
Terkejut saling menatap satu sama lain, membuat suasana di ruangan itu menjadi canggung. Semua itu berubah saat Cika yang menyerobot masuk yang membuat Johan terkejut ketika Cika mengenali Vian setelah melihatnya.
"Pangeran baik hati!"
Dengan senang bahagia Vian tersenyum ke arahnya dan sedikit malu ketika Cika memanggilnya seperti itu Rina sangat senang ketika melihat Cika yang tampak bahagia karena kehadiran Vian di ruangan itu. Ria menyuruh Johan masuk untuk duduk bersama merekadan memberi tahukan jika Adit dan Vian datang ke panti untuk menemui Johan dan meminta bantuannya.
Cika yang sangat senang langsung berlari ke arah Vian dan mengajaknya untuk berkeliling sedangkan Johan jalan perlahan menghampiri mereka
Vian dengan ramah menolak permintaan Cika yang membuatnya sedikit cemberut, karena tidak ingin merepotkan Ria menegur Cika untuk tidak mengganggunya karena ada hal penting yang ingin Vian dan Adit bicarakan. mendengar itu dari Ria, membuat Cika tampak kecewa di buatnya, tidak tega melihat Cika seperti itu Adit menyuruh Vian untuk ikut bersama Cika berkeliling sebentar.
Vian yang tidak sampai hati menolak permintaan Cika, akhirnya menyetujuinya dengan Ria yang juga ikut bersama mereka. Kembalilah Cika tampak senang karena Vian yang di anggapnya seperti pangeran dalam buku cerita yang ia baca datang untuk dirinya seorang.
Setelah kepergian Ria, Vian dan Cika, tinggallah mereka berdua duduk berhadapan di ruangan itu tanpa kata dan hanya saling bertukar pandang. Karena suasana yang Canggung seperti itu, Adit mengambil gelas minumnya dan menghabiskan isinya lalu kemudian mengisi suasana canggung itu dengan tanpa basa-basi.
"Aku ingin meminta bantuanmu untuk menolong teman kami."
Entah ada angin apa terlintas di benak Johan seperti itu membuatnya terheran heran, karena hubungan di antara mereka tidak cukup baik.
Setelah Johan mendengarkan permintaan Adit yang jauh-jauh datang ke panti untuk meminta bantuan, Johan dengan cepatnya menolak permintaan Adit tersebut.
Menanyakan alasannya kepada Johan, Johanhanya diam sesaat kemudian menyebut nama Coki. Alasan Johan menolak permintaan Adit karena hubungannya dengan Coki. Karena Coki lah sehingga panti asuhan itu bisa kembali bangkit dari keterpurukannya setelah peristiwa beberapa bulan yang lalu menimpa panti asuhan dan anak-anak yang berada di panti itu.
Adit tidak tahu apa yang terjadi kepada Johan dan panti asuhan itu beberapa waktu yang lalu, tapi Adit tetap memohon Kepada Johan untuk membantunya karena seseorang sangat membutuhkan pertolongan Johan.
Johan yang masih saja terdiam mendengar permintaan Adit tiba-tiba di kejutkan oleh Coki yang memasuki ruangan 8tu yang tampak merasa kesal karena Jihan begitu lama Coki menunggunya di dalam mobil.
Terkejut melihat Adit yang berada di sana, membuat Coki sangat kesal dan memarahi Johan, sedangkan Adit yang melihat Coki masuk terkejut langsung berdiri dari tempat duduknya dan mencoba menenangkan Coki yang tampak marah setelah melihatnya, yang di tandai dengan perubahan nada suara dari yang memanggil Johan berubah setelah melihat Adit.
