ISEKAI WORLD IS HARD LIFE

ISEKAI WORLD IS HARD LIFE
PETUALANG KECIL 2



(Perkemahan Goblin)


Kami sampai tidak sampai setengah jam karena sihir angin dari Rose, tak ingin membuang waktu kami langsung melaksanakan misi.


“20…25, 26. Jumlah mereka ada 26, 5 goblin penyihir, 2 goblin pemanah, dan 1 hob goblin”


Menggunakan teknik pemanggilan, Garuda mengintai situasi dari udara. Yah, sebenarnya kami bisa mengalahkan nya dengan cepat, tapi menilai situasi adalah hal penting.


Mungkin, satu goblin lolos dan bersembunyi di belakang kami, mengambil kesempatan membunuh disaat pandangan hilang,


“Lebih baik kita akhiri segera, kalian hanya boleh menggunakan sihir angin ya, karena kita butuh bagian tubuh mereka untuk bukti ke guild” jelas ku


“Baik Tuan Loid”


...***...


“Huuh, akhir nya selesai”


Rosa dan Rose melakukan tugas mereka dengan baik, 26 goblin berhasil mereka kalahkan dengan mudah, sisi nya adalah tugas ku.


Mengumpulkan bukti untuk guild, meski begitu aku merasa tidak berguna karena hanya melakukan tugas kotor.


“Tuan Loid, apakah kita akan langsung kembali?” tanya Rose


“Ya, tentu saja. Kalian juga pasti lelah, jadi hari ini kita akan ber istirahat saja. Kurasa aku ingin memakan masakan kalian saja malam ini”


Rosa dan Rose memandang satu sama lain dengan wajah gembira,


“Tentu saja Tuan Loid, anda bisa menyerahkan nya pada saya”


“Tidak, masakan ku lebih enak dari pada punya Rose. Jadi hari ini biar aku yang masak”


Tiba-tiba saja mereka berdebat,


“Hahaha…aku tidak mengerti lagi….”


“Guuaahhhhkkkk!!!!”


“Krak…Pyak…pyak….”


Suara dari dalam hutan, seketika hewan dan monster menuju ke luar hutan.


“Ada apa ini?” tanya Rosa


“T..tuan Loid?”


“Garuda!”


Aku meminta Garuda untuk melihat situasi, alasan hewan dan monster menggila.


“Lebih baik kita mundur, mungkin ada sesuatu hal yang buruk”


“Jika tidak salah disini dekat dengan desa Van, apa karena itu?”


Garuda kembali, menuju ke pundak kanan ku. Ia memberi tahu semua informasi yang terlihat.


“Bagitu rupanya, sepertinya ada monster yang lebih kuat di dalam hutan. Karena itu monster lain lari meninggalkan hutan”


“Mosnter lain? Monster apa yang membuat monster lain takut?”


“Ular”


“U..ular? Apa maksudnya itu?”


“Sepertinya ada ular raksasa yang tiba-tiba muncul, memang tidak terlihat dari sini, namun dari udara terlihat jelas. Mungkin, ini adalah ulah iblis, tidak mungkin ada ular raksasa yang tiba-tiba muncul”


“I..iblis. Lebih baik kita segera memberitahu guild tentang ini Tuan Loid”


Aku sebenarnya ingin menyelesaikan masalah ini sendiri, namun untuk masa depan akan berpengaruh, energi kutukan ku memang sudah banyak, tapi aku masih bersiap jika Raja Iblis Satan dan Jenderal nya akan menyerang.


Peristiwa ini seperti rencana mereka untuk menarik ku keluar, meski begitu aku tidak ingin masuk lebih awal lagi. Di benua ini ada 3 pahlawan legendaris, dan itu sudah cukup bukan.


“Benarkan, dewa…”


...***...


Satu jam sebelumnya di guild petualang


“Benar, kami melihat nya sendiri. Ada ular besar di dalam hutan, besar nya hampir sama seperti setengah desa”


Seorang petualang dan party nya membuat keributan di dalam guild, seperti memberitahu hal penting.


“B..baik, saya akan memanggil Guild Master terlebih dahulu” ujar Karin


Karin memberitahu Guildmaster tentang informasi dari petualang yang datang. Petualang bernama Lec menjelaskan semua yang ia dan party nya lihat di hutan.


“Ular di tengah hutan kematian, besar nya sangat besar…seperti bisa menutupi sebuah desa dengan mudah”


“Mustahil hal itu ada bukan, monster apa itu?, besar nya hampir menutupi desa, berarti dia sangat besar, kita tidak pernah mendengar monster itu kan” ujar salah seorang petualang peringkat C bernama Las


“P…permisi!, hah…hah…hah” Rose yang berlari kehabisan nafas


“Ohh, Nona Rose rupanya, kenapa kau sangat tergesa-gesa? Apa kau butuh minum? Aku akan membelikannya untuk mu” tanya Las


“Hei jangan mengambil start duluan Las, aku juga mau…”


Seketika padangan berganti kepada Rose,


“Mumpung tidak ada anak tanpa sihir itu, jadi apa kau ada waktu Nona Rose…”


“Hei, jangan halangi jalan” suara dingin dari depan pintu


Semua orang guild terdiam seketika, melihat wajah orang yang berbicara.


BERSAMBUNG....