Doben, I Love You

Doben, I Love You
Ekstra Part 4



Setelah mengantar twins ke Rumah Opa dan Oma Masing-masing. Kini Indra dan Fitry terlah sampai di rumah mereka.


Indra dan Fitry masuk ke dalam rumah berjalan beriringan dengan Fitry memeluk lengan suaminya.


"My Wife, Mandilah dan Bersiap-siap. Aku ingin mengajak mu dinner." ucap Indra pada istrinya.


"Serius Honey? Baiklah aku akan siap-siap sekarang." jawab Fitry dengan antusias. Dia langsung berlari mendahului suaminya yang masih berjalan menaiki tangga.


"Hati-Hati Doben.." ucap Indra tersenyum menggelengkan kepalanya pelan. Dia seperti melihay istrinya 7th yang lalu.


Ya, Indra tak ingin menyia-nyiakan moment seperti ini. Setiap ada kesempatan pasti akan dia gunakan untuk Quality Time bersama Istrinya.


Membahagiakan Istri memang prioritas utama setelah Twins. Menurut Indra begitu.


Indra telah sampai di Kamar nya dan langsung ke kamar mandi untuk menyusul Istrinya yang tengah Mandi.


Mengingat tentang adik baru untuk twins, Indra ingin istrinya segera Hamil lagi. Jadi mumpung tidak ada twins, mereka akan bebas memproses adik untuk twins.


1 jam kemudian...


Indra dan Fitry keluar dari kamar mandi dengan ekspresi berbunga-bunga seperti Pengantin Baru.


Dan mereka segera bersiap-siap untuk Dinner malam ini.


meskipun usia mereka sudah kepala tiga lebih. Namun ketampanan dan kecantikan couple goals itu tidak luntur sedikit pun.


Justru terlihat semakin tampan dan semakin cantik dengan tampilan lebih matang.


"Ready?" ucap Indra pada istrinya sambil membuat lingkaran lengan.


Fitry meraih lengan tangan suaminya."Ready Honey.." ucap fitry tersenyum menatap suaminya.


mereka berjalan menuju mobil. Indra selalu membukakan pintu untuk istrinya terlebih dahulu.


Perlakuan manis Indra juga tidak berubah sama sekali. Malah semakin romantis semenjak menikah dengan Istrinya.


Indra melajukan mobil nya membelah jalanan kota jakarta.


Tak butuh waktu lama, Mereka telah sampai di depan hotel bintang Lima. Hotel mewah dan yang pasti mahal.


Mereka turun dari mobil menuju Resto yang ada di Hotel bintang lima itu.


Indra menarik kursi untuk istrinya duduk. Baru setelah itu dia duduk berhadapan dengan istrinya.


Indra menepuk tangan nya 3x dan pelayan datang membawa bucket bunga mawar.


"Silahkan Nyonya." ucap pelayan sambil memberikan bucket bunga itu.


Fitry menerima bucket itu lalu tersenyum manis pada suaminya.


Setelah Bucket mawar, kini pelayan datang lagi dengan membawa kotak persegi panjang.


"Honeyy... Ini Apa?" tanya fitry pada suaminya.


"Bukalah..." jawab Indra singkat, tentunya dengan senyum yang terukir di wajah tampannya itu.


Fitry membuka kotak persegi panjang itu. Dan mata fitry langsung berbinar melihat benda yang ada di dalamnya.


"Honeyy... Kalung ini untuk ku?" tanya fitry lagi. Dan kali ini dia benar-benar terharu. Air matanya sudah menggenang, jika berkedip sekali saja air mata itu akan jatuh.


"Iyah Cintaku.. itu untuk mu."jawab indra.


"Ada Nama Kita di dalam cincin sebagai liontin kalung ini?" tanya fitry lagi.


"Iya, Aku ingin Kau memakainya setiap hari, jangan pernah melepasnya ya? Aku juga ingin kamu selalu ingat tentang Kita. Perjuangan serta pengorbanan kita untuk sama-sama mewujudkan Mimpi kita yaitu Hidup Bersama selamanya. Bersama Twins dan Putra Putri kita lainya, serta cucu dan cicit kita." jelas indra menjawab panjang lebar.


"I Promise Honey.." balas Fitry sambil menggenggam tangan suaminya.


"Thankyou So Much Honey," ucap Indra sambil mengecup tangan istrinya lembut.


Indra berdiri dari duduknya dan membantu istrinya memakai kalung itu.


Setalah Adegan Romantis itu, kini mereka sedang menikmati hidangan makan malam istimewa.


Indra sengaja banyak memesan menu Favorit istrinya. Dan benar saja, makanan itu di lahap habis oleh istrinya yang doyan makan itu.


Setelah selesai Diner, Indra memberi kejutan lagi untuk Istri tercintanya.


"Honey.. Kau ingin membawa ku kemana?" tanya fitry saat mereka menaiki lift menuju ke lantai paling atas Hotel itu.


Indra tidak menjawab, dia hanya tersenyum pada istrinya.


Pintu Lift terbuka, Indra mengajak istrinya menuju salah satu kamar Hotel VVIP di lantai paling atas itu.


"Apa suami ku ingin bertemu client disini?" batin fitry.


Indra membuka Pintu Kamar Hotel dan mengajak Istrinya masuk.


"Honey... Kau menyewa kamar ini?" tanya fitry lagi. Dia memang benar-benar cerewet.


Indra mengangguk saja.


"Untuk apa?" tanya fitry lagi, entah sudah berapa kali dia bertanya pada suaminya.


"Memproses Adik untuk twins" jawab Indra tersenyum nakal pada istrinya.


Pipi Fitry langsung memerah saat suaminya berkata seperti itu. Ya, mereka ingin segera memiliki momongan lagi setelah Twins sudah agak besar.


Bahkan mereka memiliki cita-cita yang sama, yaitu punya anak banyak. Jika Tuhan menghendaki tentunya.