
(Sekolah Tokyo 1, Halaman Belakang)
Ular yang melingkar di bahunya mengeluarkan sebuah senjata Nanchaku. Kutukan itu seperti ruang penyimpanan dimensi, atau mungkin dia menyembunyikan bahwa dia memiliki energi kutukan? Dan juga roh itu sepertinya tidak biasa.
"Kau ingin tahu tentang shinigami ini bukan? Tapi sayang nya kau salah menganggap ini sebagai shinigami, ular ini adalah kutukan murni yang telah tersegel selama ratusan tahun di klan Uzumaki"
"Apa?"
Itu menjelaskan bahwa ular itu memiliki energi kutukan yang sangat kuat, berbeda dengan Tora ataupun Garuda.
"Syuss!"
Taro kembali menghilang bergerak dengan cepat, namu kali ini dia tidak mengambil posisi ke belakang. Dia menerjang dari depan, Tora dan Garuda langsung melesat menyerang Taro.
"Syung, syung, Buakk! Duak!"
Ayunan yang sangat cepat dan indah dari Nanchaku milik Taro langsung membuat Tora dan Garuda melayang jauh.
"Drass! Duar!"
Aku benar-benar terkejut, hal itu bukan hanya karena senjata kutukan yang ia miliki, tapi kekuatan ayunan dari Taro yang sangat kuat membuat shinigami ku seperti kertas.
Debu dan tanah menutupi penglihatan, sama seperti tadi, kini aku melindungi bagian belakang.
"Syung!"
Taro melesat muncul dari depan, aku tidak bisa berpikir, dan kecepatan yang ia miliki sangat di luar nalar.
"Matilah!"
"Duak!"
"Duar!"
Sisi Nancaku itu mengenai dadaku, kuat dan keras, bahkan aku tidak menyangka terpental sangat jauh.
"Krak...krak!" Centipede hancur berkeping-keping
Beruntung ada Centipede yang melindungi ku tadi, jika tidak aku akan mati. Serangan barusan benar-benar mematikan.
"Uhuk...Khhkk" aku memuntahkan darah
Aku selamat tapi Taro tidak menghentikan serangannya. Mata ku melihat pergerakan nya menjadi cepat,
"Masih belum!"
Taro kembali menyerang dari depan, aku yang kehilangan akal langsung melindungi diri.
"Gama's!"
"Dras!"
"Masih belum!"
Taro tidak berhenti bahkan terus maju, matanya tertuju padaku seolah dia benar-benar ingin membunuhku.
Gama yang berada di tanah dan atas langsung dihancurkan secara brutal dan sangat cepat.
"Apa-apaan kekuatan ini? Bukankah dia tidak memiliki energi kutukan?" pikirku
Shinigami ku tidak ada yang tersisa, bahkan menggunakan Boogie Woggie tidak akan menjamin aku bisa lepas darinya.
"Mati kau bocah!"
Namun tidak ada pilihan,
"Klik!"
Aku berpindah tempat, kembali ke atas gedung. Saat aku berpikir telah aman, sosok Taro muncul dari atas, dia mengejar dari bawah, terlihat ketika dia menuju ke atas bekas dari kekuatan dan kecepatan nya terlihat mengerikan.
Sekeliling hancur dan tercium bau terbakar, dan saat ia terbang di udara aku melihat sorot mata merah yang menakutkan.
"Aku tidak pernah mengalami hal ini, bahkan ketika menghadapi guru, aku masih bertahan sebentar"
Aku pun berpikir jika guru melawannya, apakah guru juga bisa kalah?
"Kalah? Kenapa aku berpikiran seperti itu?"
Sejak aku menjadi penyihir roh, aku selalu membasmi semua roh terkutuk dan menghadapi penyihir roh lain. Setelah semua itu selalu menang, atau bahkan seri, tapi tidak dihitung untuk tingkat spesial.
Kalah melawan guru tidak sesakit ini, apakah guru menahan diri saat melawanku. Dan juga orang ini bukan manusia, bagaimana bisa dia memiliki kekuatan dan kecepatan yang luar biasa seperti itu.
"Mustahil!"
"Kena kau, bocah!"
Taro terbang ke arahku, dan melayangkan ayunan Nanchaku. Aku tidak bisa melihat arah serangannya, dan saat aku ingin berlindung tidak ada waktu tersisa.
"Duak!"
"Duarr!"
Serangan Taro mengenai wajah ku, ia bahkan memperkuat serangannya dua kali lipat dan membuat gedung sekolah hancur. Aku sebagai orang yang menjadi tumpuan hancurnya gedung itu terkubur bersama reruntuhan.
"B..ber..."
BERSAMBUNG....