Doben, I Love You

Doben, I Love You
Episode 26



_Masih di kamar Fitry.


Setelah Ayah Yudi, Ibu Eny dan juga Fitry berpelukan, Ayah yudi ingin menanyakan perihal kejadian tadi siang.


"Sayang, sebenarnya apa yang terjadi,?" tanya ayah Yudi pada Fitry.


Fitry menatap Ayah Yudi dan Ibu Eny bergantian sebelum dia mulai bercerita.


"David masih terobsesi akan kekuasaan Ayah, Dia ingin menghamili ku agar aku mau menerima nya menjadi Suami ku. Dengan begitu, Dia bisa mengambil seluruh kekayaan Ayah." jelas fitry dengan wajah sendu.


"Astaga, dasar iblis.!" geram ayah mendengar penjelasan Putrinya.


"Lalu, apa kamu sudah di sentuhnya sayang?" kini giliran Ibu eny yang bertanya.


"Tidak Bu, Dia belum melakukan Apa pun pada Ku. Hanya mengoyak baju ku karena aku yang terus meronta pada nya." fitry menitikan air matanya mengingat perlakuan David.


"Syukurlah sayang, Ibu sempat cemas saat melihat baju mu koyak." ucap ibu eny dengan menghembuskan nafas lega.


"Baiklah, Ayah akan mengusut kasus ini. Agar tidak ada lagi korban keserakahan manusia iblis itu." ucap ayah serius dengan penekanan di setiap kata.


"Benar Ayah, kita harus memberinya efek jera." sahut ibu menyetujui.


.


.


kini Ayah Yudi telah sampai di kantor polisi. Ayah yudi langsung menjelaskan duduk permasalahan.


Karena ini tindakan pelecehan dan penculikan berencana, maka David akan di kenai hukuman 2 pasal sekaligus.


Setelah urusan david selesai, Ayah Yudi langsung membuat perhitungan pada Nia, mami nya David.


Ayah Yudi akan meminta Ganti Rugi sebanya 50 milyard kepada Nia.


kini ayah yudi sudah sampai di kediaman Nia. Ayah yudi langsung turun dari mobilnya dan bergegas masuk ke rumah iblis itu.


TOOOKK TOOKKK..!!


Ayah Yudi berjalan dengan Angkuh. Tanpa basa basi lagi, Ayah Yudi langsung berbicara to the point pada Nia.


"Putra mu sudah berada di penjara, dia akan lama keluar dari tahanan. Kau pasti sudah tau soal ini. Kedatangan ku kesini adalah untuk meminta ganti rugi atas perbuatan putra mu. Dan aku yakin, kau terlibat atas penculikan yang di alami oleh putri ku! Jika kau tidak ingin bernasib sama seperti putra mu, maka berikan aku uang sebesar 50 milyard." ucap Ayah Yudi dengan nada tinggi.


"Apa kau gila Hartawan? Anak mu belum di apa-apakan oleh david. Tapi kau meminta uang ganti rugi sebanyak itu pada ku. Aku tidak akan pernah mengeluarkan harta ku sepeser pun untuk membayar ganti rugi itu." sungut Nia dengan nada yang tidak kalah tinggi pada Ayah Yudi.


"Baiklah, kau lebih sayang dengan harta mu di banding harga diri mu! Bersiaplah untuk menyusul putra mu, mendekam di balik jeruji besi.!!" Ancam Ayah Yudi pada Nia dengan senyum miring di wajahnya.


Tanpa berlama-lama, Ayah yudi meninggalkan kediaman Nia dan langsung melajukan kendaraanya menuju apartemen miliknya.


Setelah sampai, Ayah yudi langsung mencari keberadaan sang putri.


"Fitry... Ini tas dan HP kamu, tadi polisi sudah mengembalikan barang bukti ini pada Ayah." ucap Ayah yudi menyodorkan tas dan HP itu pada putrinya.


"Terimakasih Ayah," ucap fitry yang langsung menerima barang itu.


Saat Ayah Yudi ingin melangkahkan kakinya meninggalkan fitry di ruang tengah, Ayah menghentika langkahnya saat putrinya memanggil nya.


"Ayaahh..." lirih fitry memanggil.


Ayah Yudi langsung membalik tubuh nya dan duduk disamping putrinya.


"kenapa sayang?" tanya ayah sambil merapikan anak rambut fitry yang sedikit berantakan.


"Tidak, aku hanya ingin melakukan terapi di apartemen saja, apa bisa? Aku takut kejadian ini akan terulang lagi, pasti mami Nia tidak akan tinggal diam saja Ayah, dia pasti akan balas dendam pada ku atau pada kita ayah." jawab fitry risau.


"kamu tenang saja sayang, polisi akan mengusut kasus ini hingga ke akar-akarnya. Sebentar lagi Nia juga akan mendekam di penjara bersama david. Tenang lah, Ayah akan selalu menemani mu untuk terapi selanjutnya. Ayan janji.." ucap ayah menenangkan, lalu mengecup dahi putrinya lama sambil memeluknya erat.


"Maafkan Ayah, telah 2x lalai menjaga mu sayang." sendu ayah saat meminta maaf. Perasaan bersalah selalu menghampiri ayah yudi.


"Ayah yang terbaik. Terimakasih selalu Ada untuk Ku. Jangan beritahu Indra soal masalah ini ya Ayah? Aku tidak mau dia khawatir pada ku dan membuatnya tidak fokus bekerja. Apa lagi sekarang Indra sudah menjabat sebagai Manager di kantornya." balas fitry dengan senyum manisnya.


"Benarkah? Waaahhh... Kabar yang sangat menggembirakan. semoga indra bisa amanah saat bekerja. Salam kan untuknya ya?" ucapa ayah yang langsung di angguki dengan cepat oleh fitry.


Ya, seorang Ayah akan memberikan yang terbaik untuk Anaknya. Dan seorang ayah akan selalu berada di garda terdepan untuk melindungi Anaknya.