
Ledakan berhenti, sebuah serangan dahsyat menghancurkan seluruh ibukota, semua bangun rata dengan tanah, korban jiwa tidak terhingga, lebih dari 100 ribu orang mati karena ledakan.
Penyihir kerajaan dan akademi pun hanya sebagian yang selamat, berpindah menggunakan Gate dan Teleportasi.
Namun tidak bisa di hindari bahwa semua yang gagal melarikan diri harus mati terkena ledakan.
Helena yang berusaha melindungi rakyat gagal mengemban tugasnya,
“Keh” Helena sadar
“A..apa ini?”
Helena terkejut, hatinya sakit, perih dan marah, ketika melihat keadaan di sekitarnya, hanya tersisa hamparan tanah yang hangus.
Orang yang terkena serangan menjadi gosong dan abu, melihat orang ia lindungi berhasil selamat.
Namun masih menderita luka parah, tidak sadar dan kesakitan bahkan Rose pun menjadi salah satunya.
Air mata mengalir deras, ia merasa bersalah dan tidak berguna,
“Geh, hiks, hiks, hiks”
“Hahaha, selanjutnya adalah istana kerajaan, ayo kita hancur semua manusia” tegas dari Janembi
“Sialan kau iblis…tidak akan maafkan…tidak akan aku maafkan” racau Helena
“Duarr!” ledakan terjadi
Janembi terkejut dengan asal ledakan itu, karena bukan berasal dari serangannya.
“Apa itu? Ternyata masih ada yang selamat ya”
“Singg” seseorang secepat kilat mengarah padanya
“Apa?!”
”Craass”
Tangan kanan Janembi terpotong, melihat sebuah kobaran api menyala pada tubuh seseorang, tatapan tajam dan mengerikan, seseorang yang kehilangan kesadaran dan jiwa nya karena sebuah kemarahan.
“Kau…kekuatan ini, pahlawan pedang Api”
Tidak berkata-kata Helena langsung menyerang Janembi, namun kekuatan pahlawan meningkat pesat, karena sebuah situasi genting dan tidak terduga membuat kekuatan tersembunyi menjadi muncul.
“Ting…tas…cras…”
Sihir api pahlawan yang aktif, Jubah Phoenix, pakaian api yang mengelilingi dan melindunginya, Sword Fire yang berubah bentuk menjadi sempurna, Attack dan Speed yang meningkat menjadi level 99, pengendalian dan sihir api yang meningkat tajam.
“Singg”
Puluhan sihir api fire ball muncul di udara tanpa rapalan, Helena mulai menyerang,
“Dar..dar…dar”
Kekuatan Fire Ball yang mencapai level maks membuat Janembi kewalahan, bahkan protection yang ia gunakan tidak berguna.
“Keh” Janembi mengambil jarak
Namun Helena tidak membiarkan hal itu, dengan cepat api membara menuju Janembi,
“Hell Fire” serang Helena
“Buuusss” Janembi terkena serangan Helena
Serangan balik dari Helena membuat Janembi terbakar habis, namun ia adalah iblis.
“Jangan senang dulu, akan aku perlihatkan keseriusanku! Haaa”
Janembi mulai serius, kekuatannya meningkat, evolusi dari tubuh iblis nya menjadi sempurna, dengan bantuan Ifrit, ia mengubah api nya menjadi hitam.
Dua orang dengan kekuatan yang luar biasa sudah menunjukan keseriusan, pertarungan antar balas dendam mencapai *******.
...***...
“B..bagaimana ini? Ibukota sudah di hancurkan?” tanya seorang penyihir
“Kita sudah tamat, kekuatan kita sangat berbeda. Hanya pahlawan yang bisa menghentikan iblis itu”
Orang-orang yang berhasil selamat dari serangan sihir Janembi, berpindah ke desa terdekat dari Ibukota. Meski begitu getaran dari ledakan itu masih terasa,
“Tuan Loid, Rosa, kuharap kalian baik-baik saja” doa Rose salah satu orang yang selamat
(Ibukota Victim)
“Tak..tak..tak” suara langkah kaki seseorang yang melihat keadaan ibukota
“Tidak kusangka akan jadi seperti ini ketika aku tidur” ujar Loid