
Setelah pertarungan melawan Raja Iblis, kami tinggal di istana kerajaan Victim. Beberapa hari kemudian kami dipanggil untuk diberikan hadiah,
"Tuan Loid, silakan masuk"
Pintu besar terbuka, di balik itu terdapat ruangan singgasana raja. Besar dan di atas terdapat tempat lain untuk para bangsawan berkumpul.
Meski malam sudah larut, ternyata Raja dan semua pengikutnya masih belum tidur. Menunggu kedatangan ku untuk berterima kasih.
"Beri hormat pada Raja Victim XI, Chrono Victim XI" ujar perdana menteri
Semua tunduk dan hormat pada sang raja, para pahlawan juga mengikuti tradisi. Bukan hanya aku yang dipanggil namun Rosa dan lainnya juga sudah berada di ruangan.
"T..tuan Loid, anda harus menunduk dan hormat!" tegas Helena
"Maaf saja tapi aku tidak akan melakukan hal itu. Aku tidak terikat oleh aturan dunia ini, jadi anda tidak masalah kan?"
"Hahaha tentu saja Tuan, saya tidak masalah dengan hal itu. Kepada penyelamat kami saya akan memberikan hak pada anda"
Sang Raja bangkit dari singgasana, seseorang yang benar-benar memiliki wibawa dan berpakaian layaknya penguasa.
"Terima kasih yang mulia"
"Lalu untuk yang lainnya, kalian bisa bersikap tidak formal padaku sama seperti tuan Loid"
"T..tapi yang mulia"
Raut wajah para bangsawan yang berada di ruangan berubah melihat ke arahku. Bagi mereka mungkin ini adalah tindakan tidak sopan pada Raja.
Namun bagiku yang merupakan manusia dari dunia lain, dan sebagai penyihir roh, orang yang tidak segan membunuh pemimpin sendiri.
"Tidak masalah semuanya, Tuan Loid adalah penyelamat kita. Saat ini bahkan jika dia yang memimpin kerajaan ini bukan suatu hal aneh"
Semua diam membeku,
"Jadi kami disini akan memberikan Anda hadiah sebagai ucapan terima kasih, Tuan Loid" perdana menteri memecah suasana
"Hadiah?"
"Ya, bawakan kemari"
Sebuah surat dan pedang di berikan pada sang raja, saat itulah mandat dan hadiah di berikan.
Pada pahlawan dan orang-orang yang ikut bertarung melawan Raja Iblis Victor. Aku dan teman-teman ku juga, sama tanpa membedakan.
"Pertama, pada pahlawan Pedang Angin, Vina. Maju ke depan! Dengan ini aku nyatakan kau sebagai pahlawan angin pelindung kerajaan Victim, kau akan diberi mendali dan hadiah, wilayah dan kekuasaan menjadi bangsawan tingkat 1"
"Baik yang mulia, terima kasih banyak!"
"Lalu untuk Pahlawan Pedang Api, Helena. Anda akan saya nyatakan sebagai pahlawan api di kerajaan Victim, anda akan menerima hadiah wilayah di kerajaan Victim dan mendali penghargaan. Dan hubungan kerja sama dengan kerajaan Re-El sebesar 100 koin platinum"
"Baik terima kasih yang mulia"
"Untuk Jenderal Pasukan Kstaria, Jenderal Jhon. Anda akan diberikan mendali penghargaan dan kenaikan pangkat menjadi panglima pasukan ksatria kerajaan Victim "
"Baik terima kasih yang mulia, akan saya terima pemberian anda"
Tepuk tangan dan sorak sorai orang di dalam ruangan bergema, sebuah legenda baru telah terlahir.
"Lalu untuk Tuan Loid, sang penyelamat dan teman-temannya. Saya akan memberikan hadiah berupa wilayah dan mendali penghargaan sebagai pahlawan pelindung kerajaan Victim. Kalian akan di kenal sebagai, Pasukan Pembasmi Iblis"
"Maaf yang mulia, tapi saya tidak bisa menerima hadiah itu"
"Apa?!, Dia menolak hadiah dari sang raja"
"Mustahil?!"
"Orang ini sudah melewati batas!"
"Dia kurang ajar pada Yang Mulia"
"T..tuan Loid, apa yang anda pikirkan?" Helena mulai ketakutan
"Maaf sebelumnya tapi hadiah itu terlalu besar untuk ku, jadi bisakah aku mengubah hadiah dari yang mulia menjadi sebuah permintaan?"
"T..tentu Tuan Loid, apa pun itu akan saya usahakan untuk memenuhi nya"
Terlihat di wajah sang Raja ketakutan padaku, kurasa dia sudah mendengar cerita bahwa aku yang mengalahkan Raja Iblis Gara dan Raja Iblis Victor.
"Aku tidak ingin meminta yang sulit, hanya bisakah aku tinggal di istana ini sementara. Mungkin beberapa bulan?"
"A..apa itu saja?
"Benar juga, untuk teman-teman ku, aku ingin anda memberikan pekerjaan yang layak bagi mereka. Apa kau bisa? Aku harap mereka bisa tinggal di istana dengan damai"
"T..tuan Loid"
Rose dan teman-temannya mulai mengetahui niatku,
"Kalian tidak masalah bukan? Tinggal disini?"
"B..baik Tuan Loid"
Beberapa orang yang meminta agar bisa bekerja dan tinggal di istana masih aku ingat.
Namun akan lebih baik jika aku menekan kan sebuah perjanjian dan permintaan agar mereka tidak di ganggu lagi.
"Kurasa itu saja yang mulia, dan untuk mendali dan gelar, aku tidak ingin menerima nya. Aku juga tidak suka dengan pekerjaan berat menjadi bangsawan"
"Baiklah Tuan Loid, permintaan Anda akan saya penuhi. Tapi jika dilihat dari hal yang anda lakukan, permintaan Anda terlalu kecil. Apakah hanya ini saja tuan Loid?"
"Hemm, apa kau punya koin emas?"
"T..tentu tuan, menteri ambilkan kotak harta"
Sebuah kotak kecil di ambil dan dibuka, terlihat gelimpangan emas di dalam. Sekitar 100 koin emas dan platinum di dalam kotak, hanya sedikit dari kekayaan kerajaan Victim.
Aku maju dan mengambil satu keping koin emas,
"Tidak perlu terlalu banyak, aku akan mengambil satu ini" kataku sambil tersenyum
"H.. hanya satu koin emas?"
"Yap, cukup satu koin emas. Hanya ini saja, sudah cukup" aku menyimpan koin itu di kantong
BERSAMBUNG....