ISEKAI WORLD IS HARD LIFE

ISEKAI WORLD IS HARD LIFE
TITIK BALIK 2



Pertarungan berakhir, kejahatan berhasil dikalahkan. Raja Iblis dengan sihir terkuat akhirnya tiada.


"Tuan Loid!"


Sebuah gate terbuka, Helena dan beberapa orang keluar dari sana. Terlihat raut wajah khawatir pada mereka,


"Kalian semua kenapa kesini?"


"Kami hanya ingin melihat keadaan Tuan Loid. Anda, kumohon anda jangan berbuat hal seperti itu lagi" ujar Rose dengan keluar air mata


"Maaf, aku hanya ingin memastikan jika Raja Iblis itu tidak hidup lagi"


"Tapi apa ini benar-benar sudah berakhir?"


"Tentu, teknik ku sudah tidak aktif lagi. Artinya dia sudah mati tidak bersisa"


Semua bernafas lega, namun Helena dan Vina masih curiga. Seseorang yang berhasil mengalahkan dua Raja Iblis,


"Tuan Loid, sebagai ucapan terima kasih kami akan senang jika anda tinggal di istana terlebih dahulu"


Aku sebenarnya tidak ingin terlibat dengan kerajaan atau politik di istana. Namun aku butuh tempat tinggal sementara untuk memulihkan kondisi.


"Baiklah, aku juga tidak memiliki uang banyak saat ini"


"Terima kasih Tuan Loid" ujar Vina senang


"Tapi mereka boleh ikut bukan" aku mengarahkan pandangan ke Rose dan lainnya


"Tentu, teman-teman anda juga boleh ikut"


Aku berdiri dan berjalan menjauh,


"Mereka bukan teman-temanku"


...***...


(Istana Kerajaan)


Pertempuran besar telah berakhir dengan kemenangan, namun di balik itu ternyata kerugian masih terjadi.


Banyak rumah-rumah di desa terdekat dengan benteng Raja Iblis hancur dan berantakan.


Ibukota sendiri mengalami gempa cukup besar karena sihir bencana alam dan raungan Naga Raja Iblis.


Benua Victim sendiri adalah benua terdekat dari kerajaan Re-El. Luas dan besarnya hampir sama seperti benua ibukota, namun karena benteng Raja Iblis wilayah manusia menjadi terisolasi.


"Pahlawan telah kembali!"


"Horee!"


"Raja iblis telah dikalahkan"


Sebuah pawai atau perayaan kembali nya pahlawan oleh warga ibukota. Terlihat megah dan ramai orang-orang membuat barisan untuk kedatangan pahlawan dan pasukan ksatria.


Berita tentang kalahnya Raja Iblis Victor dengan cepat menyebar, baru kemarin kami mengalahkan nya dan sekarang semua orang di benua Victim tahu.


"Selamat pahlawan!"


"Hebat!"


Namun sama seperti sebelumnya, orang lain tidak tahu bahwa yang mengalahkan Raja Iblis bukan kedua pahlawan namun hanya seorang pengembara.


(Di dalam istana kerajaan)


"Haah, akhirnya aku bisa istirahat"


Aku dijadikan tamu terhormat di kerajaan Victim, tapi semua tidak tahu bahwa aku adalah orang yang mengalahkan Raja Iblis.


"Tuan Loid"


Rose dan Rosa masuk ke dalam kamar, aku sendiri berbaring di tempat tidur.


"Ada apa Rose?"


"Kami ingin membicarakan sesuatu"


"Apa yang ingin kalian bicarakan? Sepertinya sangat serius"


Rose dan Rosa saling menatap, dan aku tahu beberapa yang lain menguping dari luar kamar.


"Ini sepertinya pernah terjadi, kalian yang di luar juga apa tidak ingin masuk?" tanyaku


Akhirnya kelima orang yang aku selamatkan dulu berkumpul di kamarku,


"Maaf sebelumnya tuan Loid"


"Jadi apa yang ingin kalian bicarakan?"


"Sebenarnya kami ingin ikut dengan Tuan Loid untuk mengembara"


"Benar tuan Loid, saya juga ingin ikut bersama kakak dan melindungi tuan Loid"


"Permisi tuan Loid tapi saya agak berbeda dengan mereka. Saya ingin tinggal disini"


Beberapa orang memutuskan untuk tinggal di istana dan bekerja sebagai pelayan. Karena kekuatan dan bantuan mereka dalam melawan Raja Iblis mereka di berikan hadiah dan pekerjaan.


"Benarkah, kalau begitu tidak masalah. Tapi aku akan memikirkan untuk membawa kalian, Rosa, Rose"


Kedua elf itu tampak tidak senang mendengar jawabanku,


"Apa kalian tidak ingin kembali ke Hutan Suci. Jika kalian ingin istana bisa membantu kalian untuk pulang"


"Tidak tuan, kami...hanya..."


"Haa, baiklah akan aku pikirkan lagi. Tapi untuk sementara kita akan tinggal di istana sampai kekuatan ku pulih"


"Baik tuan!"


Seketika bangkit dari kesedihan dan senang aku memikirkan ulang tentang ke depannya.


"Tapi masalah utamanya adalah sekarang"


...***...


Hari berganti malam, bintang di dunia ini sangat mudah di temukan. Tidak seperti di dunia sebelum nya, harus mencari tempat, karena sudah terkontaminasi oleh polusi dan asap.


Ketika malam hari aku selalu merasa sepi, mengingat kehidupan dahulu yang terasa sangat sulit.


"Sekarang juga cukup sulit"


Gelandangan yang menjadi penyihir roh, dan sekarang di pindahkan ke dunia lain. Sudah berapa kali aku tidak beruntung,


"Tuan Loid, yang mulia ingin bertemu dengan anda"


"Malam-malam begini?"


"Saya sudah merahasiakan ini dari semua menteri dan bangsawan lain sesuai permintaan Tuan Loid"


"Benar juga, baiklah"


BERSAMBUNG....