
(Ibukota Victim)
Hari sudah berganti malam, kami bertiga memutuskan untuk bermalam di penginapan ibukota. Lelah habis berbelanja, dan juga mendaftarkan diri ke guild petualang.
"Ini cukup melelahkan, aku akan istirahat duluan" kata ku meninggalkan Rose dan Rosa yang masih menyantap makanan
"Baik tuan Loid" jawab keduanya
"Tak...tak...tak" Loid menuju kamar
"Rose, apa menurut mu tidak apa-apa mengikuti Tuan Loid? Yang aku lihat seperti nya Tuan Loid sangat tidak suka dengan keberadaan kita"
"Entahlah, tapi aku merasa itu tidak apa-apa bukan. Tuan Loid adalah orang yang baik, seorang pemilik yang lebih baik dari pada pemilik kita sebelum nya"
"Itu...memang benar"
"Selain itu Tuan Loid tidak mempersalahkan hal itu jika kita mampu menjaga diri kita. Aku..aku juga sudah semakin kuat belakangan ini"
"Aku juga merasa begitu, tapi...membunuh semua Raja Iblis, perjalanan ini akan menjadi lebih sulit. Jujur saja aku takut"
"Kau benar, kuharap kita baik-baik saja"
Memegang hadiah dari Loid, tongkat sihir tingkat tinggi, kedua elf kembar itu akhirnya memiliki sebuah ketakutan baru.
...***...
(Beberapa jam sebelumnya)
(Kastil Raja Iblis Victor)
"Haa, ha, ha" suara deru nafas dari seorang iblis yang sekarat
"Raja Iblis telah mati, sekarang apa yang harus kita lakukan, Tuan Janembi?"
Satu-satunya Jenderal Raja Iblis yang masih hidup, berusaha memimpin pasukan Iblis Victor.
"Sebenarnya apa yang terjadi? Bagaimana bisa Raja Iblis bisa dikalahkan, bahkan dengan bersamaan dengan Jenderal Raja Iblis lain"
"Tuan Janembi, ada tamu yang datang"
"Siapa yang datang di saat seperti ini?"
Kedatangan tamu tak terduga dari benua lain, Jenderal Raja Iblis dari pasukan Raja Iblis Gara datang.
"Kalian...kenapa kalian kesini?" tanya Janembi
"Tuan Janembi, Ayo kita buat aliansi"
"Aliansi?"
"Benar, aliansi iblis untuk menghancurkan umat manusia"
...***...
(Malam hari, Istana Kerajaan)
Raja, Helena, dan Vina bersantai di bawah sinar bulan, menikmati waktu meminum teh. Membicarakan dan membahas tentang masa depan kerajaan dan umat manusia.
“Nona pahlawan sekalian, aku memiliki pertanyaan pada kalian. Apakah Tuan Loid adalah orang yang benar-benar bisa di percaya?” tanya sang raja dengan tatapan keraguan
“Saya sendiri masih tidak percaya pada Tuan Loid, tapi ia telah melindungi banyak nyawa dan bertujuan untuk membunuh Raja Iblis, saya rasa itu bukan masalah” jelas Helena
“Benar, saya sependapat pada Helena. Tapi kita membutuhkan kekuatan Tuan Loid untuk mengakhiri penderitaan umat manusia dari Raja Iblis”
“Kalian memang benar, tapi apakah kalian tidak sadar bahwa Tuan Loid tidak benar-benar berada di pihak kita. Dan masalah kekuatannya…”
“Tuan Loid, dia adalah orang yang harus kita waspadai, meski ia tidak bisa menggunakan sihir seperti penyihir biasa. Ia pun tidak memiliki mana seperti makhluk hidup lain, dia…seorang monster”
“Tapi tentang kekuatannya, aku rasa itu sama seperti sihir namun juga berbeda”
“Benar, kekuatan Tuan Loid, itu semua adalah sihir kuno”
Semua orang tahu bahwa sihir kuno dan sihir hitam sangat berkaitan erat dengan kejahatan dan iblis.
Loid sendiri hanya mampu memakai teknik kutukan penyihir roh namun bisa disalah pahamkan sebagai sihir kuno di dunia ini.
“Untuk sekarang dan seterusnya aku serahkan semuanya pada kalian, pahlawan”
BERSAMBUNG....