Doben, I Love You

Doben, I Love You
Episide 42



_WEDDING DAY INDRA DAN FITRY🌻


Semua persiapan pernikahan sudah selesai. Hari ini adalah hari pernikahan Indra dan Fitry.


Indra sudah berada di Aula Gereja bersama dengan keluarganya, Lily juga hadir di acara pernikahan Abang satu-satunya, dia cuti satu minggu untuk moment berharga ini. Dia tidak ingin melewatkannya.


Acara Pemberkatan akan di mulai, Fitry masih di sembunyikan di sebuah ruangan di area Gereja.


Pastor meminta pengantin wanita masuk ke dalam Aula Gereja untuk melaksanakan Pemberkatan.


saat ini Fitry sedang Nervous, jantungnya berdegub kencang dan lebih cepat. Kakinya terasa lemas sekali. Tubuhnya seolah tidak kuat menopang dirinya sendiri. Dia mengambil nafas panjang lalu menghembuskannya secara perlahan. Dia melakukan itu berulang ulang kali.


Ayah Yudi masuk ke ruang pengantin wanita untuk menjemput sang Putri.


"Sayang... Apa kau siap?" tanya ayah yudi dengan senyum lembut.


"Ya, Tentu ayah.." jawab fitry singkta.


Ayah membuat lingkaran dengan tangan yang berada di pinggang. Fitry merangkul tangan sang Ayah. Dan tangan yang satunya lagi memegang bucket bunga.


"Putri Ayah benar-benar Cantik, Beruntung sekali Indra mendapatkan mu."ucap Ayah menggoda sang putri.


"Tentu saja pria itu akan sangat beruntung mendapatkan Ku." jawab Fitry dengan senyum yang menampakan rentetan giginya yang gingsul.


mereka berjalan memasuki Aula Gereja...


Kira-kira seperti ini😊



Anggap saja itu visual Ayah Yudi. Hihihi...😁


Indra yang memakai tuxedo berwarna hitam, berdiri di depan sana menatap ke arah Fitry dan Ayah Yudi yang sedang berjalan mendekati dirinya.



Indra juga tak kalah tampan memakai tuxedo warna hitam.😁


Indra tertegun melihat kecantikan calon istrinya yang memakai gaun putih panjang dengan penutup wajah yang masih memperlihatkan dengan jelas kecantiakan sang permaisuri.


Tak Hanya indra yang tersanjung melihat keanggunan fitry, namun semua orang yang barada di sana. Bak Princes yang ada di dalam negeri dongeng.


Ayah Yudi melepas gandengan tangannya pada fitry saat sudah sampai di depan Indra.


Ayah Yudi duduk di samping Ibu Eny saat ini. Untuk menjadi saksi pernikahan putri mereka.


Indra mengulurkan tangannya untuk membawa sang kekasih menghadap Pastor yanga akan memimpin pemberkatan pernikahan mereka.


Fitry menerima uluran tangan Indra dengan mengulas senyum.


Kini acara pemberkatan Di Mulai.


"Anthonius Indra Manek putra dari Danu Josef Manek, Apa kau bersedia hidup bersama wanita pilihan mu Fitry Hartawan Putri dari Yudi Hartawan, Mecintai nya selama-lamanya, dalam kelimpahan maupun kekurangan, Sehat maupun Sakit, Senang maupun susah, untuk saling mengasihi dan menghargai selama-lamanya sampai maut memisahkan?" ucap Pastor pada Indra.


"Fitry Hartawan Putri dari Yudi Hartawan, Apa kau bersedia hidup bersama Laki-Laki pilihan mu Anthonius Indra Manek putra dari Danu Josef Manek, mencintai nya selama-lamanya, dalam kelimpahan maupun kekurangan, sehat maupun sakit, senang maupun susah, untuk saling mengasihi dan menghargai selama-lamanya sampai maut memisahkan?" ucap pastor pada Fitry.


"Ya, saya Fitry Hartawan Bersedia." ucap fitry dengan tegas.


"Baiklah sekarang kalian buat janji pada Tuhan Yesus" ucap pastor pada kedua pengantin.


Pengucapan janji di mulai dari pengantin Pria.


"Saya, Anthonius Indra Manek mengambil Engkau Fitry Hartawan sebagai Istri.


Saya berjanji untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang dan sampai selama-lamanya.


Pada waktu susah maupun senang, kelimpahan maupun kekurangan, sehat maupun sakit.


Untuk saling mengasihi dan menghargai sampai maut memisahkan kita." ucap janji suci ndra pada Tuhan.


Kini giliran Fitry yang mengucap Janji.


"Saya, Fitry Hartawan mengambil Engkau Anthonius Indra Manek sebagai Suami.


Saya Berjanji untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang dan sampai selama-lamanya.


Pada Waktu Susah maupun senang, Kelimpahan maupun Kekurangan, Sehat maupun Sakit.


Untuk saling mengasihi dan menghargai sampai maut memisahkan Kita." ucap janji suci Fitry pada Tuhan.


Prosesi Pemberkatan berjalan Lancar Dan Hikmat.


Kini mereka sudah dinyatakan Sah menyandang gelar Suami dan Istri.


"Cium, cium, cium..." sorak lily dengan keras dan langsung di sahuti oleh semua orang yang ada disana.


"Ciiumm, Ciiuummm, Ciiuumm..."


Indra menatap Wajah Fitry yang sudah bersemu merah, Fitry sedang tersipu-sipu sekarang.


Indra membuka penutup wajah yang Istrinya kenakan. Ciiiee.. Istry..😁


Fitry menatap manik mata Suaminya dengan mengulas senyum tebaiknya. Ciiee... Suami..πŸ˜„


Indra meraih Tengkuk leher istrinya, dan merapatkan tubuhnya, lalu mendekatkan wajahnya dan mendaratkan satu ciuman di bibir Istrinya lama, namun hanya menempel.


Semua orang yang berada disana bersorak gembira...


Fitry langsung menubruk tubuh sang suami menyembunyikan wajahnya malu di dada bidang suaminya.


Indra terkekeh perlahan melihat istrinya salah tingkah, mungkin bagi Indra ini hal biasa karena setiap pasangan yang baru saja selesai pemberkatan memang selalu melakukan hal itu.


Tidak bagi Fitry, karena ini adalah kali pertama dan langsung melakukannya. Berciuman di depan banyak orang, sungguh membuat dirinya malu.


Ciiieee Ciiieee.... Kawiinn.. wk wk wkπŸ˜„πŸ˜