
“Iblis katamu? Apa kau yakin?” tanya Guild Master
“Ya, aku juga sudah memastikannya, orang yang mengendalikan monster ular itu adalah iblis”
“Begitu rupanya, jika semua yang kau katakan benar, semua nya masuk akal sekarang”
“Srraaahhhh”
Tiba-tiba sebuah guncangan besar terasa hingga ke guild, membuat kerusakan cukup besar.
“Geh…”
“Apa-apaan itu tadi?” tanya Les
Sepertinya mereka sudah mulai bergerak, tidak aku sangka akan secepat ini. Mereka benar-benar ingin menarik ku keluar, tapi aku sudah menduga ini….
“Garuda…”
(Istana Kerajaan Bone)
Vina menerima surat dari ku, Garuda menghantarkan nya ke istana. Jarak kota Van dan Istana hanya membutuhkan waktu setengah hari.
Tapi dengan kecepatan Garuda, itu akan sampai tepat waktu. Meski mereka akan datang kesini, dengan terlambat.
“Helena…” menganggukan kepala
Helena membalas nya dengan anggukan kepala.
“Bagaimana dengan Tuan Reiss?” tanya Vina
“Kita tidak membutuhkannya. Kita tidak memerlukan sampah itu” tegas Helena
...***...
“Gawat, monster-monster bermunculan”
“Cepat bunyikan lonceng”
“Klang…klang”
Para penjaga gerbang membunyikan terompet karena keadaan darurat terjadi, serangan monster ke kota Van.
Seketika gemelut terjadi di kota Van dan di desa sekitarnya, namun monster itu hanya permulaan, karena di belakang mereka, sesuatu yang besar menunggu untuk datang.
(Guild Petualang)
“Evakuasi penduduk lebih dulu, kita akan menahan serangan monster, jangan biarkann mereka masuk ke kota” perintah Guild Master
Entah kenapa wibawa yang seharusnya terlihat di awal berubah menjadi ketidakseimbangan emosi, kini Guild Master menunjukan wajah serius.
“Akh…benar juga, apa yang harus kita lakukan? Mengirim petualang peringkat D mungkin akan berhasil”
Ia melihat kami, dengan tatapan tajam ia memegang tangan ku.
“Kumohon nak, pinjamkan kekuatan mu. Aku tahu ini berbahaya, tapi hanya kalian yang ada disini. Kita hanya memiliki petualang tingkat B, tidak ada tingkat A atau S seperti di ibukota, jadi kita hanya bisa bertahan sampai bantuan datang”
Dia putus asa, entah kenapa saat aku menyebutkan iblis ia sudah tidak memiliki keberanian lagi.
“Baiklah, akan kami lakukan”
“Yosh, kalau begitu aku akan meminta petualang lain untuk membantu”
Benar, di guild ini tingkat yang paling tinggi adalah B, karena tingkat A dan S kebanyakan berada di guild ibukota. Tapi alasan aku menerima permintaannya adalah karena sesuatu.
“Aku ingin meminta imbalan besar untuk itu”
“T..tentu saja, akan aku lakukan”
Yah, sepertinya emosi memakan akalnya, membuat aku dengan mudah mengambil keuntungan.
“Kalau tidak salah, ada dua desa di dekat kota ini bukan, di arah barat dan timur. Rose kau akan pergi ke barat, sementara Rosa akan pergi ke timur. Apa kalian keberatan?”
“Tidak, jika hanya seperti ini bukan masalah” ujar Rose
“Benar, kami sudah pernah mengalami hal lebih daripada ini, melawan sihir yang lebih kuat bersama Tuan Loid”
“Anda jangan khawatir, Tuan Loid. Level kami sudah meningkat, dan kami tidak akan kalah dengan mudah”
“Hem, kuserahkan pada kalian” tegas ku
“Baik”
Rose dan Rosa langsung pergi tanpa basa basi, dengan sihir mereka aku tidak perlu khawatir.
Namun musuh kami sekarang adalah waktu, satu detik sangat berharga. Tugas kami hanyalah menahan para monster hingga pasukan ksatria dan petualang di ibukota sampai.
“T..tuan Loid, apa benar yang anda katakan, jika ada iblis yang menyerang?” Karin tiba-tiba menghampiri
“Ya, aku yakin. Memang nya kenapa?”
“K..kenapa? Anda tanya kenapa, karena itu iblis. Mereka sangat kuat, bahkan kita semua tidak mungkin bisa mengalahkannya” teriak Karin
Melihat Karin ketakutan, entah kenapa aku merasa ada yang janggal. Benar, jika tidak salah tingkat iblis di setiap benua itu berbeda.
Di benua Re-El dan Victim, tingkat kekuatan iblis itu menurutku cukup lemah, apakah di benua ini berbeda?
BERSAMBUNG....