
"Opa Danu.... Oma Santi... Joeva Dataaanngg...." teriak Joeva sambil berlari ke arah Opa dan Oma nya.
Opa Danu berjongkok dan merentangkan tangannya, kode untuk joeva agar memeluk nya.
Joeva menubruk tubuh Opa Danu.
"Heeiii Cantik... Cucu Opa.. waahh... Kau semakin gemuk saja, apa mommy memberi mu makan sangat banyak? hmm..??" tanya opa Danu saat menggendong joeva.
Joeva mengangguk cepat. "Iya Opa, masakan Mommy terlalu lezat, membuat ku jadi tidak bisa berhenti makan." jawab joeva tersenyum menampakan deretan giginya.
"Joeva Cantik, Cucu Oma... Sini gantian Oma yang gendong, Oma sangat merindukan mu." ucap Oma santi mengambil Joeva dari Opa Danu.
"Joeva juga rindu dengan Oma." jawab joeva seraya mencium pipi sang Oma.
"Mosha mana..? Apa tidak ikut?" tanya Lily pada joeva dan mencubit pipi gembul milik keponakannya.
"Mosha Di rumah Opa Yudi dan Oma Eny, Aunty.." jawab joeva lagi.
"kalian apa kabar?" tanya Opa Danu pada Indra dan Fitry.
"Kami Baik Ayah.." jawab Indra yang di angguki oleh Fitry.
"Oh iya, Ini ada Kue sama Pudding buatan Ibu." ucap fitry menyodorkan paper bag pada Oma Santi.
"Waaahhh... merepotkan Oma Eny saja, sampaikan terimakasih pada Oma Eny ya?" jawab Oma santi menerima paper bag dari menantunya.
"Joeva Masuk Yuk... Kita main di dalam! Aunty punya mainan baru untuk Joeva." ucap Lily sambil meraih tangan Joeva.
"Beneran Aunty..??? Yeeeaaayyy Assiikkk..." sorak Joeva langsung turun dari gendongan Oma Santi.
"Pelan-Pelan jalannya sayang..." teriak Opa Danu melihat Joeva berjalan terburu-buru mengikuti langkah Aunty Lily.
Kini tersisa para orang Tua di ruang tamu. Opa Danu, Oma Santi, Indra dan Fitry mengobrol ringan membicarakan soal tumbuh kembang Mosha dan Joeva.
"Twins Sudah Besar.. Apa kalian tidak ingin menambah momongan lagi?" ucap Oma Santi.
"Rencana nya begitu Ma.. Nanti saat twins liburan sekolah, kami akan pergi honey moon bersama twins." jawab indra.
"Twins Biar sama kami saja biar kalian bisa fokus Honey moon nya. Jadi tidak ada yang mengganggu." sahut Oma Santi lagi.
.
.
Hari sudah semakin sore, Indra dan Fitry memutuskan Untuk Pulang dan meninggalkan Joeva di kediaman Josef Manek.
"Joeva, Mom sama Dad pulang dulu Ya..?? Jangan Nakal sama Opa, Oma dan Aunty Lily, Joeva harus jadi anak baik, Okey?" tutur Indra menasehati Putrinya.
"Siap Daddy.." jawab Joeva dengan sikap Hormat.
"Good Girl..." ucap indra sambil melakukan Tos dengan putrinya.
"Ayah, Mama, Lily, kami pamit pulang, titip Joeva ya?" ucap Fitry.
Opa Danu, Mama Santi Dan Lily mengangguk tersenyum tanda mengiyakan.
Joeva melambaikan tangannya saat Mom dan Dad nya melangkah menuju mobil.
Fitry dan Indra membalas lambaian tangan Putrinya dan melakukan Kiss Bye.
Joeva, Opa, Oma dan Aunty Lily menatap mobil yang di tumpangi oleh indra dan fitry menjauh dan tak terlihat lagi.
"Joeva, kamu nanti Bobok sama siapa? Mau sama Opa dan Oma atau sama Aunty?" tanya oma santi pada cucunya.
"Aku Bobok sama Opa dan Oma saja, Aunty Bobok nya ngorok, joeva tidak bisa tidur nanti." jawab joeva sambi tertawa menatap Aunty Lily.
Aunty Lily menatap tajam ke arah keponakannya.
"Kabuuurrrrr....." teriak Joeva sambil berlari ke sembarang arah agar tidak tertangkap oleh Aunty nya.
"JOEVAAAAAA......." teriak Lily tak kalah keras sembari mengejar keponakannya yang sudah kabur duluan.
Opa Danu Dan Oma Santi tersenyum lembut melihat tingkah Cucu dan Putri nya.
"Rumah Jadi Rame ya Yah??" ucap mama santi pada suaminya.
Ayah Danu menjawab dengan anggukan kepala. Dan memeluk istrinya itu dari samping, mereka berjalan ke dalam rumah mencari keberadaan Cucunya.