Adit berusaha membuatnya untuk tenang, tapi Coki tetap saja meledak ledak melihat Adit dengan amarahnya. Melihat sikap Coki seperti itu anak-anak yang bermain bersama Indah terkejut ketakutan melihat Coki, walaupun mereka hantu tapi tetap saja mereka masih anak-anak.
melihat anak-anak tersebut ketakutan bersembunyi di balik Indah membuat Indah sangat kesal dan ingin menghampiri Coki untuk membuatnya diam.
Karena tidak ada jalan lagi, masing-masing dari pihak mereka tidak ingin berhenti membuat, Johan langsung menarik Coki membawanya keluar dari ruangan itu, sedangkan Adit menarik Indah agar berpaling dari melihat Coki.
Itu adalah situasi yang buruk di dalam ruangan itu jika Indah dapat mendekati Coki. Di luar panti Coki sangat kesal ketika Johan menariknya keluar dengan menghempas tangannya yang di pegang Johan agar terlepas.
"Apa yang kau lakukan kenarikku keluar?"
"Maafkan aku nos tapi hantu dari anak-anak panti takut melihatnya yang seperti itu Bis, bagaimana jika mereka melaporkan itu kepada Bu Ria?!"
Coki yang terdiam sejenak langsung pergi dari tempat itu dan mengajak Johan untuk ikut bersamanya. Tapi sebelum itu Johan langsung memberitahukan maksud dari tujuan Adit datang ke panti asuhan itu untuk apa.
"Bos, tujuan Adit datang ke sini untuk meminta bantuan ku, aku tidak tahu apa yang terjadi padanya tapi dia memintaku untuk menolong temannya."
Mendengar pernyataan dari Johan membuat Coki sekilas terfikir untuk melakukan pembalasan kepada Adit saat itu. Tapi setelah mendengar kembali perkataan Johan yang mengatakan dia ingin kbantunya, membuat Coki tampak kesal.
Johan mengatakan itu karena dia ingin mbapas kebaikan mereka yang sudah menolong Cika saat tersesat di pusat kota. se0erti apa yang di ceritakannya kepada Johan. Karena itu lah Johan ingin membantunya dan meminta Coki untuk tidak ikut.
Mendengar perkataan Johan lahi-lagi membuatnya tambah kesal, karena seperti di campakkan oleh Johan dan langsung pergi menaiki mobilnya dan meninggalkan Johan dengan 0erasaan bersalah karena perkataannya membuat Coki terluka.
Suasana sudah kembali tenang, Johan kembali masuk ke dalam panti dan menemui Adit untuk menerima permintaan darinya.
Ketika masuk Johan melihat Vian dan Adit yang sudah berdiri di sana dengan Ria dan Cika menemaninya. Ria tersenyum menanyakan perihal yang terjadi sebelumnya, karena tidak ingin berbohong, Jihan memberitakan apa yang telah terjadi sebelumnya. San mengatak di akhir katanya kalau saja dia bersedia membantu Adit dan Vian.
Tampak senang Vian sangat berterimakasih kepada Johan dan mengatakan kalau dia akan membalas kebaikannya suatu saat nanti. dan berjanji kalau saja akan membantu anak-anak panti yang ada di tempat itu
Mendengar perkataan Vian seperti itu, membuat Johan sangat bahagia karena ada seseorang yang ingin membantu kehidupan mereka di panti. Tapi Johan menolaknya dengan alasan kalau saja dia hanya membayar kebaikan Vian karena telah menjaga Cika saat mereka ada di pusat kota
Meski begitu Vian tetap bulat dengan keinginannya yang akan membantu anak-anak panti walaupun permintaannya di tolak oleh Johan.
Karena waktu sudah hampir siang dan sudah cukup lama mereka meninggalkan Adel dalam kondisi buruk, membuat mereka bergegas untuk kembali ke kos. Ria meminta maaf karena tidak bisa mengantar mereka dengan alasan jika anak-anak di panti itu tidak ada yang menjaga dan mengawasinya Tidak keberatan dengan hal itu merekapun segera menuju ke halte bis yang langsung menuju ke arah kos mereka.