ISEKAI WORLD IS HARD LIFE

ISEKAI WORLD IS HARD LIFE
BENUA BONE



"Yahooo!!!"


Teriakan keras dari Rose dan Vina, menggema hingga menuju kota.


Kami sekarang menuju ke benua Bone, dengan misi baru yaitu mengalahkan Raja Iblis Satan.


Sebelum itu kami harus menemukan pahlawan lain di benua Bone.


"Tuan Loid, kota terdekat sudah terlihat" kata Rosa


"Ya, akhirnya kita sampai"


Petualangan baru ku bersama para pahlawan dari Kerajaan Victim, ditambah dengan dua saudara elf.


"Haa, benar-benar merepotkan" pikirku


Perjalanan yang seharusnya tenang dan damai di kesendirian kini berubah total. 2 Pahlawan dan 2 Elf menemani ku sekarang.


...***...


(SEBELUMNYA, KERAJAAN VICTIM)


Awalnya aku ingin pergi diam-diam dari istana kerajaan. Namun itu agak sulit bagiku untuk mengelabuhi para pahlawan.


Aku tertangkap basah oleh Vina yang memiliki sihir pendeteksi angin.


"Tuan Loid anda mau kemana?" tanya Vina


"Ahh, aku hanya ingin jalan-jalan sebentar"


"Dengan tas di punggung? Apa kau berencana untuk pergi sendiri?"


"T.. tentu saja tidak,..."


"Kalo begitu ayo kita berpamitan dulu dengan yang lainnya" ajak Vina bergabung dengan yang lain


Aku tidak dapat menolak, karena ketahuan apa boleh buat. Tapi di sisi lain aku merasa kalau Vina sudah berbeda.


"Vina kau sudah menjadi lebih kuat ya" ujar ku


"Iya, itu karena aku harus melindungi semua orang dari Raja Iblis"


Kurasa kekuatan nya meningkat saat serangan pasukan Raja Iblis Victor ke ibukota. Vina pergi ke sisi Selatan membantu Panglima Jenderal Ksatria.


"Kekuatan nya hampir sama dengan Helena"


Aku juga ingat ketika Helena mengeluarkan kekuatan barunya saat menghadapi Janembi. Api yang membara dari dirinya melawan api neraka dari Spirit Fire, Ifrit.


Tapi semua itu sudah berakhir, meski ibukota Victim hancur, sedikit demi sedikit sudah berangsur pulih.


"Haa, baiklah-baiklah"


"Tuan Loid! Anda ingin meninggalkan kami?" tanya Rose yang langsung mendekati ku


"T..tidak kok, aku hanya menghirup udara pagi saja tadi"


"Anda tidak berbohong kan?"


Tanya Rosa dengan wajah imutnya memelas, aku merasakan detakan jantung semakin cepat.


"Yaa, tapi sebelum itu apa semuanya sudah siap?" kataku mengalihkan topik


"Tentu saja tuan Loid, kami sudah siap sejak awal" Helena maju ke depan


"Apa kalian yakin ingin ikut, mulai dari sekarang perjalanan ini akan semakin sulit. Aku pun merasa musuh kita lebih kuat dari sebelumnya"


Ke empat saling bertatapan, berdebat di hadapan Raja yang duduk di singgasana nya.


"Tentu saja kami siap" tegas Rose


"Kami akan selalu menemani Tuan Loid, bahkan sampai mati" ujar Rosa


"Ini sudah menjadi tanggung jawab ku, mohon bantuannya Tuan Loid" kata Helena


Sementara Vina hanya tersenyum lebar saja, menandakan bahwa tidak perlu alasan lagi untuk dikatakan.


"Baiklah-baiklah, aku setuju, tapi aku akan mengatakan nya di awal, aku tidak akan melindungi kalian, kalian harus melindungi diri kalian sendiri" jelasku


"Baik!"


Dengan begitu kami meminta izin dan memulai perjalanan panjang menuju Benua Bone.


Dari gerbang kerajaan itu jalan berduri mulai berubah menjadi neraka, meski dari awal neraka itu sudah muncul dan terjadi.


Bagi Vina, pemandangan saat melewati ibukota, hatinya juga tergerak agar neraka itu tidak terulang lagi.


(FLASH BACK END)


...***...


"Selamat datang semuanya"


Sebuah suara terdengar dari atas langit, membuat kami bingung, mencari asal suara.


"Siapa itu?!"


Sebuah tekanan datang dari belakang kami, di atas bukit terlihat seseorang misterius.


"Perkenalkan, aku adalah salah satu 7 Iblis Dosa Besar, Belzebub"


BERSAMBUNG....