Doben, I Love You

Doben, I Love You
Episode 41



Setelah satu minggu acara pertunangan. Fitry dan Indra mempersiapkan Acara Pernikahan yang akan di Gelar di 3 bulan mendatang.


Kini mereka sedang bertemu dengan WO untuk membicaraka Konsep Pernikahan.


saat ini mereka sedang duduk di ruang meeting.


"Tuan dan Nyonya, kalian menginginkan konsep wedding yang seperti Apa?" tanya WO pada Indra dan Fitry.


"Biar calon Istri saya yang memilih konsepnya Kak." jawab Indra tersenyum sambi menatap calon istrinya.


"Yeeaaayy... Assiiikk... Terimakasih Honey!" sorak fitry pelan dan bertepuk tangan kecil.


"Kak, Saya mau untuk acara resepsi memakai konsep Wedding Garden, acaranya di Outdoor, dan saya mau ada banyak bunga matahari disana karena calon suami saya sangat suka bunga matahari. Dan untuk acara Pemberkatan, saya mau di lakukan di Gereja saja." jelas fitry dengan antusias.


"Baik, kami akan melakukan yang terbaik untuk moment bahagia ini. Terimakasih atas kepercayaannya tuan, nyonya.." ucap WO pada indra dan fitry.


Mereka membalas dengan senyuman dan langsung pamit dari ruang meeting.


Tak hanya menemui WO saja, mereka juga melakukan fitting baju pengantin.


beberapa saat kemudian, mereka sudah tiba di Butik terbesar di kota jakarta.


Mereka langsung masuk butik menemui Disainer ternama di kota metropolitan. Sudah banyak karya yang dia buat, dia selalu di cari oleh para Artis untuk memintanya membuatkan baju yang bagus.


"Silahkan Tuan, Nyonya apa ada yang bisa kami bantu?" tanya disainer kondang itu pada Indra dan Fitry.


"Kami ingin memesan gaun pernikahan Kak, untuk lebih detail nya biar Calon Istri saya saja yang menjelaskan." jawab Indra.


"Kak, kami ingin memesan gaun pengantin, saat acara pemberkatan, saya mau gaun nya berwarna putih bersih. Dan untuk calon suami saya memakai setelan Tuxedo berwana hitam dalamnya pakai kemerja putih. Dan saat acara resepsi, kami memilih konsep wedding garden, dan kami tidak ingin gaun yang ribet di pakai saat acara resepsi. Saya ingin gaun yang simple namun terlihat elegan saat acar resepsi." jelas fitry panjang lebar.


Indra yang menatap Calon Istrinya sibuk dengan sang disainer, tersenyum bahagia. apa lagi fitry paling antusias dalam persiapan pernikahan mereka.


Bukan Indra tak perduli dengan acara pernikahannya. Namun dia ingin calon istrinya itu yang memilih semua konsep pernikahan sesuai dengan Dream wedding impiannya.


Aura Indra dan Fitry memang terlihat sangat besinar, bagaimana tidak, ini adalah moment terpenting dalam hidup mereka, setelah jatuh bangun menghadapi segala macam ujian cinta, inilah puncak kisah cinta mereka.


Tak hanya mereka yang antusias mempersiapkan pernikahan, Ibu Eny dan Mama Santi juga sibuk memilih souvenir, catering, undangan dan juga gedung pernikahan. Tidak ketinggalan seragam untuknya dan besan, yang akan mereka pakai di acara resepsi pernikahan putra dan putri mereka.


Ini adalah moment berharga untuk semua orang, mereka semua sudah tidak sabar menunggu hari itu tiba.


.


.


"Honey, Aku lapar.. Dari tadi siang kita belum makan, cacing di perutku sudah berubah jadi Naga. Hehehe.." ucap fitry menatap indra dari kursi samping kemudi.


"Baiklah, kita makan dulu.. Kau mau makan apa Doben?" tanya indra sambil mengusap rambut sang calon istri.


"Apa saja Honey, aku kan Omnivora, pemakan segala. Hehehe.." jawab Fitry sambil terkekeh pelan.


"Doben, kau baru saja fitting gaun pernikahan, jangan sampai gaun itu tidak muat kamu pakai saat acara tiba. Hahaha.." celetuk indra tertawa.


"Aiiiisshh Honey, kau sangat jahat..." ucap fitry dengan bibir manyun dan tangan bersedekap dada.


"Iya Nyonya Indra Manek, maafkan calon suami mu yang tampan rupawan ini.. Hihihi..." kata in indra sambil menjewer salah satu telinganya.


Fitry tersenyum melihat ke arah indra, di langsung menyandarkan kepalanya di pundak sang kekasih.


Indra mengecup puncak kepala Fitry yang bersandar di pundak nya.


"DOBEN, I LOVE YOU!" ungakapan Cinta indra pada gadis tercintanya.


Fitry mendongakan kepalanya membalas ungakapan cinta itu. "I LOVE YOU MORE HONEY,"


Fitry mengecup pipi kiri indra setelah membalas kata cinta dari sang kekasih.