
(Pagi Hari, Penginapan Guild)
Pertempuran melawan dua iblis tujuh dosa besar Snakers dan Celine telah berlalu, kini aku memiliki waktu untuk beristirahat. Menikmati hari dengan berjalan sebentar di pagi hari, di lanjut kan dengan mengambil misi di guild, dan pergi ke bar setelah menyelesaikan misi.
"Seharusnya begitu, tapi...."
Helena dan Vina datang ke penginapan untuk menemui ku, sekarang mereka menatap seseorang dengan tajam. Ya, itu adalah Celine, iblis tujuh dosa besar yang berada di penginapan.
"Kenapa bisa jadi begini, Tuan Loid anda harus bisa menjelaskan semuanya" desak Vina
Rosa dan Rose seperti nya tidak ingin membantu ku dengan masalah ini. Mereka sibuk di dapur untuk menyiapkan sarapan, dan aku bisa merasakan tatapan dari mereka 'itu ulah Anda sendiri' di pikiran ku.
"Itu...banyak hal yang terjadi, jadi aku memutuskan untuk menjadikan nya sekutu"
"Sekutu?!"
"Brak!" Helena memukul lantai
"Tuan Loid, apakah anda tahu siapa iblis itu? Dia adalah musuh kita, dan kenapa kita malah bekerja sama dengan nya?"
"Kau benar, tapi ini adalah keputusan ku sendiri. Aku sedikit tertarik dengan sihir miliknya, lalu dengan beberapa informasi darinya kita akan mengalahkan Raja Iblis dengan hati-hati"
"Tapi aku tidak Sudi untuk bekerja sama dengan iblis"
"Seperti nya anda salah paham nona pahlawan, aku hanya bekerja untuk master, aku tidak bekerja untuk yang lain"
Celine datang sambil membawa teh yang ia buat, lalu dilanjutkan dengan Rosa dan Rose yang kembali dari dapur penginapan membawa sarapan.
"Silakan Tuan Loid" Rosa memberikan aku sarapan
Sup dan roti kering menjadi sarapan utama kami setiap pagi, meski begitu aku ingin sekali merasakan sarapan yang berbeda.
"Nona Helena, Nona Vina, saya tahu bagaimana perasaan kalian. Tapi ini adalah salah satu keputusan Tuan Loid, saya sendiri tahu jika Tuan Loid memikirkan rencana selanjutnya"
"Apa kau tidak keberatan dengan ini, Rose?"
"Tidak, awalnya kami juga keberatan. Tapi melihat dia bekerja dengan tulus dan serius kami akhirnya menyetujui"
Vina seperti sudah menyerah dengan keadaan dan menerima Celine, tapi tidak dengan Helena.
"Ya, lain kali aku akan memberitahu kalian tentang sesuatu yang penting. Namun kalian sedang tidak sadar kan diri kemarin dan aku lupa memberitahu. Jadi Helena, bisa kau rahasiakan ini?"
Helena tetap tidak bisa terima, namun ia tahu bahwa Loid bisa mengawasi iblis itu.
"Aku tidak akan menerima nya, tapi aku akan merahasiakan ini"
Aku cukup lega mendengar itu, sekarang bidak ku bertambah satu lagi. Dengan dukungan para pahlawan kurasa Celine bisa aman.
"Syukurlah, terima kasih"
"Kalau begitu ayo kita makan" ajak Rosa
"Baiklah"
Semua langsung menyantap sarapan dengan lahap,
"Tapi Tuan Loid benar-benar sangat kuat, apakah tuan Loid ini tidak bisa di kalahkan?" Vina bertanya dengan tatapan penasaran
"Itu juga sangat membuat saya penasaran, padahal master tidak memiliki energi sihir namun bisa menggunakan kekuatan aneh dari tempat nya berasal" Celine menimpali
"Apa tuan Loid adalah yang terkuat di tempat halamannya?" Rosa bertanya
Aku bingung ingin menjawabnya, namun aku bukan lah orang terkuat di dunia sebelum nya. Masih banyak orang dengan tingkat kekuatan yang melebihi ku, aku hanya beruntung bisa hidup sampai saat ini.
"Tidak, aku bukan yang terkuat lho. Masih ada banyak orang yang kuat di kampung halaman ku"
"Benarkah? Padahal tuan Loid sudah sekuat ini tanpa energi sihir"
"Itu benar, padahal sihir adalah hal utama di dunia ini, namun ada beberapa orang dengan kutukan tanpa sihir sejak lahir dan tidak bisa menggunakan sihir. Tapi Tuan Loid anda sangat luar biasa, bahkan tidak terkalahkan sekali pun"
BERSAMBUNG....