ISEKAI WORLD IS HARD LIFE

ISEKAI WORLD IS HARD LIFE
SERANGAN KEJUTAN



(Penginapan Ibukota)


“Ngrokk…ngrook”


“Sepertinya tuan Loid kelelahan karena kita, Rose”


“Em, kurasa kita terlalu berlebihan kemarin” Rose mengaggukan kepala


Setelah menikmati waktu bersama, Loid dan kedua elf kembar menginap di sebuah penginapan ibukota karena kelelahan.


“Entah kenapa udaranya panas ya”


“Iya padahal masih pagi begini”


Ketika Rose membuka jendela, terlihat di udara seorang iblis siap melepaskan bola sihir api raksasa ke kota.


“Apa…itu?”


“Hah?! Rose!”


Kedua nya saling memandang dan mengembalikan kesadaran,


“Itu iblis! Kita harus segera keluar. Cepat bangunkan Tuan Loid, aku akan menahan iblis itu”


Rosa mengangguk, tanpa persiapan Rose melompat dari jendela dan menuju medan pertempuran.


“Matilah kalian semua serangga!” serangan sihir api yang besar di lepaskan


“Super Fire Ball!”


“Singgg”


“Sihir Tanah, Giant Hand!”


“Baarrr!”


Sebuah sihir tanah yang membentuk tangan raksasa menahan bola api raksasa di udara,


“Aku berhasil menahan nya”


Para penyihir kerajaan dan sekolah penyihir bersama menahan serangan Iblis,


“Pengguna sihir api! Serang bersama-sama”


“Baik!”


Kepala Penyihir Kerajaan meminpin serangan para penyihir melawan Jenderal Raja Iblis,


“Fire Ball!” serangan bersama dari semua penyihir


“Duarrr!”


Kedua sihir saling berbenturan, sihir milik Janembi mulai mundur, semua semangat penyihir kerajaan mulai naik.


“Bodoh! Fire Spirit”


Bola api milik Janembi mulai membesar kembali dan mendorong sihir milik penyihir kerajaan,


“Apa? Itu…Spirit”


“Gawat pak, jika begini kita tidak akan bisa menang. Itu Fire Spirit yang melegenda”


“Tidak kusangka kita akan melawan spirit”


“Wahai angin yang marah, mengamuk lah, Rising Tornado!”


“Shhh, duarr!” sihir angin dari sisi lain yang mengangkat kedua bola api


Hancur di udara bersama putaran tornado angin, sihir tingkat tinggi teman party Pahlawan.


“Kau…Rose?”


...***...


“Tuan Loid, tuan Loid” Rosa berusaha membangunkan Loid dari tidurnya


“Emm, sebentar lagi Rosa. Aku lelah sekali”


Loid menutup wajahnya dengan bantal, tidak ingin di ganggu tidur dan istirahatnya.


“Gawat, kalau begini…”


Mana dan sihir mulai terasa meningkat, pertarungan pasti sudah terjadi dan ia tidak tahu situasi di luar.


“Tuan Loid, di luar sana iblis sedang menyerang kota. Saya mohon untuk bangun”


Loid tidak mendengar jelas perkataan Rosa kerena masih mengantuk, ia pun membalas Rosa tanpa pikir panjang.


“Baiklah, baiklah kau pergi duluan saja”


“Baik tuan Loid”


Rosa yang mengira Loid sudah bangun dan akan menyusul ke medan tempur pergi lebih dulu, tanpa mengetahui Loid kembali tidur dengan nyenyak.


“Ngrok..hemm” racau Loid kembali tidur


Rosa pun keluar penginapan dan membantu di medan pertempuran, di saat menuju kesana ia melihat Pahlawan Vina yang menunggangi kuda.


“Nona Pahlawan!”


“Rosa?! Kau disini? Kalau begitu Rose dan Tuan Loid ada bersamamu?”


“Iya, Rose sudah lebih dulu kesana. Dan Tuan Loid akan menyusul sebentar lagi”


“Benarkah? Kalau begitu kita pasti menang. Ayo naik Rosa”


“Baik”


Keduanya pergi bersama menuju ke tengah ibukota, tempat ledakan sebelumnya terjadi. Menuju ke medan pertempuran berbahaya untuk melindungi negeri.


...***...


(Benteng Utara)


Jenderal Raja Iblis Kanema adalah salah satu dari tangan kanan Raja Iblis Iblis, Gara yang selamat, kemampuan sihir nya memang lemah tapi ia sangat kuat dan kemampuan berpedangnya berada di tingkat dewa.


Bagi ras iblis, setelah kehilangan seorang pemimpin mereka akan menunggu pemimpin selanjutnya tiba, entah harus menunggu ratusan atau ribuan tahun.


Kebangkitan Raja Iblis adalah yang sangat di tunggu dan ditakuti oleh ras iblis.


Tapi saat ini jika ras iblis hanya berdiam diri sudah pasti mereka akan musnah terlebih dahulu, karena kemunculan seseorang yang tidak terduga, berhasil mengalahkan dua Raja Iblis dalam tenggang waktu satu tahun.


“Karena itu ayo kita buat aliansi untuk menghancurkan benua ini” ujar Kanema


“Kenapa aku harus bekerja sama dengan iblis lemah seperti kalian?” tanya Janembi


“Kau adalah satu-satunya yang tersisa dari pasukan Raja Iblis Victor, sudah pasti kau akan yang akan memimpin ras iblis disini. Namun, kekuatan mu yang sekarang tidak akan bisa mengalahkan para pahlawan sendirian”


“Ucapan dari seorang pecundang seperti kalian kenapa harus aku dengarkan, bahkan pasukan kalian hampir di musnahkan oleh pasukan kerajaan Re-El dan Gereja”


“Dan hal itu akan terjadi padamu juga, kerajaan ini akan memburu iblis yang masih hidup, sama seperti kami”


“Kau pikir kami sama seperti kalian, kekuatan kita berbeda, kalian hanya bisa mengandalkan pedang kuno tapi kami…”


“Orang ini semakin membuat ku kesal” datang Manu


“Bersabarlah Manu, kita kesini untuk membalas dendam”


“Kalau begitu pergilah kalian!” usir Janembi


“Kau mungkin tidak tahu, tapi orang yang mengalahkan kedua Raja Iblis itu sama, informasi yang aku terima orang itu membutuhkan waktu untuk memulihkan kekuatannya. Jika kau mengerti itu, kesempatan untuk menyerang sangatlah besar” jelas Kanema


Pikiran Janembi menjadi kacau, sejujurnya ia sangat ingin membalas dendam atas perbuatan manusia dan matinya Raja Iblis Victor.


“Apa rencanamu?” tanya Janembi


Setelah penolakan kini berubah pikiran, untuk membalas dendam dengan tingkat keberhasilan tinggi, Janembi harus setuju untuk bekerja sama dengan pasukan Raja Iblis, Gara.


...***...


“Majulah pasukan ku!”


Kanema dengan 5000 pasukan iblis bersamanya sudah berada di depan benteng kerajaan Victim di sebelah utara. Kekuatan dari sisa pasukan Raja Iblis Gara mulai bergerak menuju balas dendam.


“Siinggg” sebuah sihir teleportasi terlihat di dalam benteng


“Akhirnya datang…pahlawan!” tegas Kanema


BERSAMBUNG....