ISEKAI WORLD IS HARD LIFE

ISEKAI WORLD IS HARD LIFE
PENYELAMATAN DAN ORANG ASING



Panas dan hampa, itulah perasaan tubuhku saat berjalan di tanah kering ini. Iblis itu benar-benar melenyapkan ratusan ribu nyawa dalam sekejap.


Hanya ada puluhan orang yang selamat, tapi mereka juga terluka parah. Kemungkinan mereka selamat sangat kecil, tapi aku tidak bisa menyelamatkan mereka semua.


"Yah kenapa juga aku harus melakukannya" bisikku


Aku hanya menyembuhkan Rosa dan Helena, sedangkan yang lainnya kubiarkan. Tentu aku bukan lah orang baik, sejak awal aku tidak berniat menolong siapapun di dunia ini.


Tujuan ku hanyalah membunuh semua Raja Iblis, selain itu dengan banyak nya nyawa yang hilang itu juga semakin baik untukku.


"Maaf dan terima kasih" ujar ku


Aku mengeluarkan Pedang Gram, memerintahkan agar ia menyerap semua roh kutukan yang melekat dari korban iblis Janembi.


Dengan semua emosi dari kemarahan dan penderitaan orang yang sudah mati, itu bisa di konversi menjadi energi kutukan.


Puluhan hingga ratusan ribu nyawa orang yang menangis dan marah, serap semua menjadi kekuatan.


"Hihihi" aku tertawa dengan mengeluarkan air mata


...***...


Butuh waktu hingga satu jam sampai Gram menyerap semua roh di ibukota. Bantuan dari istana kerajaan pun masih belum tampak datang.


"Emm, Tuan Loid?" Rosa kembali sadar


Aku hanya menatapnya sebentar dan mengalihkan pandangan.


"Haa, aaaaa!" Rosa mulai sadar dan mengingat semua


"Keh" Helena juga mulai sadar dari tidurnya


Luka Helena cukup parah, tubuhnya pun hampir terbakar habis oleh api. Namun yang aku tahu bahwa kekuatan Helena meningkat drastis.


"Kalian tidak apa-apa?" tanyaku


"Ap...apa yang terjadi? Dimana iblis itu?" tanya Helena setelah sadar


"Iblis itu sudah mati, dia tidak akan pernah hidup di dunia ini lagi"


Helena dan Rosa melihat semua pemandangan mengerikan. Tak bersisa hanya ada puluhan orang yang tidur di tanah bersama mereka.


"Aku...aku gagal. Aku gagal lagi, aku tidak bisa menyelamatkan orang-orang" Helena menangis


Rosa pun sudah tidak tahan dan mengalami mual karena kejadian ini.


"Ueekk, ehhh. Hiks..hiks, Tuan Loid bagaimana ini, apakah Rose baik-baik saja?"


"Kalian berdua tenang lah. Aku juga tidak tahu siapa dan berapa yang selamat, selain itu ini masih belum selesai"


Seseorang datang dari tengah ibukota, menggunakan jubah hitam ia mendekati kami.


Aku tahu jika dia adalah musuh, kemungkinan orang yang menjadi dalang dari semua ini.


"Sing!" masuk ke dalam lubang hitam


Dalam sekejap orang misterius itu menghilang, aku pun mencari keberadaan nya.


"Dimana dia?" aku mencarinya


"S...siapa itu Tuan Loid?"


"Aku tidak tahu, tapi yang jelas dia bukan lah teman. Tidak mungkin ada orang yang selamat dari serangan ini lalu memakai pakaian misterius" jelas ku


Aku mengambil Pedang Gram kembali, walau sedikit lagi selesai tapi untuk berjaga aku mengacungkan pedang.


"Jangan terlalu serius manusia!" suara entah dari mana


Saat ini aku tidak menggunakan teknik kutukan apa pun, hanya mengandalkan pedang Gram.


"Sing!" sebuah portal hitam muncul di bawahku


"Gawat!" aku tidak bisa menghindar dan masuk ke dalamnya


"Tuan Loid!"


"Loid!"


Teriak Helena dan Rosa yang mengkhawatirkan aku.


"Tidak apa, aku akan kembali. Kalian kembali lah lebih dulu!" kataku sebelum jatuh lebih jauh dalam kegelapan


...***...


"Ting!"


"Hah?!"


Aku yang langsung membuka mata sudah berada di tempat lain. Seperti dimensi yang berbeda, semua hitam dan gelap tapi anehnya aku masih bisa melihat.


"Halo manusia tanpa sihir"


Seseorang yang menyebabkan semua ini, dengan jubah hitam di pakainya ia membuka tudung kepala.


"Siapa kau?" tanyaku


BERSAMBUNG....