Doben, I Love You

Doben, I Love You
Episode 35



_keesokan hari di malam hari.


Kini Indra sudah siap untuk menjemput pujaan hati.


Indra terlihat tampan dengan kemeja yang melekat di tubuhnya. Dia juga sudah menyiapkan surprise untuk kekasihnya.



kira-kira begini tampilan Indra. Benar-benar tampan. Hihihihi...😁


Indra keluar dari kamar menuju garasi mobil. dia menarik pedal gas melajukan kendaraanya membelah kota jakarta. Sesaat kemudian, dia sudah sampai di kediaman Hartawan.


Dia turun dari mobil dan langsung di sambut Ibu Eny di ambang pintu.


"Ah, calon mantu datang.. Masuk lah fitry sebentar lagi siap." sapa ibu eny pada indra.


Indra mengangguk dengan senyuman. Dia mendudukan tubuhnya di sofa ruang tamu.


Tak lama kemudian, fitry keluar kamar menuruni tangga, Gadis itu terlihat cantik dengan balutan Dres berwarna soft pink dan rambutnya yang indah di biarkan tergerai dengan sedikit di ikat kebelakang.


Begini kira-kira visualnya.



sangat cantik bukan? Hihihi..😁


"Yuk kita pergi." ucap fitry membuyarkan lamunan indra yang sedari tadi bengong melihat dirinya.


Indra hanya menganggukan kepala.


"Ibu, Kami pergi dulu." pamit indra tak lupa mencium tangan ibu eny. Fitry juga melakukan hal yang sama.


Mereka berjalan menuju mobil. Indra kembali melajukan mobilnya menuju Resto miliknya.


Ya, Indra sudah menyuruh pegawai resto untuk mengosongkan tempat itu pada malam hari.


"Turunlah..." titah indra pada fitry yang lansung di angguki fitry pelan.


Fitry memeluk lengan indra berjalan menuju resto.


Mereka duduk di meja yang hanya ada dua kursi di tengah ruangan resto tersebut.


Sesaat kemudian, pelayan datang membawa satu Bucket uang yang besar, dengan jumlah yang fitry juga tidak tau berapa di berikan pada gadis itu.


Kira-kira bucket nya seperti ini..😁😁



Fitry menerima bucket itu dengan senyum di wajahnya.


"Honeyy... Mending transfer saja." celetuk fitry membuat indra terkekeh pelan.


lalu pelayan datang lagi membawa hidangan yang sudah di pesan terlebih dahulu. Semua meja penuh dengan makanan favorit fitry. Fitry berbinar senang melihat meja di hadapannya.


"Honey... Kau ingin membuat ku gemuk?" ucap fitry menatap tajam indra. Indra hanya menganggukan kepalanya mengiyakan ucapan fitry.


"Makanlah... " titah indra pada fitry.


Mereka menyantap hidangan bersama. Sesekali mereka saling menyuapi.


Tak ingin berlama lama lagi, fitry langsung menyendok eskrim itu, dia terkejut saat melihat es krim yang disendok terdapat cincin yang mengkilap.


"cincin..." gumam fitry sendiri.


"untuk mu..." sahut indra.


"Untuk ku?" fitry mengulang kembali perkataan indra.


indra mengangguk dan mengambil cincin itu, lalu membersihkannya terlebih dahulu sebelum di pakaikan pada kekasihnya.


"Aku ingin kamu menjadi istriku, apa kamu bersedia Doben?" tanya indra pada fitry sebelum memasangkan cincin itu pada nya.


"Yes, I do Honey.." balas fitry dengan senyum penuh haru.


Indra senang mendengar jawaban Fitry, dia langsung memasangkan cincin di jari manis sang kekasih. Ternyata cincin itu sangan pas di jari kekasihnya. Mereka benar-benar berjodoh.


Indra beranjak dari duduknya mendekati fitry. Dia berjongkok di hadapan fitry yang masih duduk di kursinya.


Indra mendaratkan ciuman di bibir fitry sekilas.


"Terimakasih..." ucap indra penuh haru setelah mencium fitry.


Dia menarik tubuh fitry membawanya kedalam pelukannya. Indra mengecp puncak kepala kekasihnya dengan sayang...


Fitry tersenyum menyembunyikan wajahnya di dada bidang indra.


Mereka berdua sangat bahagia saat ini.


"Tapi Ayah belum mengijinkan kita menikah cepat." ucap fitry pada indra.


Pria itu mengurai pelukan nya. Menatap kekasihnya dengan tatapan lembut.


"Tidak masalah Doben, kata ayah kita bisa bertunangan terlebih dahulu kan?" balas indra dengan senyuman.


Fitry mengangguk paham.


"Besok aku akan membawa mu bertemu Ayah Danu dan Mama Santi. Mereka sudah tidak sabar ingin bertemu dengan mu cintaku." ucap indra sambil mengelus rambut kekasihnya.


"Baiklah..." balas fitry dengan senyum manisnya.


"Okey, besok pagi aku jemput kamu ya? biar besok aku cuti sehari dari kantor." jelas indra.


"Honey, apa ini resto milik mu?" tanya fitry pada indra.


Indra mengangguk "Hmmm..." dia membalas dengan deheman.


"Resto kamu bagus Honey, lain waktu bawa aku Ke Cafe kamu juga ya?" pinta fitry pada indra.


"Siap Ibu Negara.." jawab indra dengan sikap hormat.


fitry terkekeh melihat kekasihnya itu.


"Honey, aku mau pulang. aku sudah mengantuk karena terlalu kenyang. Hehehe.." celetuk fitry dengan tawa.


"Baiklah.. Ayo.." indra mengulurkan tangannya pada fitry dan langsung di sambut lembut oleh sang kekasih.