ISEKAI WORLD IS HARD LIFE

ISEKAI WORLD IS HARD LIFE
INSIDEN TOKYO 5



"Teknik Pembalik!"


Sebuah teknik pembalik di gunakan, waktu serangan balasan dimulai. Teknik pembalik sendiri adalah teknik langka dan terkuat bagi penyihir roh, selain Penghalang Pengikat.


Sebuah teknik yang murni adalah kemampuan roh kutukan yang bisa di gunakan oleh manusia dengan energi kutukan positif dan negatif.


Teknik pembalik sendiri mampu menyembuhkan luka pada kutukan, atau menumbuhkan bagian tubuh yang hilang atau hancur.


Selain itu teknik ini bisa di konversikan ke berbagai teknik dan energi kutukan, mulai dari penyembuhan, ruang dan waktu, konvergen dan Divergent, masa lalu dan masa depan.


"Apa? Kau bisa menggunakan teknik pembalik?" Kira terkejut dengan penyihir roh dihadapannya


"Kenapa? Kau mulai takut?"


"Bisa menggunakan teknik pemanggilan lebih dari satu, sekarang dia bisa menggunakan teknik pemanggilan. Siapa dia sebenarnya?"


"Kau ingin tahu suatu fakta, kau bilang kalian lima bersaudara bukan? Apakah saudara mu adalah mayat terkutuk yang mati di jembatan Kyoto 1 bulan lalu?"


"Kau, kau tahu itu?"


"Tentu, adik kelas ku lah yang membunuh 2 saudara mu. Jika itu benar, sekarang giliran ku untuk membunuhmu" ucap Loid sambil tersenyum


"Kalian...para penyihir roh, selalu bertindak seenaknya. Saudara ku itu...kami selalu bersama...dan kalian membunuh nya, tidak akan aku maafkan, kalian semua harus mati!"


"Cobalah..., asal kau tahu teknik mu itu sangat sakit. Sialan kau, akan kubalas 2 kali lipat"


"Teknik Darah! Penjara Darah!, kali ini akan kubuat kau tidak bisa keluar. Jadilah gumpalan darah bocah sialan!"


"Teknik pembalik! Pembalikan Teknik!"


Teknik pembalik dengan tujuan membalikan teknik lawan, merupakan salah satu jenis teknik pembalik.


Mampu membalikan serangan lawan yang sama, dengan kekuatan yang sama, dan energi yang banyak.


"Infinity!" sebuah penghalang tak terlihat berhasil menahan serangan darah Kira


"Kau, mampu menggunakan teknik dari Six Eyes juga?"


"Teknik ku adalah copy, meniru lalu menjadikan teknik lawan menjadi milikku. Dan teknik mu, sudah aku lihat, sekarang...."


Aku mengambil darah dari tangan ku, syarat Copy adalah menyentuh dan melihat teknik. Keduanya sudah aku penuhi, teknik darah dari mayat terkutuk.


"Ngomong-ngomong siapa namamu?" tanyaku


"Jangan besar kepala Bocah, kau benar-benar akan mati sekarang teknik darah,..."


"Kita lihat siapa yang akan mati, Teknik Darah, Pembusukan!" aku mengaktifkan teknik kutukan pada Kira


"Craass!!!" darah keluar dengan deras, tubuh mulai meleleh menjadi cair, cairan merah darah


"Apa? Mustahil, aku...kalah?"


Pertarungan antara teknik kutukan Pembusukan antara Kira dan Loid berhasil di menangkan penyihir roh.


"Kau...aku mengerti, kau penyihir peniru, Loid bukan?" ujar Kira sebelum mencair sepenuhnya


"Ya, itu aku. Dan kau?"


"Kira, tolong sampaikan pada kakakku, aku...minta...maaf"


Sebuah kata perpisahan dan juga permintaan dari musuh. Loid merasa bersalah pada Kira, jika memang ia mayat terkutuk, berarti dia masih setengah manusia.


"Akan aku sampai kan"


...***...


"Dar...dar...dar!"


"Begitu rupanya, itulah kenapa kau bisa menghindari semua serangan ku. Penyihir roh tingkat khusus, Yuta Okkotsa"


"Bahkan kalian tahu siapa aku, sepertinya ada pengkhianat di dalam sekolah penyihir roh"


"Aku tidak peduli dengan itu, yang aku ingin kan hanyalah benda pusaka itu. Jika kau menyerah kan itu, maka semua orang di tempat ini akan selamat, Aku berjanji"


"Kenapa aku harus mempercayai ucapan mu?"


"Karena kau sendirian, teman mu sudah mati di bawah sana. Dan jika kau tidak memberikan pusaka itu, akan ku ledakan hotel ini dengan penghalang ku"


"Haaa, jangan berbohong. Teman ku mati, dia tidak akan mati dengan mudah"


"Jika kau tidak percaya adikku akan segera datang dengan membawa mayatnya"


"Kalau begitu mungkin mayat adikmu yang akan di bawa olehnya, karena yang kau hadapi itu salah satu penyihir roh jenius"


"Yuttaaaa!!!" teriak Loid


Suara rekan yang menerjang untuk melihat keadaaan dari lorong hotel. Membalas dengan senyuman, Yuta tahu bahwa Loid tidak akan mati begitu saja.


"Jadi, siapa yang berbohong?" tanya Yuta pada Kuro


BERSAMBUNG....