Doben, I Love You

Doben, I Love You
Episode 21



_Di Indonesia


"Selamat pagi Ayah, Mama, Lily (Adik perempuan Indra)." sapa indra yang baru keluar dari kamar dan bersiap untuk sarapa pagi dan pergi ke kantor.


"Pagi sayang" balas mama santi


"Pagi Nak" ucap Ayah Danu


"Pagi juga Abang" jawab Lily


"Lily, kau akan berangkat sekolah naik bus atau bareng sama Abang saja naik motor?" tanya Indra pada adiknya lily.


"Aku naik bus saja bang, takut abang telat nanti." jawab lily.


"Baiklah.. Kau sudah kelas XII, sebentar lagi ujian, belajar yang benar jangan pacaran dulu. Oke?" ucap indra memberi pengertian pada lily.


"Iya bang Lily tau," sahut lily kesal.


Banyak teman lily yang sudah pacaran bahkan ada yang sudah tunangan meskipun mereka masih sekolah. sedangkan Lily, belum pernah merasakan apa itu pacaran. Dia menganggap semua teman laki-laki hanya sahabat karena takut pada Abang nya jika sampai ketahuan pacaran diam-diam.


"Kau ingin melanjutkan kuliah dimana? Biar abang yang bantu biayain kuliah kamu, karena sekarang abang sudah bekerja." tanya indra lagi.


"Di Universitas Gajah Mada saja di jogja. Aku ingin kuliah disana mengambil fakultas kedokteran." jawab lily tegas.


Ya, menjadi Dokter adalah Cita-Cita Lily. Dia ingin bisa mendirikan Rumah Sakit Gratis untuk Warga Pelosok yang minim unit kesehatan. Sungguh cita-cita yang sangat mulia.


"Tapi di Jogja itu jauh Ly... Belum biaya hidup kamu disana, dan fakultas kedokteran juga mahal." sahut Mama Santi yang tidak mengijinkan putrinya kuliah di tempat jauh karena faktor biaya juga takut lily kenapa napa disana. Maklum seorang ibu memang lebih perasa.


"Yesss... Trimakasih Abang. Nanti lily akan coba tanya-tanya dulu pada Guru apa saja syarat masuk UGM, siapa tau ada jalur beasiswa disana. jadi Lily bisa mencoba masuk lewat jalur beasiswa agar biaya kuliah lebih ringan." ucap lily penuh semngat.


"Ya sudah, Indra berangkat dulu Ayah, Mama, Lily.." kini indra pamit untuk pergi ke kantor.


Seperti biasa, dia akan mengendarai motor matic nya itu untuk pergi ke kantor. Bukan indra tidak mau membeli yang baru, tapi sayang jika uangnya untuk hal yang tidak penting. Selagi masih bisa di pakai, Indra tidak akan mengganti motornya itu. Lebih baik uang nya di tabung.


Indra memang pria pekerja keras, selain bekerja di kantor dia juga jadi Ojol, saat tidak ada lembur di kantor.


Setibanya indra di kantor, indra masuk ke gedung pencakar langit itu. Dia menuju ruang kerjanya, saat sampai di ruang kerja, Indra melihat Asisten dari direktur utama sedang mencari seorang staf yang bisa menggantikan staf lainnya untuk rapat hari ini.


"Ada yang bisa saya bantu Pak,?" tanya indra pada asisten direktur itu.


"Ya, saya sedang mencari staff untuk menggantikan manager pemarasan dan mengajaknya rapat hari ini. Apa kamu bisa menggantikan manager pemasaran dan ikut rapat? Kau hanya akan presentasi produk motor keluaran baru di depan Investor. Buat mereka yakin jika motor rancangan kita akan laku di pasaran." jelas asisten direktur pada indra.


"Baik Pak, Saya Bisa. Memangnya Pak bayu selaku manager pemasaran kemana pak? Kenapa mendadak?" tanya indra pada asisten direktur.


"Pak Bayu sedang mengalami insiden kecelakaan tadi pagi saat berangkat ke kantor. Dan saya buru-buru ke kantor untuk mencari pengganti dia. Dan saya lihat kamu cukup pintar untuk menguasai hal ini. Saya berharap penuh pada mu, kalau tidak saya akan di pecat oleh pak Direktur karena tidak becus mengatasi masalah ini." jawab asisten direktur menatap indra penuh harap.


"Baik Pak saya akan lakukan yang terbaik." jawab indra meyakinkan.


"Baiklah, nanti pukul 10.00 saya akan kembali kesini menemui mu. Saya kembali ke ruangan dulu." asisten direktur itu langsung pergi dari ruangan indra.


Indra pun langsung melanjutkan pekerjaannya. Pekerjaan indra sebenarnya hanya staf biasa yang hanya mengecek pembukuan barang masuk maupun keluar. meskipun begitu, indra bersyukur bisa bekerja di perusahaan itu karena gajinya lumayan banyak.


Tidak sembarang orang bisa bekerja di perusahaan itu. Hanya orang-orang pilihan yang bisa masuk dan bekerja disana.