
Usia kandunga fitry sudah memasuki bulan ke delapan.
saat ini fitry sedang melakukan foto maternity. Ibu Eny dan Mama santi sedang sibuk membantu Ibu Hamil yang sedang di foto oleh foto grafer kondang tanah air.
Ibu Eny sibuk mengambilkan barang yang di perlukan oleh putrinya, sedang mama santi tengah sibuk membantu MUA untuk mengganti baju menantunya.
Indra tersenyum menggelengkan kepalanya melihat pemandangan yang menurutnya lucu itu.
Istrinya itu benar-benar manja saat hamil. Hingga merepotkan semua anggota keluarga termasuk indra. Keinginan yang aneh-aneh dan harus di penuhi selalu membuat semua orang kesal, namun mereka tak pernah mengeluh akan hal itu. Karena ini adalah kelahiran yang sangat di tunggu-tunggu oleh semua orang.
setelah seharian foto shoot maternity, kira-kira hasilnya seperti ini. Cekidot!!😁
Benar-Benar cantik gak tuh Bumil??😍
_malam hari
Indra dan fitry sedang bersiap untuk tidur. Indra melihat istrinya begitu lelah karena seharian sibuk foto shoot maternity.
"Apa istriku sangat lelah?" tanya indra.
"Hmmm... Kaki ku sangat pegal honey..." jawab fitry.
"sini biar aku pijit." ucap indra sambil mengambil kaki istrinya di bawa ke pangkuannya.
Fitry tersenyum mendapat perlakuan manis dari suaminya. Indra memang tipe pria romantis, fitry sangat menyukainya. bahkan suaminya itu sangan perhatian, pria itu selalu melakukan hal-hal kecil yang membuat fitry merasa di cintai. Seperti membukakan pintu mobil untuknya, menggendong, atau bahkan hanya membersihkan sisa makanan di sudut bibir yang berantakan, merapikan rambut. Seperti sekarang memijit kaki istrinya. Romantis tidak hanya dengan memberi kemewahan saja, namun perhatian kecil dan sangat manis, itu sudah lebih dari cukup untuk membuat hubungan menjadi awet dan tidak monoton.
"Honey... Besok jadi berbelanja untuk keperluan Baby Twins kan?" tanya fitry pada suaminya.
"Iya cintaku, kita ajak Ibu dan juga mama sekalian ya? Biar ada yang bantuin." ucap indra tersenyum.
"setuju.." jawab fitry singkat.
"apa sudah lebih baik?" tanya indra setelah memijit kaki ibu hamil nya.
Fitry mengangguk cepat. "Honey... Apa kau tidak ingin menjenguk baby twins?" ucap fitry menggoda suaminya.
"Baiklah... aku akan menjenguk baby twins sekarang juga." jawab indra dengan semangat.
.
.
_Keesokan harinya. Di sebuah pusat perbelanjaan.
Indra, Fitry, mama santi dan ibu eny sudah berada di area keperluan bayi.
mama santi dan ibu eny paling antusias memilih perlengkapan bayi, bahkan mereka selalu ribut saat pilihan mereka tidak sama.
sperti saat ini, saat memilih box bayi, mama santi lebih suka warna pink di banding warna biru pilihan ibu eny.
"Tidak, biru itu lebih dominan, cocok untuk baby boy maupun baby girl jeng." sahut ibu eny dengan nada tak kalas kesal pada besannya.
"Stoopp...!!! Fitry minta ibu dan mama ikut itu untuk membantu, bukan malah berantem. sudah kita beli dua duanya. box bayi berwarna biru untuk baby boy dan box bayi pink untuk baby girl. Puas ibu dan mama??" jawab fitry dengan wajah cemberut dan bibir manyun.
"Nahh... Itu ide bagus doben." sahut indra.
ibu eny dan mama santi hanya cengengesan. Karena terlalu antusias menyambut baby twins.
"Ya sudah kalau begitu kita carinya perlengkapan masing-masing saja jeng, jeng eny pilih keperluan untuk baby boy, dan aku pilih keperluan baby girl." terang mama santi.
"Setuju jeng... Gass lah.." timpal ibu eny langsung meninggalkan besannya.
2jam sudah mereka berbelanja untuk keperluan baby twins.
Perlengkapan itu tidak di bawa pulang oleh indra, tapi di antar oleh Truk barang, karena belanjaan yang sangat banyak.
Entah berapa uang yang harus di keluarkan oleh indra untuk membayar perlengkapan bayi itu. Bayangkan saja, Satu Truk penuh. Benar-benar bayi sultan.
.
.
Kini truk sudah sampai di kediaman indra, semua orang membantu menurunkan barang-barang itu dari truk kecuali bumil.
"Huufftt... Capek!" keluh ibu eny dan mama santi.
"Baby Twins belum lahir saja sudah mengeluh capek, apa lagi kalau baby twins lahir nanti?" ucap fitry terkekeh pelan.
"Doben, kamar baby twina sudah selesai di renovasi. Jadi nanti ada pintu penghubung dari kamar baby twins ke kamar kita. mau langsung di tata sekalian barang-barang baby twins?" tanya indra pada istrinya.
"Tentu saja honey.." ucap fitry antusias
.
.
3jam lebih berlalu, Kamar Baby twins sudah siap.
Biru Untuk Baby Boy💙
Pink untuk Baby Girl💗
"Terimakasih sudah membantu Ibu, mama..." ucap indra pada Ibu Eny dan mama santi.
"sama-sama sayang.." ucap para ibu-ibu.
"Terimakasih Oma Eny, Oma Santi... Baby Twins sayang banget sama Oma Cantik." seru fitry menirukan suara anak kecil.
"sama-sama baby Twins" ucap para oma-oma cantik.
Tak terasa satu bulan lagi, baby twins akan Lahir ke dunia. Ah, author juga sudah tidak sabar ingin bertemu baby twins.😍