
(Gerbang Kota Van)
“Baiklah, ini akan sulit, tapi kita bisa melakukannya” teriak komandan ksatria
Semangat bertempur kembali, kini aku bisa menyelesaikan tugas ku, dengan kata lain mencari asal akar masalah.
“Garuda”
Aku berbagi penglihatan bersama Garuda yang sudah aku keluarkan untuk mengawasi keanehan, tentu aku berpikir bahwa tidak mungkin para monster akan bergerak kesini dengan jumlah yang sangat banyak.
Monster ular itu hanyalah pengalihan, dan seperti di benteng Victor, pasti ada batu sihir yang mengendalikan monster untuk datang kemari.
“Waktunya untuk menyelesaikan ini”
“Pyaakk!” tanda dari Garuda
Akhirnya ia menemukan dalang, berdiri diatas gedung jam ia melihat kekacauan yang dibuatnya.
“Hei, aku serahkan yang disini pada kalian”
“Eh, tapi…”
“Tidak masalah, aku akan segera kembali”
Aku berlari dengan cepat menuju gedung jam, mempersiapkan teknik kutukan untuk menghadapi lawan.
...***...
(Desa Utara)
“Wahai angin yang berhembus kencang, hempas kan semua musuh ku. Rising Tornado!”
Sihir angin tingkat tinggi langsung di keluarkan Rose, monster yang datang dari arah langsung terbang ke langit dan terjatuh bagai hujan daging.
“He..hebat!”
“Petualang sudah datang, kita bisa aman!”
Penduduk desa mulai bersemangat dengan kedatangan Rose, beruntung ia tidak terlambat datang kesini. Namun berbeda dengan adiknya, ia sedikit terlambat untuk mencegah monster masuk ke dalam desa.
“Kalian semua berlindunglah, para monster masih belum selesai menyerang” tegas Rose
Namun kekhawatiran Rose pada kejadian ini sangat besar, entah kenapa ia merasakan firasat buruk akan terjadi. Sama seperti kejadian melawan Leviathan di benua Victor, saat Loid menghilang beberapa minggu dan tidak pernah kembali.
“Tuan Loid, kuharap anda baik-baik saja” cemas Rose
(Desa Selatan)
Tidak seperti Rose, sang adik kelihat sedikit kewalahan menghadapi para monster, tentu hal ini karena monster sudah masuk ke dalam desa.
Sulit untuk menggunakan sihir tingkat tinggi di dalam desa, bahkan desa bisa terkena dampak serangan.
“Wahai angin yang berhembus, potonglah musuh ku, Cutter Blade!”
Sihir angin tingkat menengah dikeluarkan Rosa, memotong semua monster menjadi dua, meski begitu ada monster yang tidak terdampak serangan.
“Tingkat S kah?”
Tapi di luar sana masih banyak monster yang akan datang menyerang, jika aku menggunakan sihir tingkat menengah mungkin ini tidak akan selesai.
“Mana ku sudah terkuras habis”
“Yaa!”
“Ayo maju!”
Penduduk desa tiba-tiba datang dengan garpu rumput dan tombak, ada juga yang membawa pedang untuk membantu Rosa menghentikan amukan monster.
“Semuanya…”
“Ini adalah desa kami, akan kami lindungi dengan kekuatan kami sendiri, terima kasih untuk nona petualang yang sudah datang”
“Benar, padahal kami sudah pasrah untuk mati tadi, tapi setelah nona petualang datang kami merasakan harapan untuk hidup”
“Jesica, bantu nona petualang dengan sihir penyembuh mu”
“Baik ayah”
Puluhan laki-laki dan perempuan bergabung, membentuk barisan untuk menghadapi para monster.
“Heal”
Sihir penyembuh membuat tubuh Rosa kembali bugar, namun sisa mana yang ia gunakan tidak bertambah.
“Nona petualang, kami akan mengurus keroco nya, apakah kami bisa menyerahkan sisanya pada anda?”
Rosa yang dulunya hanyalah budak rendahan, tidak memiliki keinginan untuk hidup, tapi sekarang banyak orang yang menaruh harapan padanya. Kebebasan yang ia rasakan akhirnya mengalir, rantai terakhir yang menahan Rosa
“Baiklah, aku serahkan yang disini pada kalian”
Tekad dan semangat mereka tersampaikan padaku, aku juga harus bisa membalas perasaan mereka.
Melindungi mereka sama seperti saat aku dilindungi oleh Tual Loid, merasakan harapan datang sekali lagi untuk melanjutkan hidup.
“Karena itu aku akan melakukannya”
Rosa segera menuju ke pintu masuk desa, di dekat hutan kematian, sudah muncul puluhan monster lain menuju kearah nya.
“Baiklah, ku serahkan semuanya pada kalian berdua” ingatan dari Rosa sebelum berpisah dengan Loid
“Wahai hembusan angin yang dingin, ku panggil kau untuk memotong semua musuhku, Wind Cutter!”
Sabitan angin di keluarkan, tapi kali ini dengan sihir tingkat tinggi, semua monster dengan tingkat berbeda. Siapa pun yang terkena angin itu akan terbelah menjadi dua, dengan cakupan yang luas menghancurkan semua monster di tingkat S kebawah.
“Haa, ha, aku sudah kehabisan mana, tapi masih ada yang akan datang”
Jika Loid melihat ini mungkin akan teringat pada musuh besarnya, musuh besar penyihir roh.
“Sepertinya ibukota mengalami hal yang lebih parah”
Aku selalu berpikir untuk tetap berada di jalan Tuan Loid, namun aku sudah lama untuk bersiap menyerahkan hidup ini.
“Srakk! Khaakk!” sesuatu muncul mengejutkan Rosa dan penduduk desa
King Kobolt dan Ogre King muncul bersamaan dari dalam hutan, bos monster dengan tingkat kesulitan menyentuh S dan kini mereka bekerja sama.
“Kurasa aku akan mati hari ini”
BERSAMBUNG....