ISEKAI WORLD IS HARD LIFE

ISEKAI WORLD IS HARD LIFE
INSIDEN TOKYO 6



"Tunggu, aku ingin mengambil barang-barang antik ku di atas sana" seseorang berusaha masuk ke dalam hotel yang sedang bergetar


"Maaf pak tapi di dalam sana sangat berbahaya" hadang polisi


"Sialan, uangku"


Kerumunan orang di luar hotel melihat kejadian kebakaran dan kehancuran di malam hari.


Banyak dari mereka adalah pengunjung yang menginap di hotel, namun tanpa tahu apapun mereka menyelamatkan diri.


...***...


(Di dalam Hotel, Lantai 8)


"Kenapa kau disini? Dimana adikku?"


"Maaf saja tapi dia sudah aku kalahkan"


Kuro terkejut dengan perkataan Loid,


"Kau...membunuhnya?"


"Saat di pertarungan, hidup dan mati tergantung siapa pemenangnya. Aku menang dari adikmu, dan adik mu kalah"


"Begitu rupanya, hahahaha, aku sudah tidak peduli lagi dengan pusaka itu, yang pasti aku akan membunuh kalian berdua malam ini"


"Yuta"


"Medusa!" teriak Yuta memanggil


"Aaa, Yuutaa!"


Medusa muncul dengan menghancurkan dinding kamar. Di tangannya terdapat pusaka terkutuk, dengan begitu misi selesai.


"Loid bisa kau hancurkan penghalang di luar dengan teknik mu?"


"Sayang sekali energi kutukan ku hampir habis, aku menggunakan banyak untuk teknik pembalik"


"Kalau begitu aku serahkan dia padamu dan akan aku urus penghalangnya"


"Baiklah, serahkan padaku"


"Jangan pikir ini akan mudah bocah, tidak akan aku biarkan kalian hidup lebih lama lagi. Penghalang Pengikat,...."


Belum selesai mengaktifkan penghalang, Loid menyerang Kuro.


"Jangan pikir juga aku akan membiarkannya!"


Tanpa energi kutukan, Loid bertarung menggunakan senjata kutukan!


"Medusa! Kumohon pinjamkan semua kekuatanmu! Hancurkan penghalang itu, Teknik Pembalik, Konvergen!"


Tembakan energi kutukan dari Medusa, seperti sebuah bom yang meledak.


"Duaar!!"


"Krak, trass"


Satu serangan dan penghalang Pengikat milik Kuro hancur. Semakin kuat penghalang, semakin kuat di dalam nya dan lemah di luar.


Namun Medusa dan Yuta dengan mudah menghancurkan nya, itulah kekuatan dari julukan Ratu Kutukan.


"Apa? Satu serangan?"


"Sayang sekali, tapi rencana kalian sudah berakhir"


"Hahaha, kau pikir hanya dengan itu bisa menghentikan aku. Kalian semua sama saja, baik penyihir roh maupun roh kutukan"


Sebuah tekanan terasa di sekitarnya, semua kekuatannya di keluarkan menjadi satu. Konsentrasi dan fokus terasa menjadi satu dengan tubuh.


"Gawat!" pikir Loid


"Super Nova!"


Sebuah serangan darah yang padat dengan melebihi kecepatan suara. Mayat terkutuk ini sudah memasuki "Zone" untuk penyihir roh.


"Akkhhh!"


"Sraaakk, krrrrkkk, buar!" sebuah bangunan tua menjadi tempat berhenti Loid


Orang-orang di luar hotel yang melihat kejadian itu sangat terkejut, bagaimana seorang manusia bisa terpental jauh seperti itu di udara.


"Loid!" teriak Yuta


"Dia sudah mati, bahkan jika dia masih hidup kemungkinan nya kecil"


Sebuah evolusi dari mayat terkutuk, dengan kekuatan persaudaraan, Kuro berubah menjadi lebih kuat.


Pertarungan antara mayat kutukan dan penyihir roh terkuat memasuki babak kedua.


"Kauu..." emosi meluap dari Yuta


"Yyuutaa"


"Medusa, berikan aku kekuatanmu, semua nya, sampai kita mengalahkan orang ini"


"Yaaa!!!"


"Bussss!!" Yuta di penuhi oleh energi kutukan Medusa


"Hahaha, bagus sekali. Teknik Darah! Super Nova!" serangan darah Kuro ke Yuta


Namun Yuta telah menggunakan teknik Mimikri nya, meminjam kekuatan Medusa ia bisa melakukan hal yang sama dengan Loid.


"Berhenti!"


Teknik dari klan pengguna kata-kata kutukan, dengan satu kata semua darah yang berkecepatan tinggi itu berhenti.


"Begitu rupanya kau menggunakan energi kutukan dari kontrak roh kutukan itu. Kekuatan dari Ratu Kutukan, Medusa"


"Aku tidak ingin melakukan ini tapi kau sudah mencelakai teman ku. Sekarang terima lah akibatnya"


"Jangan pikir aku akan kalah begitu saja, Teknik Darah, Lautan Darah!"


Seketika ruangan hotel penuh dengan darah, disaat lengah Kuro menyerang kembali dengan kekuatan penuh.


Meski di hentikan dengan kata kutukan, kecepatan itu akan berhenti setelah mengenai tubuh Yuta.


"Super Nova!"


Tembakan kedua dari tangan Kuro, di balik lautan darah yang mengelilingi Yuta serangan kejutan dilakukan.


"Mati lah!"


"Ting!"


Serangan super cepat itu berhasil di tangkis Yuta menggunakan pedang nya. Energi kutukan Yuta semakin meningkat, serangan balasan menggunakan kekuatan murni kutukan.


"Sing!"


Sesaat Yuta berada di belakang Kuro, ingin menebaskan pedangnya.


"Cepat sekali!" pikir Kuro


"Pelindung darah!"


"Crassh"


Serangan Yuta menjadi tumpul karena pelindung darah. Namun semua itu tidak membuatnya berhenti, ia pun mengeluarkan semua kekuatannya di satu serangan terakhir.


"Haaa"


"Crassh"


Pukulan Yuta menembus pelindung darah, dengan cahaya putih di tangan ia menuju wajah Kuro.


"Duak! Tar!"


Kilat Putih muncul saat serangan Yuta, berhasil dengan tidak sadar ia melewati Zone penyihir roh


"Jangan sekali kali menghempaskan teman orang lain!" ancam Yuta


BERSAMBUNG....