
_Di Rumah sakit Amerika.
"Fitry,..." seru seseorang memanggil namanya.
Fitry yang mencari sumber suara menoleh kanan kiri, hingga dia menemukan seorang Pria sedang berjalan mendekati nya.
"Haiii... Lama tidak bertemu, bagaimana kabar Mu? Dan tante, kau semakin terlihat awet Muda." tutur pria itu seperti sudah pernah mengenal mereka lama.
"David, kau david kan?" seru fitry memastikan.
"Iya, apa kau sudah melupakan ku? Hingga tak mengenal ku? He hehe!" jawab david selengekan.
"David, kenapa kamu ada disini?" tanya ibu eny.
"Mami sedang sakit tante, dan sedang di rawat disini. Kalian sendiri kenapa ada di sini? Dan kau Fit, kenapa memakai kursi roda? lagi sakit? Sakit apa? Dan sejak kapa kalian ada di amerika?" cecar david kepo.
"kau ini, seperti polisi yang mengintrogasi pelaku kejahatan saja! Nyerocos mulu." sahut fitry kesal
"sorry, lama tidak bertemu dengan mu, aku hanya ingin tau kehidupan mu sekarang. Apa kau merindukan ku hingga kau mencariku sampai jauh-jauh datang kesini? Hahahaha.!" pria tengil itu tidak berubah sama sekali, dari sejak dulu hingga saat ini masih saja tengil
"7 bulan yang lalu, aku mengalami kecelakaan, dan sekarang aku lumpuh. aku sedang berobat disini, sudah satu bulan aku ada di amerika." jawab fitry.
"semoga cepat sembuh ya Fit.. Kamu tenang aja, di rumah sakit ini jangan kan lumpuh, orang yang mati di hidupin lagi juga bisa disini. hehehe.." canda david mencoba menghibur fitry.
.
.
David adalah teman SMA Fitry, mereka cukup dekat. David juga sering berkunjung di rumah Fitry begitupun sebaliknya. Mereka terpisah karena setelah Lulus SMA, David melanjutkan pendidikan di Amerika. Kakek nya yang asli orang amerika ingin cucu nya meneruskan bisnis kakeknya. Akhirnya dia menetap disini.
"Aku mau jenguk mami kamu boleh?" ucap fitry penuh permohonan.
"Tentu saja, mami juga rindu dengan mu apa lagi suara berisik mu. Hahaha!" ucap david menggoda fitry.
"Ketawa ae, dah mulai stress kayanya nih anak. Hahaha!" balas fitry tak mau kalah.
"Yeeee... kamu ngatain aku gila?"
"Iya!"
"Tapi aku tampan! Bleee....." david menjulurkan lidahnya menggoda fitry.
Fitry hanya tertawa menggelengkan kepalanya.
"Sini tante, biar david saja yang dorong fitry." tawar david langsung mengambil alih kursi roda fitry.
"dasar anak nakal." seru ibu eny menjitak kepala bagian belakang david.
David hanya tersenyum pepsodent pada ibu eny.
.
.
"tante..." seru fitry pelan.
"Heiiii Cantik, kau ada disini?" balas mami nia tersenyum ramah pada fitry.
"Iya tante, fitry sedang berobat disini. Tante sakit apa?
"Hanya tensi tinggi, bukan sakit yang berarti." jawab mami nia sambil menggenggam tangan fitry.
"Heii jeng, apa kabar?" sapa mami nia pada ibu eny. Mereka langsung berpelukan cipika cipiki.
"Aku Baik Nia," ucap ibu eny.
"syukurlah, jika kau sehat. Dan kamu fitry, kamu sakit apa?" mami nia bertanya sembil mengusap pipi fitry halus.
"aku lumpuh tante, karena kecelakaan beberapa waktu yang lalu." balas fitry sendu.
mami nia tersenyum lembut pada fitry. "Jangan risau, disini semua dokter ahli. Dan pengobatab disini sudah tidak di ragukan lagi. tante yakin kau akan sembuh." ucap mami nia.
"terimakasih tante sudah suport fitry."
"sama-sama sayang." mami nia mengusap rambut fitry sayang.
"Fitry, aku boleh minta nomor ponsel mu? Aku ingin sekali bermain dengan mu." ucap indra.
"Boleh," david langsung menulis nomor fitry dan menyimpannya.
"Baiklah, kami harus segera pulang tante,"
"iya jeng.." sahut ibu eny. "jangan lupa main yah david." ucap mama eny pada david.
"Siap tante,"
"Ya sudah kami pulang dulu ya." pamit ibu eny sambil memeluk temannya dan tak lupa cipika cipiki.
.
.
Setelah fitry dan ibu eny keluar, mami nia langsung berbinar. "ini kesempatan mu untuk mengambil hatinya fitry, david. karena saat ini, fitry pasti sedang membutuhkan suport system. Maka dari itu, ini peluang yang bagus untuk kamu mendekatinya. Buat dia jatub cinta pada mu." jelas mami nia dengan seringai di sudut bibir nya.
David mengangguk paham dengan ucapan mami nia.
Kira-kira, apa yang akan dilakukan oleh david?
-Hanya author yang Tahu. Hihihi...😁