
(Ruang Kepala Sekolah)
"Besok adalah misi besar bagi semua penyihir roh. Hakou salah satu mantan penyihir roh dari sekolah roh, membuat masalah di Tokyo"
Sebuah ancaman besar dari para kutukan yang di pimpin oleh mantan penyihir roh, bahkan menjadi sebuah awal tragedi bagi yang menganggu keseimbangan dunia.
"Tujuan mereka masih belum jelas, tapi ada satu hal yang dapat kita pastikan. Mereka mengincar Yuji, wadah dari Raja Kutukan"
Kepala sekolah menjelaskan semua informasi dan situasi saat ini. Aku sendiri tahu bahwa misi ini adalah sebuah masalah besar.
"Kita akan bergabung dengan kelompok sekolah lain. Kyoto, Chiba dan Shibuya akan ikut membantu sekolah Tokyo. Tugas kita adalah menghentikan Hakou dan melindungi Yuji agar tidak dimanfaatkan oleh mereka"
"Baik!"
Jawab semua penyihir roh di ruangan kepala sekolah, mulai dari tingkat 1 sampai tingkat khusus.
Setelah rapat yang cukup lama itu, para guru dan pemimpin lain menyampaikan pesan dan strategi ke murid lain.
"Ada satu lagi yang harus kita beritahu, kemungkinan besar para kutukan tingkat khusus yang kita lawan akan muncul disana. Jadi lebih baik kita bersiap siaga" ujar Pak Hajime
"Kurasa itu benar"
"Tapi...aku rasa mencegah lebih baik sekarang. Jika mereka ingin mengambil Yuji, berarti pusaka terkutuk dari Raja Kutukan Abaddon ada di tangan mereka. Loid, Yutta, aku ingin kalian menjalan misi darurat sebelum ke Tokyo"
"Tentu, apa itu pak?"
"Kalian ambil pusaka terkutuk mata Abbadon di salah satu perusahaan lelang di pusat Tokyo"
"Kami akan ikut lelang?" tanyaku
"Tidak, sebenarnya lelang itu akan dilakukan lusa nanti, dan salah satu pusaka itu sekarang berada di hotel tempat pemegang sebelumnya"
"Jadi kami harus membelinya sebelum pelelangan?" tanyaku dengan pikiran aneh
"Tidak, kalian harus mencurinya malam ini"
Aku dan Yuta sudah tahu rencana gila dari Pak Hajime, tidak bisa di tebak dan akhirnya pasti asbun.
"Justru itu jangan sampai ketahuan, Kau dan Yuta pasti bisa kan?"
"Kepala sekolah?" Yuta melihat ke arah Kepala Sekolah
"Sayang sekali itu adalah hasil dari diskusi para guru di sekolah. Meski gagal dan ketahuan, mungkin para pemimpin akan berusaha membantu untuk menutupinya"
Tidak ada bantahan lagi, jika kepala sekolah berkata setuju dan oleh para guru lain.
"Baiklah, kami akan mendapatkan pusaka terkutuk itu sebelum ke Tokyo"
"Bagus, dan setelah itu jangan lupa untuk langsung siap bertempur. Mungkin dari kita akan banyak yang mati besok, hahahaha"
Tawa dari pak Hajime benar-benar membuat situasi hanya seperti permainan. Tidak serius tentu sifat Pak Hajime, tapi perkataan nya selalu benar dan terjadi.
"Haa, baiklah kalau begitu. Tapi aku satu permintaan" pinta ku
"Tentu apa itu?"
"Izin kan aku menyentuh kalian, hanya sekedar tos sebelum pertempuran"
"Hahaha, seharusnya kau jujur ingin meng-copy semua teknik kami Loid. Tapi memang itu adalah pilihan dan permintaan yang tepat"
"Tentu, aku tidak keberatan"
Semua setuju, sebelum berangkat ke pusat hotel Tokyo aku meng-copy semua teknik kutukan milik guru dan petinggi sekolah.
Sekarang, dengan energi kutukan yang banyak. Aku memiliki banyak teknik kutukan, menjadi seorang penyihir roh jenius di dunia.
"Kalau begitu..."
"Kami berangkat!" ujarku dan Yuta
BERSAMBUNG....