Doben, I Love You

Doben, I Love You
Episode 52



Mereka sudah berada di Ruang Ultra Sonografi (USG) bertemu dengan dokter spesialis kandungan.


Mereka duduk di kursi dan menghadap pada dokter yang di batasi dengan meja.


"Tuan, Nyonya, ada yang bisa saya bantu?" tanya dokter kandungan itu.


Fitry langsung menjelaskan pada dokter, apa yang di alami oleh suaminya beberapa hari terakhir ini. Dokter tersenyum mengangguk pelan.


"Nyonya, kapan terakhir anda menstruasi?" tanya dokter pada fitry.


"2bulan yang lalu Dok," jawab fitry bingung.


"silahkan nyonya berbaring di atas brankar, kami akan melakukan USG untuk memastikan dugaan saya benar atu tidak" ucap dokter kandungan itu.


Indra dan Fitry semakin bingung, namun ada perasaan menerka-nerka. Semoga saja itu benar. Batin mereka berdua.


Fitry merebahkan tubuhnya di atas brankar. Dan suster menuangkan jel ke perutnya. Dokter langsung menggeser-geser perut fitry dengan alat USG, seolah mencari sesuatu.


Indra mengikuti Istrinya yang sedang melakukan USG, dia terus mengenggam tangan istrinya. Jantung mereka berdua juga sudah berdetak tak beraturan.


"Tuan, Nyonya, Perhatikan layar di depan ya," ucap dokter kandungan.


Mereka langsung beralih menatap layar tv yang berukuran besar.


"Ini Adalah Janin Nyonya Fitry, masih kecil berukuran biji kacang. Jadi Nyonya Fitry positif Hamil." ucap dokter dengan menunjukan janin pada layar USG.


"Doben... Istriku, kau hamil cinta." ucap Indra terharu memeluk sang istri. tak sadar indra menitikan air matanya. Dia bahagia saat ini.


"Honey... Aku hamil..." tak kalah dari suaminya, fitry juga menangis haru mendengar kabar gembira ini.


"Tuan, Nyonya fitry tidak hanya mengandung satu janin, namun dua." imbuh dokter pada pasangan suami istri itu.


Indra semakin terisak dan langsung menghujani wajah istrinya dengan ciuman bertubi-tubi.


Fitry juga semakin kencang menangis, tak menyangka ada dua janin di dalam perutnya. Berkah Tuhan yang luar biasa.


"Puji Tuhann, terimakasih Doben, kau sudah mengandung 2 benih ku, terimakasih.." ucap indra sambil mencium tangan istrinya.


Fitry menatap netra suaminya tersenyum penuh haru. Tuhan memberikan 2 baby sekaligus untuk nya dan indra.


.


.


"Tapi dok, bagaimana dengan keadaan suami saya?" tanya fitry yang masih cemas.


"Nyonya tidak perlu khawatir, Tuan Indra Hanya mengalami Kehamilan Simpatik saja, Tuan tidak menderita sakit apa pun. Jadi jangan cemas." jawab dokter.


"Kehamilan simpatik? Maksudnya?" tanya fitry dan indra.


"Ini biasa di alami oleh para calon orang tua ketika sang istri hamil. bisa di sebut NGIDAM. biasanya calon ibu yang mengalami ngidam saat hamil, namun ada pula calon ayah yang mengalami ngidam tersebut." jelas dokter dengan terang.


"Berapa lama ngidam berlangsung Dok? Saya tidak tega melihat suami saya harus mengalami ngidam." tanya fitry lagi.


"Biasnya selama Trismester pertama yaitu 3 bulan, tenang saja nyonya, anda bisa membantu suami anda untuk mengurangi rasa ngidam nya dengan menuruti hal2 yang membuat ngidam itu tidak menjadi parah." jelas dokter lagi.


"Baik Dokter." jawab fitry singkat.


"Ini resep vitamin untuk penguat kandungan nyonya, dan resep obat untuk mengurangi rasa mual dan muntah pada Tuan." ucap dokter sembari menyodorkan resep pada mereka.


"Terimakasih Dokter." ucap indra sambil menerima resep dari sang dokter.


mereka keluar dari ruang dokter dengan perasaan bahagia.


"Doben, kita akan jadi Daddy dan Mommy. Terimakasih sudah mengandung baby twins" ucap indra saat berjalan bersama istrinya di koridor rumah sakit.


Fitry mengulas senyum dan memeluk suaminya dari samping.


Indra merengkuh pinggang istrinya dan mengecup puncak kepala sang istri.


"I Love you Doben, I love you so much my wife." ucap indra.


"I Love you more my Husband." balas fitry.


Mereka memutuskan untuk segera pulang. Tak sabar memberitahukan berita gembira ini pada calon Oma dan Opa baby twins.