ini adalah bukti bahwa saya milik anda!”


Ia mempertegas sesuatu yang seharusnya tidak dikatakan, itu membuat semua orang yang mendengar salah paham dan kembali melihat ke arah kami. Aku langsung berpikir tentang apakah semua bangsa iblis memiliki cara berpakaian yang tidak biasa.


“Baiklah, karena semua sudah kita beli. Aku ingin membeli sesuatu…”


“T..tolong! Ada iblis, ada iblis di kota!”


Aku dan Celine langsung menatap satu sama lain,


“Master”


Aku sedikit memikirkan kembali tentang tujuan hidup, dimana aku harus menghidari masalah mulai sekarang. Namun aku tidak menyangka iblis akan menyerang di dalam kota dengan gegabah, apa mungkin mereka sudah siap untuk berperang.


“Jangan ikut campur, kita pergi saja”


“Tapi”


“Aku disini melarang mu, dan juga kau tidak ingin penyamaranmu terbongkar bukan?”


Aku tahu jika Celine kini telah berubah, karena satu tahun yang ia jalani bersama kami menjadikan dirinya seperti manusia. Kini ia bukan lah iblis haus darah seperti dulu, namun ia sekarang adalah iblis berhati manusia.


“Selain itu, aku merasa kekuatan dari iblis yang datang cukup kuat. Hampir sama seperti mu, entah jenderal Raja Iblis lain yang datang”


Celine langsung membuang wajah kearah lain, saat itu aku sadar bahwa mungkin dia ada kaitan dengan peristiwa ini.


“Kau, jangan-jangan?” aku mencoba membuat Celine jujur


“B..begitulah Master, seperti yang master bilang dulu. Tergantung pada pilihan ku, master tidak akan menghentikan aku untuk kembali menemui Raja Iblis dan pasukannya”


“Maka, kau menyuruh iblis itu kesini?”


Tidak, kurasa Celine juga telah bekerja sama dengan para iblis dan mendapatkan informasi selama satu tahun ini. Kurasa terlalu cepat menganggap iblis sebagai sekutu, dan lebih baik aku menghentikan ini karena sebagian adalah salahku.


“Haa, terserah saja. Tapi aku yakin kau pasti tahu kan hukuman untuk mu nanti”


“Ya, master. Saya akan membersihkan semua isi rumah dan memasak selama sebulan penuh”


“Kh..hahahaha. Hei, Celine, kenapa kau menganggap hal itu akan terjadi?”


Saat aku mulai naik pitam, wajah Celine menjadi pucat dan menunduk ketakutan,


“Setelah ini selesai kau akan mati”


Celine terkejut, ia menjadi patung di sebelah ku. Mendengar jawaban yang sangat mengerikan dari tuannya, kini aku mengerti bahwa dia bukan sekutu melainkan musuh.


Musuh dalam selimut, beruntung aku tidak mempercayainya 100% karena aku hanya mengincar teknik membaca pikiran miliknya. Sekarang aku sudah bisa meng-copy sihir miliknya, dengan kata lain dia sudah tidak aku butuhkan.


“Beruntung sekali kau membuat sesuatu yang menarik seperti ini. Aku jadi tidak sabar menantikannya”


Aku meninggalkan Celine dengan tawa mengerikan yang membuat hatinya berdegub kencang karena ketakutan. Aku tahu yang ada dipikiran Celine sekarang, apakah ia ingin kembali ke pasukan Raja Iblis atau tetap disini dan meminta maaf padaku. Namun aku yakin dia akan kembali ke pasukan raja iblis, itulah firasat ku.


“Tapi kenapa mereka mulai berani menyerang? Apa mungkin Raja Iblis Satan sudah kembali, atau mungkin para Jenderal nya merencanakan sesuatu?”


Yah, terserah saja. Kekuatan ku sudah kembali dan aku menjadi lebih kuat dari sebelumnya, jadi tidak ada yang perlu aku khawatirkan. Hanya satu yang membuat aku jengkel adalah kedamaian kuinginkan pasti selalu cepat berlalu.


BERSAMBUNG....