Doben, I Love You

Doben, I Love You
Episode 55



_Beberapa bulan berlalu. Kini usia kandungan fitry sudah 6 bulan. Perutnya semakin besar dan juga tubuhnya semakin gemuk.


Pesona Ibu Hamil itu benar-benar membuatnya terlihat semakin Cantik dengan wajah khas keibuan.


Indra memeluk tubuh ibu hamil itu dari belakang saat fitry berdiri di balkon kamar.


"Honey, kau mengagetkan ku saja." ucap fitry.


Indra membalik tubuh ibu hamil itu menjadi menghadap dirinya, menatap istrinya tajam dan Dia merapikan rambut sang istri yang tersapu angin.


"Kenapa menatap ku sperti itu, iya aku tau aku jelek dan gendut sekarang." ucap fitry dengan bibir manyun.


Indra tersenyum geli mendengar tutur kata istrinya. "Kau malah semakin terlihat sexy dengan tubuh mu yang berisi Doben."


Fitry menunduk, pipinya sudah memerah saat dirinya di bilang sexy oleh suaminya.


"Boleh aku menjenguk baby twins?" ucap indra dengan suara beratnya.


Kata itu berhasil membuat jantung fitry berdebar, dan tubuhnya meremang.


fitry mengangguk pelan, tanda jika ia juga menginginkan suaminya.


mendapat jawaban dari sang istri, senyum indra semakin melebar.


Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, Indra mengajak istrinya masuk ke kamar dan mengunci pintu balkon rapat-rapat.


Indra mencumbu istrinya dengan lembut dan hati-hati.


Dia mulai menyatukan pagutan di bibir milik istrinya. Tangannya menjelajah setiap inci tubuh sang istri.


Fitry pun membalas perlakuan suaminya. nafas mereka memburu, seolah oksigen dalam ruangan menipis.


fitry mendes*h saat benda kenyal miliknya di rem*s lembut suaminya. "Honeyy... Aaaawh..." pekik fitry tertahan karena bibirnya terus di ***** suaminya.


Indra menyukai suara rintihan istrinya, membuat dirinya semakin berhasrat. Indra melepaskan kaitan bahan penutup benda kenyal istrinya, untuk mempermudah dirinya bermain di sana.


Ciuman itu semakin turun ke leher, membuat istrinya menggeliat merasakan sensasi geli namun istrinya sangat menyukai hal itu.


Indra merebahkan Istrinya di atas ranjang dengan hati-hati. dia kembali mencumbu istrinya lagi. Kini tangannya sudah turun ke bawah, menjelajah lembah yang sudah basah. jarinya begitu lihai bermain di bawah sana, hingga membuat istrinya meracau melantunkan nada-nada cinta.


"Honeyy..... Uuugh..." pekik fitry menyeru suaminya.


"Yess my wife," sahut indra dengan nada sedikit mendesah di telinga sang istri.


"Aa-Aku... Inggiinn..." fitry tidak melanjutkan bicaranya, dia malah berteriak kerass saat dirinya sudah pelepasan.


nafas fitry terengah-engah. Benda miliknya masih berdenyut. peluh membasahi tubuh gemuk itu.


Indra tersenyum setelah berhasil membuat istrinya meledak. Dia melepas pakaian yang melekat di tubuhnya. Kini tubuh mereka sama-sama polos.


Indra langsung mengungkung Istrinya, memagut kembali bibir fitry dan mulai untuk penyatuan. Saat ini giliran indra yang mencari kenikmatan. "Baby twins, daddy datang..." gumam indra.


Di mulai melakukan push up secara perlahan agar baby twins tidak terguncang.


"Apa sakit cinta???" tanya indra pada istrinya.


Fitry hanya menggeleng pelan.


"hanya sedikit tidak nyaman honey... Biar aku yang pegang kendali." ucap fitry pada suaminy.


Indra sudah paham apa maksud istrinya pegang kendali. Yaitu posisi Women on top! Dia tersenyum miring ketika mendengar penuturan sang istri.


Kini fitry sudah berada di posisi atas, dia terlihat seperi menunggani kuda. dan suaminya sangat menyukai posisi ini karena tidak perlu bekerja keras.


Satu Jam berlalu...


Keduanya menjerit haluss saat meledak berasam. Peluh bercucuran di tubuh keduanya. Nafasnya terengah-engah karena lelah dan juga lega.


Indra menutup tubuhnya dan juga istrinya dengan selimut.


"Terimakasih Bumil... I Love you." bisik indra di telinga istrinya. Dia memeluk bumilnya dari belakang.


Fitry tidak menjawab, dia sangat lelah dan memilih untuk tidur dengan posisi membelakangi suaminya.


Huuuuft... Malam yang panas...!😂


.


.


_Pagi Hari..


"Honey, kau akan mengantar ku chek up ke dokter kandungan kan? Hari ini adalah jadwal pemeriksaan." pinta fitry pada suaminya. Mereka sedang sarapan pagi sekarang.


"Tentu saja Doben, aku tidak akan melewatkan moment ini, aku juga sudah rindu ingin melihat baby twins." balas indra dengan mengusap puncak kepala istrinya lembut.


Fitry menjawab dengan anggukan saja.


Indra senang melihat istrinya dan juga baby twins sehat. Bahkan istrinya sangat kuat makan, karena di perutnya ada 2 bayi yang membutuhkan banyak nutrisi.


Indra tidak mempermasalahkan hal itu, bahkan jika istrinya sebesar gajah pun dia tetap mencintai istrinya itu.


"Honey... Aku ingin foto Maternity, apa boleh?" tanya fitry pada suaminya.


Dia ingin mengabadiakan moment langka ini.


"Boleh dong... Apa sih yang tidak untuk Bumil ku ini?" jawab indra sambil mencubit pipi gembul istrinya.


"Yeeeaaayyy Asssiikkk... Terimkasih Daddy.." sorak fitry dengan gembira dan mencium pipi suaminya.


Indra sangat senang melihat istrinya begitu ceria. Semoga Tuhan memberkati keluarga kecil mereka.